Kamis, 03 Sep 2026 12:54 WIB

Inovasi Atasi Sampah Laut, Warga Binaan PLN Sabet Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Hilman dengan kapal pembersih sampah laut
Hilman dengan kapal pembersih sampah laut

selalu.id - Ciptakan inovasi kapal pembersih sampah, mitra binaan PLN pemuda kampung Mandar raih penghargaan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono kepada perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mandar, Hilman Syah Anwar di Surabaya, Jumat (24/11/2023) kemarin.

Hilman menyabet penghargaan sebagai inovator pembuat kapal pembersih sampah pada kegiatan puncak apresiasi Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut. Dalam sehari, kapal atau perahu tersebut mampu mengambil sampah di laut sekitar seberat 100 kilogram secara otomatis.

Baca Juga: TPST Berbek Sidoarjo Genap 10 Tahun, Sampah Rumah Tangga Disulap jadi Sumber Cuan Warga

Kapal pembersih sampah tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN dan beroperasi sejak Agustus 2023. Hilman dan pemuda Kampung Mandar kemudian merakit kapal tersebut sedemikian rupa sehingga ketika beroperasi, sampah-sampah di atas air akan otomatis terjaring.

Memberikan apresiasi atas inovasi pengelolaan lingkungan, bagian dari Pokdarwis Mandar yang disebut Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mandar Berkah Bahari juga memperoleh satu unit mesin kapal tempel 8 PK guna membantu pengoperasian kapal pembersih sampah yang optimal.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Agus Kuswardoyo mengapresiasi peran aktif masyarakat Mandar yang terus berbenah tak hanya di sektor wisata melainkan juga lingkungan.

Baca Juga: Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri

"Kami sangat mengapresiasi atas kerja keras dan usaha saudara Hilman dalam mengawal dan mengajak masyarakat Kampung Mandar untuk melakukan pembenahan, khususnya dalam hal pengelolaan sampah," kata Agus saat dikonfirmasi selalu.id, Sabtu (25/11/2023).

Sebelumnya pada tahun 2017, Kampung Mandar mendapatkan predikat kampung kumuh karena kebiasaan masyarakatnya yang membuang sampah sembarangan di sungai dan muara namun saat ini kesan tersebut telah berubah setelah ia bersama masyarakat lain yang tergabung dalam Pokdarwis membersihkan Kawasan tersebut dari sampah-sampah.

Baca Juga: Mengenal Program Pisang Danor, Strategi Surabaya dalam Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

"Semoga ini menjadi penambah semangat bagi masyarakat Kampung Mandar untuk terus berkembang dan berinovasi dalam memajukan perekonomian, kesejahteraan dan kepedulian masyarakat Kampung Mandar. PLN siap terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh," imbuhnya.

Menyampaikan rasa bahagia, Hilman Syah Anwar menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PLN. Saya mengucapkan terimakasih kepada PLN yg sudah membantu dan membina kami hingga saat ini. Dulu hampir semua perusahaan tidak ada yang percaya kepada apa yang akan kami lakukan untuk perubahan Kampung Mandar, tapi PLN hadir dan percaya dengan mimpi kami, sekali lagi terimakasih PT PLN," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.