• Loadingselalu.id
  • Loading

Kamis, 29 Feb 2024 15:02 WIB

Anies Baswedan Tanggapi Aturan KPU Terkait Bahasa Singkatan Tak Familiar di Debat Capres Ketiga

Anies Baswedan

Anies Baswedan

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah sepakat menggunakan aturan baru terkait penggunaan singkatan dan istilah yang asing/tak familiar pada Debat Capres ketiga, Minggu (7/1/2024) nanti.

Dalam Debat Capres berikutnya, penggunaam bahasa asing atau tak familiar harus diluruskan oleh moderator debat sebelum dijawab oleh calon yang mendapatkan pertanyaan.

Kesepakatan ini diambil bersama perwakilan masing-masing tim pasangan calon dalam rapat evaluasi debat kedua, Rabu (27/12/2023) kemarin.

Menanggapi aturan itu, Capres nomor urut 1 Anies Baswesdan mengaku siap dan patuh apapun aturan yang ditetapkan oleh KPU. Termasuk menyebutkan kepanjangan dari sebuah singkatan, dan menjelaskan istilah yang asing serta kurang ramah dengan pemahaman awam.

"Jadi buat kami mau aturannya seperti apapun ya monggo aja," kata Anies yang didampingi oleh Cawparesnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) usai menghadiri acara pengajian umum dan hadrah kolosal MPP AQSHONA (Majelis Perempuan Pecinta Al Qur’an dan sholawat nabi) di Banyuwangi, Kamis (28/12/2023).

Menurut Anies. debat kandidat capres-cawapres adalah sebuah ajang yang mempertontonkan kualitas dari sosok calon. Keseluruhan yang ada pada debat, akan menjadi perhatian publik, mulai dari gestur tubuh, gaya bicara, dalam melontarkan suatu pertanyaan hingga kualitas dalam menjawab sebuah pertanyaan.

Itu semua adalah cerminan dari wawasan maupun kompetensi sosok calon.

"Pada ujungnya kan publik bisa menilai kualitas pertanyaan, kualitas jawaban, itu mencerminkan yang mengungkapkan. Jadi mau aturannya seperti apapun juga, cara bertanya, isi pertanyaan, itu menggambarkan apa yang ada dalam pikiran," katanya.

Lebih lanjut Anies menegaskan, semua perjalanan dalam proses pencapresannya akan menjadi pelajaran serta evaluasi bersama. Sebab, apapun yang terjadi, pada ujungnya rakyat yang akan menentukan.

"Toh pada ujungnya rakyat yang akan menilai. Jadi ini adalah pelajaran bagi kita semua untuk mengambil hikmah dari kejadian itu tadi," ujarnya.

Hal yang sama dikatakan pasangan Cawpresnya Cak Imin. Ia menegaskan akan selalu mentaati peraturan yang telah disepakati KPU dalam debat. Karena yang paling utama adalah kesiapan pribadi masing-masing calon.

"Pokoknya kita ikuti saja aturan main yang penting kita siap," tegasnya singkat.

Baca Juga: Rekapitulasi Suara Dihentikan, Politisi PDIP: KPU Harus Beri Penjelasan

Editor : Ading