Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

Pergantian Musim Berpotensi Datangkan Penyakit, Dinkes Surabaya Imbau Warga Terapkan Pola Hidup Bersih Sehat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Nov 2023 10:39 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina

selalu.id - Cuaca yang tidak menentu saat musim pancaroba membuat banyak orang cenderung lebih mudah mengalami sakit seperti flu, batuk, sakit kepala, demam hingga nyeri sendi. Perubahan cuaca dan suhu udara di musim pancaroba, membuat lingkungan menjadi lembab dan meningkatkan risiko berkembangnya virus maupun bakteri.

Oleh karenanya, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina menghimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjangkitnya penyakit.

Baca Juga: Cegah Penyakit TBC, Dinkes Surabaya Gandeng Ahli dari Cina-Korea

"Kami memberikan himbauan kepada masyarakat selama musim pancaroba agar menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi," kata Nanik Rabu (1/11/2023).

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca seperti ini juga rentan membuat sakit. Flu misalnya menjadi salah satu penyakit yang rentan berjangkit di musim peralihan saat ini.

Untuk mempersiapkan diri secara dini agar terhindar dari segala penyakit musim pancaroba. Pihaknya menyarankan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, diantaranya mengkonsumsi vitamin C yang cukup, mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.

"Menerapkan protokol kesehatan baik dirumah maupun saat melakukan kegiatan diluar rumah dengan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer baik sebelum maupun setelah makan, menyentuh area wajah, saat didalam fasilitas publik, serta menerapkan etika batuk dengan benar," ujarnya.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

Mengingat kondisi cuaca seperti ini, ia meminta masyarakat untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sebanyak 2 liter atau 8 gelas setiap hari.

"Banyak minum air putih. Kemudian menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mandi 2 kali sehari dan beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya," imbuhnya.

Nanik menambahkan berbagai kesiapan juga dilakukan Dinkes Surabaya soal ancaman penyakit yang datang pada musim pancaroba.

Baca Juga: 210 Siswa Keracunan MBG di Surabaya: Dinkes Sebut Daging Dicairkan 2 Jam, Lalat Berterbangan

"Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghimbau masyarakat baik melalui puskesmas maupun media sosial agar tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," ujarnya.

Pihaknya juga menyarankan warga agar segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala penyakit flu, diare, maupun demam berdarah ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Ini agar bisa segera mendapatkan pertolongan dan penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai dengan diagnosis dari gejala yang muncul sedini mungkin," pungkasnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.