Sabtu, 05 Sep 2026 09:29 WIB

Pemkot Surabaya Kebut Proyek Normalisasi Saluran Air Tandes, 1000 Ton Lumpur dan Sampah Dikeruk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Okt 2023 20:44 WIB
pengerjaan normalisasi saluran air
pengerjaan normalisasi saluran air

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) tengah melakukan upaya proyek normalisasi saluran air di beberapa titik kawasan di kota Pahlawan. Normalisasi saluran air tersebut merupakan langkah antisipasi banjir dan genangan sebelum musim penghujan tiba.

Kasi Pemeliharaan dan Prasarana Pematusan DSDABM, Achmad Idi Pratiknyo mengatakan salah satu normalisasi saluran air dilakukan di Jalan Tandes Lor, Karangpoh dan Balongsari. Idi menjelaskan bahwa normalisasi di jalan itu diprioritaskan karena sedimentasi yang menyebabkan saluran air semakin dangkal.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya segera mengebut normalisasi itu menjadi dua bulan pengerjaan. Padahal sebelumnya diestimasikan dengan kurun waktu selama tiga bulan yakni 3 bulan September-November.

Idi mengatakan bahwa normalisasi ini dilakukan karena sedimentasi berupa lumpur dan sampah rumah tangga ini membuat saluran tidak bisa berfungsi optimal.

Normaliasi ini kita kebut sebelum musim hujan. Tidak sampai November, karena kita khawtir hujan. Sedimennya sudah tinggi dan waktunya dikeruk. Kita pilih lokasi tersebut karena berdekatan dengan sambungan keluarnya sungai Balong dan menuju rumah pompa Balong 2," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Idi mengakui bahwa sedimen lumpur itu menumpuk hampir lebih dari separuh ketinggian box culvert.

"Tingginya hampir se-box culvert yang 3,5 meter. Kalau sedimennya 2 meter berarti cuma tersisa ruang 1,5 meter," ungkapnya.

Idi menambahkan bahwa pengerukan ini dilakukan rutin. Sebab saluran di Tandes Lor ini merupakan salah satu salurah pembuangan air yang sangat vital menuju hilir di Surabaya barat.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Rutin kita lakukan setiap tahun. Ada beberapa titik yang kita lakukan normalisasi, termasuk di Babat Jerawat juga kita normalisasi. Giat ini salah satu upaya komkret agar saluran air dapat berfungsi normal," imbuhnya.

Dari pengerukan ini, Idi menerangkan setidaknya sudah ada 247 dump truk mengangkut sedimen. Sehingga satu dump truk bisa mengangkut 5 sampai 6 ton sedimen.

Editor : Ading
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.