Senin, 02 Feb 2026 03:14 WIB

Pemkot Surabaya Kebut Proyek Normalisasi Saluran Air Tandes, 1000 Ton Lumpur dan Sampah Dikeruk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Okt 2023 20:44 WIB
pengerjaan normalisasi saluran air
pengerjaan normalisasi saluran air

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) tengah melakukan upaya proyek normalisasi saluran air di beberapa titik kawasan di kota Pahlawan. Normalisasi saluran air tersebut merupakan langkah antisipasi banjir dan genangan sebelum musim penghujan tiba.

Kasi Pemeliharaan dan Prasarana Pematusan DSDABM, Achmad Idi Pratiknyo mengatakan salah satu normalisasi saluran air dilakukan di Jalan Tandes Lor, Karangpoh dan Balongsari. Idi menjelaskan bahwa normalisasi di jalan itu diprioritaskan karena sedimentasi yang menyebabkan saluran air semakin dangkal.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya segera mengebut normalisasi itu menjadi dua bulan pengerjaan. Padahal sebelumnya diestimasikan dengan kurun waktu selama tiga bulan yakni 3 bulan September-November.

Idi mengatakan bahwa normalisasi ini dilakukan karena sedimentasi berupa lumpur dan sampah rumah tangga ini membuat saluran tidak bisa berfungsi optimal.

Normaliasi ini kita kebut sebelum musim hujan. Tidak sampai November, karena kita khawtir hujan. Sedimennya sudah tinggi dan waktunya dikeruk. Kita pilih lokasi tersebut karena berdekatan dengan sambungan keluarnya sungai Balong dan menuju rumah pompa Balong 2," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Idi mengakui bahwa sedimen lumpur itu menumpuk hampir lebih dari separuh ketinggian box culvert.

"Tingginya hampir se-box culvert yang 3,5 meter. Kalau sedimennya 2 meter berarti cuma tersisa ruang 1,5 meter," ungkapnya.

Idi menambahkan bahwa pengerukan ini dilakukan rutin. Sebab saluran di Tandes Lor ini merupakan salah satu salurah pembuangan air yang sangat vital menuju hilir di Surabaya barat.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

"Rutin kita lakukan setiap tahun. Ada beberapa titik yang kita lakukan normalisasi, termasuk di Babat Jerawat juga kita normalisasi. Giat ini salah satu upaya komkret agar saluran air dapat berfungsi normal," imbuhnya.

Dari pengerukan ini, Idi menerangkan setidaknya sudah ada 247 dump truk mengangkut sedimen. Sehingga satu dump truk bisa mengangkut 5 sampai 6 ton sedimen.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.