Selasa, 03 Feb 2026 04:32 WIB

PDIP Masih Berprasangka Baik ke Jokowi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Okt 2023 11:11 WIB
PDIP Jatim
PDIP Jatim

selalu.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menganilisis langkah politik yang diambil oleh Presiden Jokowi. Pasalnya publik berspekulasi bahwa sikap Jokowi terbaca ambigu terhadap Pilihan Presiden (Pilpres) 2024 antara Ganjar Pronowo atau Prabowo Subianto.

Terlebih lagi anak Jokowi, Kaesang Pengarep berbeda partai politik dan menjadi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta ditambah isu Gibran Rakabuming Raka akan menjadi Cawapres mendampingi Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Sehingga, publik menilai bahwa Jokowi akan meninggalkan PDIP.

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah angkat bicara, ia menilai saat ini PDIP masih berprasangka baik terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan Wali Kota Solo itu.

Menurutnya, saat ini Jokowi sedang menjalankan Politik Persatuan Bung Karno untuk menyatukan bangsa yang beragam dengan Pancasila.

"Beliau orang baik, dan saya lihat beliau sedang berusaha menjalankan politik persatuan agar bangsa ini utuh tidak tercerai berai karena akibat Pilpres," kata Ahmad Basarah, kepada Selalu.id, Senin (16/10/2023).

Karena itu, ia menilai Jokowi saat ini sedang menjalankan politik persatuan yang pernah dijalankan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. Saat itu, Megawati orang pertama meminta rakyat Indonesia tidak menghujat Presiden Suharto.

"Bu Mega lah yang merangkul tokoh-tokoh orde baru untuk menjadi menteri kabinetnya dan dalam beberapa jenderal purnawirawan dijadikan Gubernur," jelasnya

"Dan pak Jokowi pun menurut saya sedang menjalankan politik persatuan ketika merangkul partai yang memukulnya, menghinanya, yang memfitnahnya untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Maju, dia menjalankan politik persatuan," tegasnya kembali.

Sebab itu, Basarah mengungkapkan bahwa Jokowi tidak mungkin meninggalkan PDIP yang telah membesarkan dan menjaganya hingga menjadi Presiden Republik Indonesia sampai dua periode.

"Masa sih parpol yang melahirkan, membesarkan dan menjaganya hingga hampir 10 tahun pemerintahannya akan dia pukul, akan dia tinggalkan, akan dia sakiti, saya tidak punya nalar sampai kesitu," ungkapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa PDIP masih berprangka baik dengan Jokowi dan selalu bersama Ketum Megawati dan mendukung Ganjar Pranowo.

"Maka saya termasuk orang yang masih berprasangka baik, bahwa pak Jokowi secara pribadi, bukan sebagai presiden, pada akhirnya tetap dan selalu bersama dengan ibu Megawati, PDIP dan Mas Ganjar Pranowo," tutupnya.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.