Senin, 19 Okt 2026 00:58 WIB

Ini Dugaan Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan Kader Hanura di Tol Ngawi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Feb 2024 18:51 WIB
Bus yang terguling di Tol Ngawi
Bus yang terguling di Tol Ngawi

selalu.id - Bus yang membawa belasan rombongan kader Partai Hanura mengalami kecelakaan di ruas tol Solo - Ngawi pada Minggu (4/2/2024).

Sebanyak tiga orang tewas dalam tragedi tersebut. Saat ini Kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Pemotor Tewas Gegara Bersenggolan dengan Motor di Mojokerto

Wakapolres Ngawi, Kompol Achmad Robial, mengatakan, pihak kepolisian masih menduga penyebab sementara kecelakaan Bus Efa Transjaya yang berisi rombongan Partai Hanura di Tol Solo-Ngawi, adalah akibat kelalaian sopir.

Kompol Robial menyampaikan saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan termasuk mengecek rekaman CCTV dan menggali keterangan saksi.

"Saat ini masih dalam pendalaman penyelidikan baik dari CCTV dan saksi-saksi, dugaan awal kelalaian sopir," kata Kompol Robial

Akibat kejadian tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, dua diantaranya tewas di lokasi, sedangkan satu lainnya meninggal dalam perawatan di RS Widodo.

Korban lainnya mengalami luka berat dan ringan, saat ini masih dilakukan perawatan oleh dokter di rumah sakit RS Widodo, RSUD Dr Soeroto Ngawi dan RSUD Sragen

"Korban keseluruhan 31 orang, yang meninggal tiga orang, 28 orang dalam perawatan di rumah sakit," lanjut Robi.

Baca Juga: Lima Kendaraan Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto, Begini Kondisi para Korban

Sebelumnya, Kanit PJR 6 Ditlantas Polda Jawa Timur Iptu M Saifudin mengatakan kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.17 WIB bermula rombongan bus tersebut dari arah barat menuju timur.

Diketahui, kecelakaan tersebut menimpa bus Efa Transjaya bernopol W 7401 UO yang disopiri Catur Pancoro (47) warga Tulangan, Sidoarjo.

Iptu Saifudin mengatakan, bus yang membawa rombongan kader Hanura berjumlah 18 orang itu hendak pulang dari acara kampanye Ganjar-Mahfud MD di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 3 Februari 2024 kemarin.

"Dari arah barat ke timur, setelah mengikuti kampanye pasangan calon 03 di Jakarta," kata Saifudin

Baca Juga: Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat itu bus melaju dari barat ke timur atau Solo ke Surabaya. Sesampai di KM 554.600_A Jalan Tol Solo-Ngawi, bus melaju di jalur lambat dan bermaksud mendahului sebuah truk di depannya.

Nahas, diduga karena kurang konsentrasi, bus menabrak median, lalu terguling, terseret, dan menghantam pagar pembatas jalan. Akibatnya, badan bus rusak parak dengan posisi melintang, menutupi badan jalan Tol Solo-Ngawi.

Untuk korban yang meninggal salah satunya driver bernama Catur Pancoro, 47, asal Sidoarjo.Akibat insiden ini, 3 orang meninggal 16 luka ringan. Saifudin mengungkapkan, seluruh bagian bus rusak.

"Driver meninggal saat perawatan di rumah sakit Ngawi," ucap Saifudin.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.