Kamis, 03 Sep 2026 12:11 WIB

Identitas Mayat di Wonokusumo Terungkap, Diduga Dibacok Sekitar 60 Meter dari TKP

Foto: Korban pembacokan ditemukan meninggal dunia di depan warung kopi kawasan Wonokusumo, Surabaya, Minggu (18/1/2026).
Foto: Korban pembacokan ditemukan meninggal dunia di depan warung kopi kawasan Wonokusumo, Surabaya, Minggu (18/1/2026).

selalu.id - Umar (34), warga Jalan Kedung Mangu, ditemukan tewas bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black, Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.

Saat ditemukan, korban mengenakan sarung dan peci putih. Di samping jasad korban terdapat sepeda motor Yamaha warna biru tua bernomor polisi L 5506 DAM.

Baca Juga: Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan

Petugas gabungan dari Polsek Semampir, Unit Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan BPBD Kota Surabaya mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian perut kanan, kaki, dan punggung. Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Su’ud menyebut korban diduga diserang di lokasi lain sebelum ditemukan tergeletak di depan warung kopi.

“Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban pertama kali ditusuk di depan rumah Jalan Wonokusumo Jaya Nomor 14 RT 4, sekitar 60 meter dari lokasi ditemukan. Di sekitar lokasi penusukan terdapat banyak ceceran darah,” ujar Su’ud saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Informasi tambahan disampaikan Wakil Ketua RW XI Kecamatan Semampir, Anwar. Ia mengatakan pembacokan diduga dilakukan oleh sekitar empat orang yang datang menggunakan mobil berwarna putih.

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

“Saksi mata melihat korban dibacok saat masih berada di atas sepeda motor. Korban bukan warga wilayah sini, begitu juga pelaku yang diduga bukan orang sekitar,” kata Anwar.

Identitas korban terungkap setelah polisi menelusuri data kendaraan bermotor yang ditemukan di lokasi. STNK sepeda motor tercatat atas nama MZAK alias Abidin, warga Dupak Bangunsari, Surabaya.

Orang tua Abidin, Bukhori, menyampaikan bahwa sepeda motor tersebut telah dipinjam Umar selama sekitar lima bulan. Menurut Abidin, ia mengenal korban dan pernah tergabung dalam komunitas Biker Scoopy.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Abidin juga menyebut korban sempat memiliki permasalahan dengan seseorang terkait dugaan penipuan. “Menurut cerita dari Fauzen, Umar pernah bermusuhan karena masalah penipuan dengan orang yang disebut berasal dari Sidoarjo,” ujarnya.

Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan mengidentifikasi pelaku pembacokan.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman agar pelaku segera terungkap,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.