Sabtu, 05 Sep 2026 15:15 WIB

Surabaya Mendung dan Gerah, Begini Penjelasan BMKG

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Nov 2023 14:49 WIB
Cuaca mendung di Surabaya
Cuaca mendung di Surabaya

selalu.id - Mendekati musim penghujan, Kota Surabaya akhir-akhir ini terlihat mendung tetapi bisa dirasakan bahwa hawanya tetap terasa hangat bahkan bisa dikatakan gerah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memberi penjelasan terkait cuaca Surabaya tersebut. Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Sidoarjo, Teguh Tri Susanto menyampaikan mendung yang terjadi di Surabaya saat ini karena telah memasuki masa peralihan atau pancaroba.

"Karena Surabaya memasuki masa peralihan cuaca atau pancaroba," kata Teguh, kepada selalu.id, Rabu (15/11/2023).

Terkait cuaca yang mendung tetapi tak kunjung hujan dan terasa gerah, Teguh menjelaskan itu disebabkan oleh, jarak pandang yang kabur karena polusi udara.

"Terlihat seperti polusi, menurut data observasi karena sedang terjadi kekaburan jarak pandang akibat adanya lapisan inversi," ujar Teguh.

Teguh menyampaikan cuaca Surabaya akan konstan seperti ini hingga awal Desember 2023 nanti dengan lama dua dasarian (satuan waktu meteorologi, yang lamanya adalah sepuluh hari).

"Awal musim penghujan Surabaya di Desember dasarian 1 dan 2. Saat ini November 2023 dasarian 2 sebagian Jatim sudah memasuki masa peralihan," jelasnya.

Salah warga Gubeng Esti (26) mengaku akhir-akhir ini hawa di Surabaya terasa sumuk dan gerah. Bahkan, dia saat tidur di kosnya dengan menggunakan kipas pun anginnya hangat.

"Akhir-akhir ini sumuk ya, cuacanya juga terlihat mendung dan buram terlihat di luar, kaya polusi ini. Aku di kos pun pakai kipas bukannya adem, tapi anginnya panas," ungkap Esti.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.