Minggu, 08 Nov 2026 01:57 WIB

Cuaca Ekstrem, Dispendik Surabaya Minta Sekolah Tidak Gelar Kegiatan di Luar Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Des 2023 11:56 WIB
Ilustrasi foto hujan deras
Ilustrasi foto hujan deras

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengimbau agar sekolah tidak menggelar kegiatan untuk pelajar di luar kota karena cuaca ekstrem yang tak menentu melanda wilayah Jawa Timur.

Terlebih lagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan kondisi cuaca di Jawa Timur yang berisiko mengalami cuaca ektrem hidrometeorologi pada bulan Desember 2023.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, meski belum ada surat edaran. Namun, pihaknya telah menyampaikan kepada setiap kepala sekolah untuk tidak mengadakan kegiatan atau rekreasi di luar kota, terlebih di daerah yang berpotensi mengalami bencana alam.

"Pada pertemuan kepala sekolah itu sudah kami ingatkan. Agar kegiatan outing class tidak di luar kota, tapi di Surabaya saja. Karena kan sekolah sekolah biasanya mengemas kegiatan seperti itu (outing class atau rekreasi) luar kota ya, itu agar tidak dilakukan di luar kota agar tidak beresiko," kata Yusuf, Rabu (6/12/2023).

Yusuf menilai bahwa kondisi cuaca saat ini sangat beresiko. Oleh karena itu pihak sekolah harus mempertimbangkan keselamatan anak.

"Saat ini memang perkiraan cuaca BMKG adalah cuaca ekstrem, fenomena alamnya tidak memenuhi ketika menggelar kegiatan luar kota yang beresiko," ujarnya.

Kata dia, imbauan ini ditujukan kepada kepala SD, SMP negeri dan swasta, serta kepala PAUD dan pendidikan non formal yang ada di  Surabaya.

Meskipun tidak pasti terjadi musibah, menurutnya sebagai kepala sekolah harus bisa menghimbau dan mencegah kegiatan di luar kota. Karena pertanggung jawaban keselamatan siswa yang mengadakan kegiatan ada di kepala sekolah.

Lebih lanjur Yusuf juga  menyarankan agar kegiatan luar kota diganti di Surabaya saja dengan manfaatkan fasilitas seperti taman, serta wisata alam di Surabaya.

Menurutnya hal itu lebih memberikan kesan tersendiri kepada anak. Sebab Surabaya memiliki destinasi wisata menarik untuk bisa mengedukasi para pelajar.

"Di Surabaya banyak lah, misalnya wisata Alam hutan kota, itu kan banyak, ada wisata Mangruf, Romokalisari, itu yang memang nanti harapan kami pembelajaran outing class atau lainnya," paparnya.

Pihaknya juga menghimbau liburan sekolah juga bisa dimanfaatkan siswa untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dibandingkan liburan secara rombongan sekolah

"Makannya lebih baik anak anak ditamkan nilai nilai akademisnya dan implementasi kurikulum merdeka, mungkin ada tugas gotong royong membantu orang tua di rumah, misalnya. Biar tidak kemana mana anak ini. Lebih baik mengembalikan waktu anak dengan keluarga, demi keselamatan anak juga," pungkasnya.

Baca Juga: Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.