Minggu, 01 Feb 2026 16:55 WIB

Identitas Mayat di Wonokusumo Terungkap, Diduga Dibacok Sekitar 60 Meter dari TKP

Foto: Korban pembacokan ditemukan meninggal dunia di depan warung kopi kawasan Wonokusumo, Surabaya, Minggu (18/1/2026).
Foto: Korban pembacokan ditemukan meninggal dunia di depan warung kopi kawasan Wonokusumo, Surabaya, Minggu (18/1/2026).

selalu.id - Umar (34), warga Jalan Kedung Mangu, ditemukan tewas bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black, Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.

Saat ditemukan, korban mengenakan sarung dan peci putih. Di samping jasad korban terdapat sepeda motor Yamaha warna biru tua bernomor polisi L 5506 DAM.

Baca Juga: Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Wonokusumo Surabaya, Identitas Belum Diketahui

Petugas gabungan dari Polsek Semampir, Unit Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan BPBD Kota Surabaya mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian perut kanan, kaki, dan punggung. Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Su’ud menyebut korban diduga diserang di lokasi lain sebelum ditemukan tergeletak di depan warung kopi.

“Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban pertama kali ditusuk di depan rumah Jalan Wonokusumo Jaya Nomor 14 RT 4, sekitar 60 meter dari lokasi ditemukan. Di sekitar lokasi penusukan terdapat banyak ceceran darah,” ujar Su’ud saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Informasi tambahan disampaikan Wakil Ketua RW XI Kecamatan Semampir, Anwar. Ia mengatakan pembacokan diduga dilakukan oleh sekitar empat orang yang datang menggunakan mobil berwarna putih.

Baca Juga: Cekcok, Adik Bacok Kakak Ipar di Mojokerto

“Saksi mata melihat korban dibacok saat masih berada di atas sepeda motor. Korban bukan warga wilayah sini, begitu juga pelaku yang diduga bukan orang sekitar,” kata Anwar.

Identitas korban terungkap setelah polisi menelusuri data kendaraan bermotor yang ditemukan di lokasi. STNK sepeda motor tercatat atas nama MZAK alias Abidin, warga Dupak Bangunsari, Surabaya.

Orang tua Abidin, Bukhori, menyampaikan bahwa sepeda motor tersebut telah dipinjam Umar selama sekitar lima bulan. Menurut Abidin, ia mengenal korban dan pernah tergabung dalam komunitas Biker Scoopy.

Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Cabai Tewaskan Pemotor di Mojokerto

Abidin juga menyebut korban sempat memiliki permasalahan dengan seseorang terkait dugaan penipuan. “Menurut cerita dari Fauzen, Umar pernah bermusuhan karena masalah penipuan dengan orang yang disebut berasal dari Sidoarjo,” ujarnya.

Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan mengidentifikasi pelaku pembacokan.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman agar pelaku segera terungkap,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Jika kalian ingin performa motor tetap bandel atau tahan lama meski diterjang hujan maupun banjir, mungkin cara ini bisa jadi rekomendasi.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.