Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Bapanas Resmi Naikkan Harga Beras Eceran Bulog

Foto: Beras
Foto: Beras

selalu.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk harga jual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) per 1 Mei 2024. Bapanas menggerek HET sesuai zonasi mulai Rp 1.600 per kilogram (kg) hingga Rp 1.700 per kg.

"Per Mei 2024 terdapat perubahan harga beras SPHP yang mengacu pada surat Badan Pangan Nasional Nomor 142/TS/02.02/K/4/2024 tanggal 29 April 2024 Tentang Penugasan SPHP Beras tahun 2024," seperti dikutip dalam surat tertulis bapanas, Senin (6/5/2024).

Kendati demikian, kenaikan SPHP dilakukan untuk penyesuaian bata produksi beras. Sehingga diharapkan, petani bisa lebih mendapat banyak keuntungan. Adapun rincian perubahannya meliputi harga beras SPHP Gudang BULOG dari semula Rp 9.950 per kg dan HET Rp 10.900 per kg untuk Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi. Kini menjadi Rp 11.000 per kg di gudang BULOG dan HET 12.500 per kg.

Meski begitu, untuk wilayah Sumatra kecuali Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan semula di gudang BULOG Rp 10.250 per kg, kini Rp 11.300 per kg dan HET Rp 11.500 per kg, kini jadi Rp 13.100 per kg. Lalu untuk wilayah Maluku dan Papua, dari semula di gudang Bulog Rp 10.550 per kg jadi Rp 11.600 per kg dan HET mulanya Rp 11.800 jadi Rp 13.500 per kg.

Sekadar diketahui, adapun realisasi penderasan beras program SPHP oleh BULOG sampai 25 April telah menyentuh total angka 650 ribu ton dari target 1,2 juta ton di tahun ini.

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.