Senin, 07 Sep 2026 04:06 WIB

Sistem PPDB 2024 Bakal Berubah Lagi? Begini Usulan MMKS Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Des 2023 12:16 WIB
Foto ilustrasi anak sekolah
Foto ilustrasi anak sekolah

selalu.id - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Surabaya Timur meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk melakukan perubahan sistem porsi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Surabaya pada 2024 mendatang.

Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Timur, Wiwik Wahyuningsih mengatakan bahwa sistem pendidikan harus berdasarkan dan berlandaskan asas pemerataan. Sebab itu, meminta agar Dispendik Surabaya mengubah porsi penerimaan dalam PPDB 2024.

“Saya mengusulkan agar sistem PPDB 2024 porsinya 40 persen untuk jalur prestasi, 30 persen zonasi, 25 persen afirmasi, dan sisanya adalah perpindahan orang tua siswa,” kata Wiwik yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Untag Surabaya, Rabu (6/12/2023).
Wiwik menilai, sekolah-sekolah swasta juga memiliki hak untuk mendapatkan siswa yang berprestasi. Sehingga, bukan hanya sekolah negeri saja yang menerima siswa berprestasi.

“Semua berhak mendapatkan layanan dan fasilitas pendidikan yang baik dan terbaik,” ujarnya.

Ia pun memastikan, MKKS Surabaya timur akan tetap patuh dalam regulasi dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yakni, Permendikbudristek No 1 tahun 2021.

“Afirmasi dari keluarga miskin juga perlu diperhatikan oleh sekolah negeri,” pungkasnya.

Baca Juga: Bahasa Inggris Wajib 2027, Pemkot Surabaya Klaim Sudah Jalankan Program Sejak PAUD

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.