Jumat, 05 Jun 2026 09:14 WIB

PKL Kenjeran Kembali Ngamuk, Pagar Pantai Dirusak dan Dibuang ke Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Des 2023 22:39 WIB
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar
Screenshoot video aksi pedagang yang beredar

selalu.id - Para pedagang kali lima (PKL) di Pantai Kenjeran tepatnya di lokasi watu-watu kembali mengamuk. Diduga mereka tidak ingin ditertibkan atau dilarang berjualan di kawasan pinggir pantai tersebut.

Kali ini pedagang kembali berulah dengan merusak fasilitas umum yang sebelumnya membuang tong sampah di jalanan, pada Minggu (17/12/2023) lalu.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Hal itu dilakukan sama dengan video beredar di media sosial melalui akun TikTok @Sobo.ratan8, diunggah Minggu (24/12/2023) tampak terlihat sejumlah pedagang agresif hingga menarik dan merusak pagar yang menutupi pantai watu-watu tersebut.

Dalam rekaman itu terdengar sorakan para pedagang yang tampak gembira melakukan aksinya itu.

"Gak isok mangan kita iki, hore hore merdeka merdeka,"suara dari rekaman tersebut.

Tak hanya itu, dalam rekaman video berbeda tampak pula pedagang membuang sampah-sampah di jalanan tersebut.

Sementara Camat Bulak Surabaya Hudaya saat dikonfirmasi selalu.id membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Iya (benar video itu),"kata Hudaya melalui pesan singkat.

Meski begitu, Hudaya menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi terhadap tiga pilar untuk mengatasi kejadian tersebut

"Saya masih koordinasi dengan tiga pilar mba," ujarnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Hudaya juga mengaku pihaknya sudah melakukan pertemuan kepada sejumlah perwakilan pedagang dan membagikan foto pertemuannya.

"Saya sedang melakukan pertemuan perwakilan PKL,"pungkasnya.

Pemerintah Kota Surabaya telah mengeluarkan aturan melarang pedagang untuk berjualan di sepanjang pantai lantaran menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan. Oleh Pemkot, pedagang tersebut telah disediakan tempat berjualan terpadu di Sentra Ikan Bulak (SIB) yang berlokasi tak jauh dari para pedagang berjualan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.