Rabu, 22 Jul 2026 18:33 WIB

Ganjar-Mahfud Unggul di Survei Roy Morgan, Airlangga Pribadi: Kawal Pelaksanaan Pemilu

Pasangan Ganjar- Mahfud. foto: Istimewa
Pasangan Ganjar- Mahfud. foto: Istimewa

selalu.id - Dalam suatu survei terkini yang dilakukan oleh lembaga survei asal Australia, Roy Morgan, Ganjar Pranowo unggul sebagai calon favorit dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Indonesia.

Michele Levine, CEO Roy Morgan, menyatakan bahwa Ganjar Pranowo dianggap sebagai "The Next President of Indonesia" berdasarkan hasil survei pada 12 Desember 2023. Menurut Levine, pasangan Ganjar-Mahfud menduduki posisi tertinggi dengan meraih dukungan sebanyak 38%, mengungguli Prabowo-Gibran yang memperoleh 30�n Anies-Muhaimin dengan 25%.

Baca Juga: PDIP Tetapkan Tiga Arah Politik di 2026, Ini Penjabarannya

Survei Roy Morgan yang bisa diakses di laman https://www.roymorgan.com/ ini juga memberikan gambaran jelas tentang keunggulan Ganjar Pranowo dibandingkan dengan pesaingnya. Levine menekankan bahwa Ganjar memiliki keunggulan signifikan atas Menhan Prabowo dan Mantan Gubernur Jakarta Anies. Meskipun jarak antara ketiga kandidat tidak begitu dekat, survei tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan putaran kedua Pilpres akan dilaksanakan pada Juni 2024.

"Kami menyatakan bahwa Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat 38 persen suara. Berada teratas dibanding Prabowo dan Anies," ungkap Michele Levine CEO Roy Morgan.

"Jarak diantara kandidat tidak berdekatan tetapi belum mendapatkan dukungan mayoritas. Artinya, kemungkinan putaran kedua akan dilaksanakan pada Juni 2024," tambahnya.

Baca Juga: Wawali Armuji Terpilih Jadi Ketua PDIP Surabaya, Ini Susunan Pengurusnya

Pengamat politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi, memberikan tanggapannya terkait hasil survei ini. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal Pemilu 2023, terutama dalam proses penyelenggaraan dan pelaksanaan Pemilu. Pribadi menyoroti pentingnya menjaga agar Pemilu berlangsung secara jujur dan adil.

"Survei Roy Morgan ini sebagai panduan tetapi publik juga dituntut peran aktifnya dalam mengawal dan memantau pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil. Karena pasangan Prabowo-Gibran akan menggunakan semua sumber dayanya untuk menguasai suara rakyat," tegas Airlangga Pribadi.

Baca Juga: Antara Elit Lama dan Gen Z, Ini Pandangan Pengamat Soal Calon Ketua Baru PDIP Surabaya

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan sumber daya dan bantuan sosial dalam mendukung kepentingan politik kelompok kekuasaan dominan. Airlangga Pribadi menekankan perlunya keterlibatan aktif masyarakat untuk menjaga integritas demokrasi dalam proses pemilihan yang akan datang.

Dengan demikian, hasil survei Roy Morgan tidak hanya mencerminkan popularitas Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang unggul, tetapi juga menyoroti tantangan dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga integritas dan kejujuran dalam proses demokrasi di Indonesia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.