Selasa, 03 Feb 2026 00:46 WIB

KH Marzuki Mustamar Dicopot dari Ketua PWNU Jatim, Cak Imin: PBNU Bakal Rugi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Des 2023 19:23 WIB
Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar

selalu.id - Calon Wakil Presiden (Cawapes) nomor urut satu yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi pemberhentian jabatan KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua PWNU Jawa Timur.

Cak Imin mengaku dirinya prihatin atas keputusan PBNU tersebut. Ia menilai praktik pemecatan atau pemberhentian ini asing di tubuh PBNU. Kejadian macam ini baru terjadi belakangan.

“Bukan urusan saya ya, tapi saya sebagai orang NU, lahir di NU, besar di NU, (pemecatan) enggak ada di NU, baru sekarang ini ada pemberhentian-pemberhentian begitu,” kata Cak Imin, di Situbondo, Kamis (28/12/2023).

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan keputusan yang disepakat oleh PBNU akan rugi karena mencopot Kiai Marzuki. Sebab Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, itu merupakan sosok ulama yang hebat.

“Pemberhentian Kiai Marzuki yang rugi bukan Kiai Marzuki yang rugi PBNU sendiri, orang sehebat kiai Marzuki masa diberhentikan,” ungkap Pasangan Capres Anies Baswedan.

Sebelumnya, KH Marzuki Mustamar angkat bicara terkait dirinya diberhentikan sebagai Ketua PWNU. Ia menyatakan jika memang diberhentikan oleh PBNU, dirinya akan menerimanya terkait keputusan tersebut.

Ia yang sebagai kader NU menyatakan bahwa NU sudah memiliki prinsip yang sudah diputuskan maka harus ditaati dan dikerjakan.

"Kami enggak pernah nonyol-nonyol, kami hanya merimo ing pandum, terimo dawuh, suruh kerja ya kerja, suruh berhenti ya berhenti. Kami enggak pernah minta-minta.
Saya sebagai kader NU ketika surat itu sudah prosedural dan itu harus diterima,”terangnya.

KH Marzuki juga membantah tuduhan dirinya mendukung salah satu Paslon Pilpres 2024. Ia menegaskan selama ini dirinya berpegang teguh bahwasanya pengurus NU harus netral. Dia menilai, netral bukan berarti tidak boleh bersosialisasi dengan partai, melainkan merangkul semua elemen.

"Netral itu bagi kami bukan tidak kemana-mana, bukan menutup diri dari siapa-siapa, tapi netral itu merangkul semua. Makanya sama ketua Golkar ketika itu di Tuban kami juga hadir. Terus kadang kami juga ngaji di PDI. Kadang kami juga ngaji di PPP. Ketika Bu Munjidah kesini juga minta dibantu melengkapi kepengurusan PPP kami juga mau. Namanya juga ngemog semua. Sekitar Pilpres ini misalnya kami baru keliling dari Sumatera mulai Riau," pungkasnya.

Baca Juga: Cak Imin Sebut Surabaya Kota Percontohan Sinkronisasi Data Bansos

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.