Senin, 02 Feb 2026 20:27 WIB

PKL Kenjeran Kembali Ngamuk, Pagar Pantai Dirusak dan Dibuang ke Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Des 2023 22:39 WIB
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar

selalu.id - Para pedagang kali lima (PKL) di Pantai Kenjeran tepatnya di lokasi watu-watu kembali mengamuk. Diduga mereka tidak ingin ditertibkan atau dilarang berjualan di kawasan pinggir pantai tersebut.

Kali ini pedagang kembali berulah dengan merusak fasilitas umum yang sebelumnya membuang tong sampah di jalanan, pada Minggu (17/12/2023) lalu.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Hal itu dilakukan sama dengan video beredar di media sosial melalui akun TikTok @Sobo.ratan8, diunggah Minggu (24/12/2023) tampak terlihat sejumlah pedagang agresif hingga menarik dan merusak pagar yang menutupi pantai watu-watu tersebut.

Dalam rekaman itu terdengar sorakan para pedagang yang tampak gembira melakukan aksinya itu.

"Gak isok mangan kita iki, hore hore merdeka merdeka,"suara dari rekaman tersebut.

Tak hanya itu, dalam rekaman video berbeda tampak pula pedagang membuang sampah-sampah di jalanan tersebut.

Sementara Camat Bulak Surabaya Hudaya saat dikonfirmasi selalu.id membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Iya (benar video itu),"kata Hudaya melalui pesan singkat.

Meski begitu, Hudaya menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi terhadap tiga pilar untuk mengatasi kejadian tersebut

"Saya masih koordinasi dengan tiga pilar mba," ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Hudaya juga mengaku pihaknya sudah melakukan pertemuan kepada sejumlah perwakilan pedagang dan membagikan foto pertemuannya.

"Saya sedang melakukan pertemuan perwakilan PKL,"pungkasnya.

Pemerintah Kota Surabaya telah mengeluarkan aturan melarang pedagang untuk berjualan di sepanjang pantai lantaran menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan. Oleh Pemkot, pedagang tersebut telah disediakan tempat berjualan terpadu di Sentra Ikan Bulak (SIB) yang berlokasi tak jauh dari para pedagang berjualan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.