Minggu, 06 Sep 2026 18:37 WIB

Ayah Mahasiswi FKH UNAIR Tewas dengan Kepala Dibungkus, Duga Anaknya Bunuh Diri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Nov 2023 14:35 WIB
Ayah CA, Gunawan.
Ayah CA, Gunawan.

selalu.id - Keluarga mahasiswi dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) angkat bicara terkait anaknya yang tewas di dalam mobil dalam kondisi kepala terbungkus plastik dengan selang tabung helium di dalamnya.

Ayah sambung atau ayah tiri dari korban CA (21), Gunawan mengatakan bahwa dirinya dan keluarga yakin bahwa anaknya tewas bukan karena pembunuhan, melainkan karena bunuh diri.

“Sebetulnya perlu saya jernihkan berita pertama yang dari pers Sidoarjo itu kan, anak saya seolah-olah meninggalnya karena pembunuhan dan lain sebagainya, itu nggak betul,” kata Gunawan di rumah persemayaman Dana Pangrukti, Kota Kediri, kepada awak media, Senin (6/11/2023).

Gunawan meyakini anaknya melakukan bunuh diri karena surat wasiat berbahasa inggris berisi kalimat pamit dan permohonan maaf itu ditulis sendiri oleh korban.  Ia juga sudah mencocokkan dengan tulisan CA lainnya.

“Tulisan itu sudah kita kroscek dan memang betul-betul tulisan dia (korban,red). Dan pihak kepolisian sudah ngecek, sama tulisannya persis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gunawan juga menerangkan sosok anaknya dikenal itu sebagai pribadi yang tertutup karena CA tidak pernah menceritakan kehidupannya ke orang tua.

Ia dan keluarga juga tidak menyangka ketika mendengar kabar bahwa anaknya ditemukan tak bernyawa.

“Justru itu yang saya merasa kaget dan kehilangan. Dia dengan saya dekat, juga tidak pernah merasa hidupnya terbebani,” ungkapnya.

Sisi lain, Gunawan juga menduga anaknya itu lelah karena pekerjaan dan aktivitas pendidikannya yang mengharuskan ia bolak-balik Kediri-Surabaya.

“Anak ini diam, tertutup, sebetulnya nggak ada masalah apa-apa cuman dia mungkin terlalu capek kerjanya, kan Surabaya-Kediri kadang-kadang bantu ibunya di toko kadang kembali dia harus koas di Universitas Airlangga, capek kadang-kadang. Kasian,” tuturnya.

Tapi di balik diamnya itu CA dikenal Gunawan sebagai pribadi yang gigih dan pekerja keras.

“Pernah dia berangkat ke Surabaya dalam kondisi infeksi tenggorokan itu ya tetap berangkat karena dia waktunya kuliah,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya Caroline ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB di dalam mobil Honda Jazz warna hitam nopol AG 1484 BY yang terparkir di halaman apartemen Jalan H. Anwar Hamzah Desa Tambak Oso, Waru, Sidoarjo, Minggu (5/11/2023).

Caroline ditemukan tewas dalam posisi duduk di jok bagian belakang kemudi mobilnya Honda Jazz bernopol AG 1484 BY.  Saat ditemukan, mahasiswi UNAIR itu sudah dalam kondisi kepala dibungkus plastik dengan adanya selang tabung helium.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.