Senin, 07 Sep 2026 01:46 WIB

KH Marzuki Mustamar Dicopot dari Ketua PWNU Jatim, Cak Imin: PBNU Bakal Rugi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Des 2023 19:23 WIB
Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar

selalu.id - Calon Wakil Presiden (Cawapes) nomor urut satu yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi pemberhentian jabatan KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua PWNU Jawa Timur.

Cak Imin mengaku dirinya prihatin atas keputusan PBNU tersebut. Ia menilai praktik pemecatan atau pemberhentian ini asing di tubuh PBNU. Kejadian macam ini baru terjadi belakangan.

“Bukan urusan saya ya, tapi saya sebagai orang NU, lahir di NU, besar di NU, (pemecatan) enggak ada di NU, baru sekarang ini ada pemberhentian-pemberhentian begitu,” kata Cak Imin, di Situbondo, Kamis (28/12/2023).

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan keputusan yang disepakat oleh PBNU akan rugi karena mencopot Kiai Marzuki. Sebab Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, itu merupakan sosok ulama yang hebat.

“Pemberhentian Kiai Marzuki yang rugi bukan Kiai Marzuki yang rugi PBNU sendiri, orang sehebat kiai Marzuki masa diberhentikan,” ungkap Pasangan Capres Anies Baswedan.

Sebelumnya, KH Marzuki Mustamar angkat bicara terkait dirinya diberhentikan sebagai Ketua PWNU. Ia menyatakan jika memang diberhentikan oleh PBNU, dirinya akan menerimanya terkait keputusan tersebut.

Ia yang sebagai kader NU menyatakan bahwa NU sudah memiliki prinsip yang sudah diputuskan maka harus ditaati dan dikerjakan.

"Kami enggak pernah nonyol-nonyol, kami hanya merimo ing pandum, terimo dawuh, suruh kerja ya kerja, suruh berhenti ya berhenti. Kami enggak pernah minta-minta.
Saya sebagai kader NU ketika surat itu sudah prosedural dan itu harus diterima,”terangnya.

KH Marzuki juga membantah tuduhan dirinya mendukung salah satu Paslon Pilpres 2024. Ia menegaskan selama ini dirinya berpegang teguh bahwasanya pengurus NU harus netral. Dia menilai, netral bukan berarti tidak boleh bersosialisasi dengan partai, melainkan merangkul semua elemen.

"Netral itu bagi kami bukan tidak kemana-mana, bukan menutup diri dari siapa-siapa, tapi netral itu merangkul semua. Makanya sama ketua Golkar ketika itu di Tuban kami juga hadir. Terus kadang kami juga ngaji di PDI. Kadang kami juga ngaji di PPP. Ketika Bu Munjidah kesini juga minta dibantu melengkapi kepengurusan PPP kami juga mau. Namanya juga ngemog semua. Sekitar Pilpres ini misalnya kami baru keliling dari Sumatera mulai Riau," pungkasnya.

Baca Juga: Menatap Abad Kedua NU di Bawah Kepemimpinan Teduh Gus Kikin

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.