• Loadingselalu.id
  • Loading

Kamis, 29 Feb 2024 15:00 WIB

Gubernur Khofifah Upayakan Anak Berkebutuhan Khusus Bisa Magang Kerja

Gubernur Khofifah saat bersama salah satu anak bekebutuhan khusus

Gubernur Khofifah saat bersama salah satu anak bekebutuhan khusus

Surabaya (selalu.id) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja (Dudika) di Jatim untuk ikut berkontribusi dalam memfasilitasi dan memberikan peluang bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan para lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam mengembangkan keterampilan yang mereka miliki.

Salah satunya melalui program magang kerja bagi para ABK. Dengan adanya program magang kerja tersebut, Khofifah berharap para siswa SLB dapat lebih siap menghadapi dunia kerja ketika lulus nanti. Selain itu, diharapkan Dudika di Jatim juga dapat menyerap tenaga kerja yang berasal dari lulusan SLB.

Baca Juga: Aktivasi IKD Tertinggi, Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Dukcapil Prima Award 2024

"Dudika di Jatim baik yang tergabung dalam Apindo, Forkas maupun Kadin akan kami koordinasikan untuk ikut meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak ABK dan lulusan SLB lebih luas lagi. Dari magang ini diharapkan mereka akan tahu dunia kerja sebenarnya dan siap ketika lulus dari SLB nanti," kata Khofifah saat penutupan Unjuk Gelar Keterampilan Hasil Karya Anak Disabilitas serta Seminar Inklusi tingkat Provinsi Jatim Tahun 2021 di Hotel Batu Suki Kota Batu, Kamis (9/12/2021).

Khofifah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jatim terus mendorong pengembangan potensi dan kemandirian para ABK dan para lulusan SLB salah satunya melalui program Vokasi Istimewa. Program ini terus digencarkan untuk memfasilitasi para ABK dan lulusan SLB di Jatim agar memiliki skill atau keahlian dan terus mengembangkan potensinya agar nantinya bisa mandiri dan berdaya.

"Para ABK dan lulusan SLB ini harus terus diberikan peluang dan kesempatan untuk terus mengembangkan potensinya dan keahliannya. Melalui program vokasi istimewa ini diharapkan terbangun koneksitas lebih luas lagi bagi keahlian dan karya-karya anak-anak istimewa ini," katanya.

Khofifah mengatakan, selain melalui program Vokasi Istimewa, ajang Gelar Keterampilan Hasil Karya Anak Disabilitas ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong siswa pendidikan khusus penyandang disabilitas di Jatim untuk mengembangkan potensi terbaik dalam dirinya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Dorong Stakeholder Wujudkan Universal Coverage Pekerja

Sementara itu, Walikota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan terimakasih atas ditunjuknya Kota Batu menjadi tuan rumah acara Unjuk Gelar Keterampilan Anak Disabilitas ini. Dirinya berharap kegiatan seperti ini bukan hanya diikuti dari lingkungan pendidikan khusus tapi bisa digelar secara umum.

"Karya anak-anak istimewa ini tidak kalah dari anak lainnya. Kami berharap di Dekranasda Jatim bisa ditempatkan pojok hasil karya siswa SLB, pasti lebih membanggakan lagi. Saya juga sudah meminta OPD di lingkungan Pemkot Kota Batu untuk bisa menerima para anak ABK untuk bekerja," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jatim pada Tahun 2020 meluncurkan program Vokasi Istimewa di berbagai SLB yang ada di Jatim. Melalui program ini, SLB diharuskan memberikan pembelajaran vokasi sesuai dengan potensi kekhususannya. Termasuk SLB harus mengembangkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.

Baca Juga: Pasar Pangan Murah JGU Diperpanjang, Berikut Jadwal dan Lokasinya

Beberapa perusahaan di Jatim yang sudah menjalin kerjasama dengan beberapa SLB di Jatim diantaranya yakni PT. United Farmasi Indonesia di Sidoarjo yang sudah mempekerjakan anak berkebutuhan khusus. Bahkan menurutnya, pimpinan dari perusahaan tersebut mengatakan bahwa tenaga kerja ABK ini memiliki konsentrasi tinggi dalam bekerja.

Unjuk Gelar Keterampilan Anak Disabilitas ini sendiri menampilkan berbagai lomba pertunjukan untuk siswa SLB seperti pantomim, tari, musik, dan seni tradisional. Kemudian keterampilan yang dipamerkan seperti tata busana, tata boga, batik, kreasi barang bekas, lukisan, souvenir dll. Serta digelar juga pameran yang menampilkan berbagai produk atau hasil karya dari SLB yang ada di Jatim. (SL1)

 

Editor : Redaksi