Jumat, 14 Jun 2024 03:11 WIB

Kemendikbudristek Gelar Festival Cerita Panji Nasional

  • Reporter : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Okt 2023 20:50 WIB
Festival Pertunjukan Cerita Panji

Festival Pertunjukan Cerita Panji

selalu.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Festival Pertunjukan Cerita Panji Anak-Anak dan Remaja 2023. Penggelaran itu berlangsung di Studio Universitas Brawijaya (UB) TV selama tiga hari, 10-12 Oktober 2023.

Koordinator Kelompok Kerja Diplomasi Budaya Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek, Yusmawati, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan lebih jauh Cerita Panji di Indonesia karena masih banyak yang belum mengenal cerita ini.

"Rangkaian festival Panji merupakan upaya kita bersama untuk merawat cerita ini dan menyebarluaskan lebih jauh lagi ke dunia internasional,” kata Yusmawati, kepada media, Kamis (12/10/2023) malam.

Sementata itu, Pamong Budaya Ahli Muda dari Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Anny Veradiani mengatakan bahwa acara pertunjukan cerita panji ini juga tercatat sebagai Memory of The World di UNESCO.

Anny menyampaikan UNESCO sudah menetapkan pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu. Bahkan, cerita panji ini sudah menyebar ke negera ASEAN.

"Kami se-Asean nanti akan berkolaborasi untuk melakukan pertunjukan Panji kemudian kita di Indonesia menyelenggarakan itu di 5 kota yang memang berkaitan dengan sejarah cerita Panji," ujar Anni.

Kata dia, total sekitar 40 kelompok dengan total 600 orang remaja dan anak yang terdaftar saat pra festival. Dari 40 kelompok kemudian disaring untuk tampil pada final sebanyak 20 kelompok.

"Pada festival ini jadi kami tidak menyebut pemenang, tetapi karya terbaik dipilih 10 kelompok. Bentuknya pertunjukan jadi kita apresiasi dari berbagai sisi. Kriteria umumnya dari performa, tema cerita, kostum, musik, penguasaan panggung, dan lainnya," imbuh Ani.

10 karya terbaik kategori anak-anak, meliputi SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading - Surabaya PPST SDN Purwantoro 2 - Kota Malang, Sanggar, Tari Solah Wetan dari Ponorogo, Teater Anak MI Mujahidin - Jombang, Sanggar Bethari - Jombang, Teater SDN Plumbungan Sukodono - Sidoarjo, Teater Anak Ketjil - Maros Sulawesi Selatan, Multimedia MI Khadijah - Malang Sanggar Seni dan Budaya Darung Tingang - Palangkaraya, Nrithya A Graha Siwanataraja - Bali.

Sementara itu untuk karya terbaik kategori remaja diraih oleh Sevacter - Bandung , Sanggar Seni - Gedhang Godhog - Tulungagung, PPST SMPN 4 - Malang, Sanggar Budaya Saraswati - Kediri, Sanggar Larasati - Mojokerto, PPST SMPN 24 - Kota Malang, Sanggar Andhe-andhe Lumut - Kediri, Sanggar Sardulo Djojo - Malang, Sanggar Murwita Group - Mojokerto, Ginarsajiwa - Kota Batu.

Acara festival pertunjukan cerita panji remaja dan anak ini adalah pra-event sebelum pertunjukan se Asean salahnya di Indonesia berlangsung di 5 kota, yaitu Malang, Kediri, Jogja, Surabaya, Surakarta. Pertunjukan di Malang diadakan tanggal 19 Oktober 2023 mendatang. Pertunjukan kolaborasi itu melibatkan seniman se Asean dari 9 negara.

"Dengan pra event ini diharapkan masyarakat dapat lebih aware terhadap cerita Panji. Cerita Panji itu sendiri ini tuh sebetulnya diinterpretasikan menjadi berbagai macam cerita yang di masyarakat. Wujudnya bermacam-macam ada folklor, museum, museum topeng panji, dan lainnya," terangnya.

Disamping itu, Athalia Ozoramatica perwakilan kelompok yang juga siswa SMA Taman Harapan Malang mengatakan bahwa salah satu kelompok yang dinobatkan sebagai karya terbaik dari Sanggar Sardulo Djojo menceritakan persiapannya yang sudah dilakukan selama 2-3 minggu. Meski begitu, kelompok ini sudah aktif melestarikan cerita panji sejak lama.

"Ya saya berharap ke depan bisa banyak lagi acara pertunjukan cerita panji ini. Orang-orang biar bisa tahu soal cerita panji terutama yang generasi saya kelahiran 2007 atau 2006an," tandasnya.

Baca Juga: Peneliti UB Ciptakan PRF untuk Nyeri Kronik, Berikan Peluang Kualitas Hidup Lebih Baik

Editor : Ading