Minggu, 06 Sep 2026 16:06 WIB

Anggota Komis D DPRD Surabaya Balas Kado Celana Dalam dan Bra dengan Nasi Lauk Otak, Ini Filosofinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Sep 2023 21:36 WIB
Balasan nasi padang berlauk otak sapi
Balasan nasi padang berlauk otak sapi

selalu.id - Komisi D DPRD Surabaya tersinggung diberi kado pakaian dalam wanita oleh Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jawa Timur.

Komisi D yang moyaritas anggotanya bergender perempuan itu mengganggap bahwa kado yang berupa Bra (BH), celana dalam (CD), tolak angin dan kerokan itu  tersebut terkesan tidak etis dan melecehkan perempuan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Sekolah Bentuk Posko Pengaduan Selama MPLS, Cegah Perundungan Sejak Hari Pertama



Diketahui kado tersebut bentuk sindirian Kasgoro Jatim untuk DPRD Surabaya yang tidak merespon permintaan hearing terkait pemenangan tender Rumah Sakit (RS) Surabaya Timur. Akhirnya Komis D pun mewujudkan permintaan hearing pada siang hari ini, Rabu (27/9/2023).

Di sela-sela hearing itu Komisi D membalas kado dari Kosgoro Jatim dengan memberi menu makan siang berisi nasi padang lauk otak sapi. Makanan itu diberikan oleh salah satu anggota perempuan Komisi D fraksi gabungan Demokrat-NasDem, yakni Herlina Harsono Njoto.

"Sego padang, soale ini pas jam makan siang, orang lapar biasane rodok kurang ngotak," kata Herlina, usai ditemui selalu.id saat hearing.

Menurut Herlina diberinya nasi padang lauk otak sapi mengingatkan siapapun agar tetap menjaga koridor sopan santun dan berperilaku yang mengedepankan pemikiran logis dan etis.

"Pakek otak, pakek mikir. Nek kurang ngotak, setidaknya kalau berperilaku jangan nyinggung orang lain. Ada banyak cara-cara lain yang bisa diambil dan masih mengedepankan akal sehat," tegasnya.

Terkait isu RS Surabaya Timur, Herlina meminta Pemerintah Kota tetap harus bersikap korektif. Terlebih lagi dalam mengawal anggaran Rp.500 Miliar untuk Rumah Sakit Gunung Anyar di Surabaya Timur itu.

"Temukan kesalahan dan mari kita perbaiki,
Mari kita sama-sama mengawasi dan mencermati pembangunan RS Surabaya Timur ini. Anggaran besar dan realisasinya dinanti masyarakat," tuturnya.

"Protes ke Komisi D sebenarnya gak pas. Seharusnya kemitraannya ke Komisi C. Tapi karena anggaran ada di Dinas Kesehatan, ya mau gak mau bahas disini," lanjutnya.

Sementara Ketua Kasgoro Jatim Yusuf Husni mengatakan bahwa sebenarnya jangan tersinggung. Ia menjelaskan kado tersebut bahwa sebagai wakil rakyat harus membantu juragannya yakni masyarakat.

"Dianggap pelecehan perempuan. Terserah saja kalau dianggap begitu, saya tidak memepersoalkan itu. Intinya ini terjadi karena tidak ada respons atas surat kita tertanggal 31 Agustus lalu," tegasnya.

Sekretaris Kosgoro Jatim Moh Alyas menjelaskan kembali bahwa kado pakaian dalam adalah sebuah simbolik kritik dan sudah biasa dalam pergerakan.

“Jadi jangan diartikan terlalu jauh, kan ini sebetulnya hanya kebetulan saja pimpinan komisinya seorang perempuan. Sebenarnya tujuannya ke Pimpinan DPRD atau Komisi C yang gendernya laki-laki, tetapi disposisinya ke Komisi D yang anggotanya banyak kaum perempuannya,” jelasnya.

Diketahui Kasgoro Jatim mempermasalahkan terkait adanya dugaan kecurangan dalam menentukan pemenang tender Rumah Sakit Surabaya Timur yang terlebih disinyalir adanya mafia proyek.

Anggaran Rumah Sakit Surabaya Timur diketahui sebesar Rp503.574.000.000 dan PT. PP mengajukan penawaran Rp494.603.098.000, sedangkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengajukan penawaran Rp476.884.578.000. Namun tawaran PT Waskita Karya yang lebih rendah justru kalah dari PT PP.

Bila dihitung ada selisih hampir Rp18 miliar atau tepatnya Rp17.718.520.000. Hal itu membuat mereka mempertanyakan pemenangan PT. PP yang justru menyia-nyiaan selisih anggaran yang cukup besar. Terlebih lagi Pemeneng tender itu tercatat sedang menjalani perkara hukum di PN Niaga Makasar.

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item