Kamis, 04 Jun 2026 09:27 WIB

KH Marzuki Mustamar Dicopot dari Ketua PWNU Jatim, Cak Imin: PBNU Bakal Rugi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Des 2023 19:23 WIB
Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar

selalu.id - Calon Wakil Presiden (Cawapes) nomor urut satu yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi pemberhentian jabatan KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua PWNU Jawa Timur.

Cak Imin mengaku dirinya prihatin atas keputusan PBNU tersebut. Ia menilai praktik pemecatan atau pemberhentian ini asing di tubuh PBNU. Kejadian macam ini baru terjadi belakangan.

“Bukan urusan saya ya, tapi saya sebagai orang NU, lahir di NU, besar di NU, (pemecatan) enggak ada di NU, baru sekarang ini ada pemberhentian-pemberhentian begitu,” kata Cak Imin, di Situbondo, Kamis (28/12/2023).

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan keputusan yang disepakat oleh PBNU akan rugi karena mencopot Kiai Marzuki. Sebab Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, itu merupakan sosok ulama yang hebat.

“Pemberhentian Kiai Marzuki yang rugi bukan Kiai Marzuki yang rugi PBNU sendiri, orang sehebat kiai Marzuki masa diberhentikan,” ungkap Pasangan Capres Anies Baswedan.

Sebelumnya, KH Marzuki Mustamar angkat bicara terkait dirinya diberhentikan sebagai Ketua PWNU. Ia menyatakan jika memang diberhentikan oleh PBNU, dirinya akan menerimanya terkait keputusan tersebut.

Ia yang sebagai kader NU menyatakan bahwa NU sudah memiliki prinsip yang sudah diputuskan maka harus ditaati dan dikerjakan.

"Kami enggak pernah nonyol-nonyol, kami hanya merimo ing pandum, terimo dawuh, suruh kerja ya kerja, suruh berhenti ya berhenti. Kami enggak pernah minta-minta.
Saya sebagai kader NU ketika surat itu sudah prosedural dan itu harus diterima,”terangnya.

KH Marzuki juga membantah tuduhan dirinya mendukung salah satu Paslon Pilpres 2024. Ia menegaskan selama ini dirinya berpegang teguh bahwasanya pengurus NU harus netral. Dia menilai, netral bukan berarti tidak boleh bersosialisasi dengan partai, melainkan merangkul semua elemen.

"Netral itu bagi kami bukan tidak kemana-mana, bukan menutup diri dari siapa-siapa, tapi netral itu merangkul semua. Makanya sama ketua Golkar ketika itu di Tuban kami juga hadir. Terus kadang kami juga ngaji di PDI. Kadang kami juga ngaji di PPP. Ketika Bu Munjidah kesini juga minta dibantu melengkapi kepengurusan PPP kami juga mau. Namanya juga ngemog semua. Sekitar Pilpres ini misalnya kami baru keliling dari Sumatera mulai Riau," pungkasnya.

Baca Juga: Gus Muhaimin Dorong PKB Jatim Fokus Kemiskinan & Lingkungan di Muswil Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.