Minggu, 06 Sep 2026 03:07 WIB

Rebranding, Hotel Grand Dafam jadi Morazen Surabaya, Targetkan Revenue Rp65 M

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Jan 2024 15:01 WIB
Rebranding Grand Dafam
Rebranding Grand Dafam

selalu.id- Hotel Grand Dafam Signature kini telah rebranding dengan mengganti nama baru yakni Morazen Surabaya. Nama baru hotel ini memiliki dua makna mendalam, yakni: "MORA" dari bahasa Latin, berarti "berlama-lama" atau "menunda," dan "ZEN" dari bahasa Jepang, menandakan ketenangan,” kata Litania Utami, Marcomm Morazen Hotel Surabaya, Senin (15/1/2024).

Litania menyampaikan dengan mengganti nama baru pihaknya optimis revenue ini akan mencapai hasil okupansi sebesar Rp65 miliar di akhir tahun 2024 ini.

Meski rebranding ini dilakukan saat memasuki babak low season (turun revenue) di triwulan (Januari, Fabruari dan Maret 2024) tak mengendurkan semangat manajemen Morazen Surabaya meraih target yang  ditentukan.

Morazen, kata dia, tetap optimis mengejar target revenue tersebut karena sudah mengantongi beberapa strategi. Yakni dengan cara Brand Awareness khususnya di masa tiga bulan low season mulai bulan Januari hingga Maret ini kita gencarkan di sisi digital marketing.

“Dengan Brand Awareness ini kita jelajahi customer journeynya. Kami yakin proyeksi okupansi di 2024 ini akan mencapai 70-80 persen,” terangnya.

Ia menambahkan, di bulan Januari hingga hari ini hari ke 12, rerata okupansinya mencapai 45 persen. Dengan pencapaian ini, pihaknya yakni 18 hari kedepan akan lebih baik okupansinya.

”Di Surabaya sendiri masih banyak even. Dan untuk itu kami membodik segmentasi korporat dan social event,” ungkapnya.

Lebih lanjut Litania membeberka rebranding hotel Morazen ini juga termasuk dengan pembaruan nama 2 dining outlet yaitu Palatier Restaurant dengan konsep all day dining yang terletak di lantai 6 yang sebelumnya dikenal dengan nama Grandin Restaurant.

Serta Laviere Bar and Lounge yang terletak di lantai 21 dimana sebelumnya dikenal dengan nama Preveire bar penuh enenrgi baru.

“Jika merujuk di tahun 2023, okupansi hotel ini sebelum rebranding sudah mencapai 69-71 persen. Dan kontribusi yang mendominasi dari sisi F&B sebesar 52 persen sekaligus dari hunian kamar mencapai 48 persen,” jelasnya

Untuk memanjakan para tamunya, Hotel bintang 5 ini menyuguhkan konsep dekorasi yang lebih klasik dan modern. Perombakan tersebut meliputi sisi interior, eksterior serta penambahan fasilitas-fasilitas baru yang tak kalah menariknya dengan brand sebelumnya.

Selain itu, hotel baru dengan manajemen independen ini juga lebih menekankan pada layanan melalui sentuhan personal serta penawaran harga kompetitif untuk para konsumennya.

Salah satu tamu atau testimoni dari Fella Rosa mengaki sejak pertengahan tahun 2023 sudah pernah menginap sebanyak 3 kali, sebelum hotel yang terletak di jalan Kayoon ini melakukan rebranding.

“saya pesan lewat telfon seperti biasa terus pas datang hari Jumat 12 Januari kemarin itu saya kaget semua tulisannya sudah berganti nama jadi Morazen. Sempat takut karena brand nya engga familiar tapi ternyata pelayanannya masih konsisten, ramah dan helpful staff nya juga varian menu sarapannya jadi makin banyak,” kata Fella.

Baca Juga: Sempat Berayun, Begini Keterangan Saksi Pria Lompat dari Hotel Morazen Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.