Senin, 02 Feb 2026 22:14 WIB

Dua Rumah Rusak dan Puluhan Terdampak Diterjang Banjir Bandang di Kudus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Nov 2021 00:18 WIB
Banjir bandang di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)
Banjir bandang di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Surabaya (selalu.id) - Dua rumah rusak berat serta puluhan lainnya terdampak setelah diterjang banjir bandang di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (29/11/2021). Banjir ini menerjang setelah hujan dengan intensitas tinggi di kawasan tersebut.

Baca Juga: Dampak Banjir Belum Pulih, Lima KA Jarak Jauh dari Surabaya Dibatalkan

"Jumlah rumah warga yang terdampak sekitar 62 rumah dan satu tempat wisata, yakni Sendang Dewot ikut terdampak karena dipenuhi dengan lumpur yang terbawa arus banjir," kata Kepala Desa Wonosoco, Setiyo Budi.

Setiyo menambahkan, dua rumah warga yang mengalami kerusakan, yakni milik Yayuk Iriani dan Sumarno pada bagian dapur rumah beserta isinya serta pondasi rumah ikut terbawa arus. Rumah warga yang terdampak tersebar di empat rukun tetangga (RT), yakni RT 1, 2, 3 dan 4 dengan jumlah rumah bervariasi.

Sebelum terjadi banjir bandang, lanjutnya,  Desa Wonosoco sempat hujan deras, kemudian sekitar pukul 17.25 WIB terjadi banjir bandang setelah debit air Sungai Londo meluap dan masuk ke pemukiman warga.

"Hujan deras di Pegunungan Kendeng dan limpasan aliran sungai yang melebihi kapasitas saluran sehingga menjadikan banjir bandang di wilayah Desa Wonosoco dan mengakibatkan kerusakan rumah dan masuknya lumpur," ujarnya.

Bencana alam tersebut, merupakan yang kedua setelah awal November 2021 juga terjadi bencana serupa dan mengakibatkan puluhan rumah terdampak dan satu rumah warga roboh serta empat rumah rusak sedang akibat diterjang banjir bandang.

Untuk saat ini, kata dia, air sudah surut, sehingga secara gotong royong dilakukan pembersihan wilayah terdampak oleh relawan gabungan mulai dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar dengan menggunakan truk tangki untuk membersihkan rumah maupun akses jalan dari lumpur.

Sementara kebutuhan bahan material yang dibutuhkan, antara lain batu bata, pasir, semen, dan kebutuhan bangunan lainnya serta kebutuhan sandang serta logistik. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.