Rabu, 26 Jun 2024 02:16 WIB

Buntut Video Viral Mandi Beras, Kepala Gudang Bulog Dimutasi

  • Reporter : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Des 2023 18:38 WIB
Kasus mandi beras di gudang Bulog

Kasus mandi beras di gudang Bulog

selalu.id - Manajer Humas dan Kelembagaan Bulog, Tomi Wijaya menegaskan pihaknya juga memberikan sanksi untuk pihak-pihak yang terlibat dalam video viral pria mandi beras di Gudang Bulog Banjar Kemantren 2 Surabaya Utara.

Tomi menyebut, selain dipecatnya pekerja buruh lepas yang ada di rekaman video tersebut. Pihaknya juga memberi sanksi terhadap kepala Gudang Bulog Banjar Kemantren 2.

“Kepala Gudang Banjar Kemantren 2 sudah diberikan Surat Peringatan (SP) dan dimutasi,” kata Tomi,  Rabu (27/12/2023).

Tomi mengungkapkan bahwa pihak Bulog sangat menyesalkan insiden yang terjadi di video tersebut. Sebagian kecil beras-beras impor yang karungnya sobek hasil pengangkutan dari kapal ke gudang yang seharusnya diangkut oleh buruh ke mesin Rice to Rice (RtR) malah dipermainkan oleh oknum buruh.

“Sudah jutaan ton beras impor tahun ini yang kita angkut dari Kapal menuju ke gudang-gudang Bulog yang artinya ada puluhan juta karung yang diangkut, dan hanya beberapa karung saja yang mengalami sobek dan bocor sehingga perlu dikumpulkan untuk diangkut kembali ke mesin pengolahan RtR”, ungkapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa Bulog telah memiliki standarisasi mutu dan quality control untuk menjaga proses dan kualitas beras.

“Atas kejadian ini Manajemen Bulog akan meningkatkan pengawasan di gudang guna mencegah perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,”tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar di media sosial video viral seorang pria sedang mandi beras di Gudang Bulog Banjar Kemantren 2 Surabaya Utara. Dalam rekaman video salah satu medsos yang mengunggah yakni di akun X @BaseBDG tersebut terlihat pria sedang berbaring ditumpukan beras Bulog. kemudian salah satu pria yang berdiri memegang karung mengguyurkan beras ke tubuh pria tersebut.

Baca Juga: Bapanas Resmi Naikkan Harga Beras Eceran Bulog

Editor : Ading