Selasa, 03 Feb 2026 14:40 WIB

PKL Kenjeran Kembali Ngamuk, Pagar Pantai Dirusak dan Dibuang ke Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Des 2023 22:39 WIB
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar

selalu.id - Para pedagang kali lima (PKL) di Pantai Kenjeran tepatnya di lokasi watu-watu kembali mengamuk. Diduga mereka tidak ingin ditertibkan atau dilarang berjualan di kawasan pinggir pantai tersebut.

Kali ini pedagang kembali berulah dengan merusak fasilitas umum yang sebelumnya membuang tong sampah di jalanan, pada Minggu (17/12/2023) lalu.

Baca Juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Hal itu dilakukan sama dengan video beredar di media sosial melalui akun TikTok @Sobo.ratan8, diunggah Minggu (24/12/2023) tampak terlihat sejumlah pedagang agresif hingga menarik dan merusak pagar yang menutupi pantai watu-watu tersebut.

Dalam rekaman itu terdengar sorakan para pedagang yang tampak gembira melakukan aksinya itu.

"Gak isok mangan kita iki, hore hore merdeka merdeka,"suara dari rekaman tersebut.

Tak hanya itu, dalam rekaman video berbeda tampak pula pedagang membuang sampah-sampah di jalanan tersebut.

Sementara Camat Bulak Surabaya Hudaya saat dikonfirmasi selalu.id membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

"Iya (benar video itu),"kata Hudaya melalui pesan singkat.

Meski begitu, Hudaya menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi terhadap tiga pilar untuk mengatasi kejadian tersebut

"Saya masih koordinasi dengan tiga pilar mba," ujarnya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Hudaya juga mengaku pihaknya sudah melakukan pertemuan kepada sejumlah perwakilan pedagang dan membagikan foto pertemuannya.

"Saya sedang melakukan pertemuan perwakilan PKL,"pungkasnya.

Pemerintah Kota Surabaya telah mengeluarkan aturan melarang pedagang untuk berjualan di sepanjang pantai lantaran menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan. Oleh Pemkot, pedagang tersebut telah disediakan tempat berjualan terpadu di Sentra Ikan Bulak (SIB) yang berlokasi tak jauh dari para pedagang berjualan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.