Selasa, 23 Jul 2024 22:44 WIB

Pengamat Sebut Gandengkan Ganjar dengan Mahfud MD Pilihan Cerdas, Ini Alasannya

  • Reporter : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Okt 2023 11:13 WIB
Mahfud MD dan Ganjar Pranowo

Mahfud MD dan Ganjar Pranowo

selalu.id- Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut bahwa penunjukan Mahfud MD sebagai Cawapres dampingi Ganjar Pranowo adalah pilihan yang cermat dan cerdas.

Menurutnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopulhukam) itu dipilih karena potensi elektoralnya yang bisa menutupi kekurangan Ganjar Pranowo.

"Pak Mahfud dengan segenap integritas, pengalaman dan ketokohannya bisa memperkuat Ganjar dan juga sesuai kebutuhan saat ini," kata Surokim, kepada selalu.id, Kamis (19/10/2023).

Surokim pun menyampaikan sosok Mahfud MD itu mempunyai pengalaman yang relatif lengkap, dari legislatif, eksekutif, yudikatif. Terlebih lagi dia juga tokoh Nahdliyyin yang tidak diragukan loyalitasnya terhadap Gusdur.

"Sikapnya sederhana,ugas, tegas dan apa adanya relatif disukai pemilih milenial. Kondisi dan konteks saat ini juga membutuhkan tokoh yang kuat untuk mewujudkan daulat hukum dan pak Mahfud termasuk tokoh yang punya kapasitas dan intergritas untuk itu," jelasnya.

Ia juga menilai potensi beliau untuk mengambil suara swing voters dan undecided voters juga sangat cukup menjanjikan.

"Saya pikir modal sosial integritas dan kejujurannya pak Mahfud potensial akan menarik perhatian pemilih dan jika bisa dijaga, dipelihara dan dimaksimalkan akan bs mengaet pemilih-pemilih liar yang belum menentukan pilihan," tuturnya.

Lebih lanjut Surokim menerangkan bahwa sosok Mahfud MD menjadi kebanggaan tersendiri untuk masyarakat Madura. Mereka akan merasa ada solidarity dan proximity yang potensial.

"Menambah dukungan untuk pak Mahfud.
Secara simbolic power pak Mahfud juga kuat dan bisa diterima lintas elemen dan golongan," tuturnya.

Meskipun ada yang tidak suka memilih Mahfud MD yakni barisan politisi dan pengusaha hitam yang cenderung tak menyukai sosok mantan Mahkamah Konstitusi itu tipikal yang susah diajak kompromi dan melanggar hukum.

Dengan demikian, pertarungan kontes Pilpres di Jawa Timur tetap sangat sengit menentukan. Namun ketika cermat dan mengamati data swing dan undecide voter, pemilih di Jatim akan masih tinggi diatas 30 persen.

"Pemilih yang belum fiks menentukan pilihan sejauh ini. Pak Mahfud tentu diharapkan bisa menguatkan ceruk pemilih Nahdliyin di segmen itu juga. Apalagi Jatim ini juga basis dan pak Mahfud juga punya ikatan langsung dengan kultur nahdliyin, wabilkhusus pendukung Gus Dur," pungkasnya.

Baca Juga: Ngopi di Warkop, Mahfud MD Ungkap Kasus Korupsi yang Ditangani Kemenkopolhukam

Editor : Ading