Senin, 02 Feb 2026 19:44 WIB

Pemprov Jatim Sabet Anugerah Konservasi Alam Empat Tahun Berturut, Gubernur Khofifah: Bentuk Komitmen Kita Menjaga Alam

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menerima penghargaan Anugerah Konservasi Alam 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Kali ini merupakan penghargaan yang ke empat kali berturut turut sejak tahun 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri KLHK Siti Nurbaya di Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Rabu (8/11/2023) kemarin. Sementara, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Djumadi yang mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima penghargaan tersebut.

Baca Juga: Jatim Terima Alokasi 1,5 Juta Dosis Vaksin PMK, 453 Ribu Sudah Tersalurkan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Pemprov Jatim karena dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Tahura Raden Soerjo sendiri mengacu pada tiga pilar pengelolaan kawasan konservasi, yakni aspek pengawetan, perlindungan dan pemanfaatan.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

"Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui dukungan pendanaan melalui APBD Provinsi Jawa Timur," tegas Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/11/2023).

Seperti diketahui, Tahura Raden Soerjo, memperoleh nilai tertinggi kawasan konservasi kategori tahura berdasarkan hasil penilaian Management Effectiveness Tracking Tool (METT) Kawasan Pelestarian Alam selama 4 tahun berturut-turut mulai tahun 2019, 2020, 2021 dan 2022.

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Diantaranya yaitu, dengan rincian nilai, tahun 2019 dan 2020 sebesar 77, kemudian 2021 dan 2022 naik sebesar 5 persen menjadi 82. METT sendiri, adalah metode untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan konservasi.

"Penghargaan ini adalah bukti dan hasil kerja keras semua pihak yang mencintai alam dan memiliki 'concern' di bidang konservasi sumber daya alam. Tentu ini akan menjadi penguat ikhtiar kita bersama dalam menjaga kelestarian dan daya dukung alam demi anak cucu kita," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.