Senin, 19 Okt 2026 20:41 WIB

Cegah Flu Malaysia, DPRD Minta Dinkes Surabaya Perketat Pengawasan di Puskesmas dan Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Okt 2025 21:41 WIB

selalu.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo, mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) agar segera memperketat pengawasan dan surveilans di puskesmas serta rumah sakit. 

Langkah ini penting untuk mengantisipasi penyebaran flu Malaysia yang mulai terdeteksi di sejumlah daerah.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Begitu ketahuan adanya flu Malaysia, peningkatan surveillance di puskesmas maupun rumah sakit harus dilakukan sejak sekarang. Jangan tunggu kasusnya meningkat,” tegas Michael, Minggu (26/10/2025).

Dokter sekaligus politisi PSI ini menjelaskan, flu Malaysia merupakan varian influenza baru yang berbeda dengan H3N2 maupun H1N1. Kekebalan tubuh dari vaksin flu sebelumnya tidak sepenuhnya efektif menghadapi varian ini.

“Kita harus bangun imunitas sendiri. Vaksin flu sebelumnya tidak bisa melindungi sepenuhnya dari flu Malaysia,” ujarnya.

Menurut Michael, langkah paling efektif saat ini adalah pencegahan dini di sekolah-sekolah, terutama dengan menjaga kebersihan dan perilaku hidup sehat.

“Kalau ada anak sekolah yang flu, batuk, atau pilek tidak sembuh-sembuh, segera laporkan ke guru. Orang tua juga sebaiknya minta anaknya pakai masker saat bersin atau pilek,” katanya.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Ia menilai pemberian vaksin flu baru bisa menjadi solusi, namun biayanya akan cukup besar bagi APBD. Karena itu, edukasi dan pencegahan berbasis perilaku sehat lebih realistis dilakukan untuk saat ini.

Meski tidak seberbahaya virus H1N1, Michael menegaskan flu Malaysia tetap harus diwaspadai karena proses penyembuhannya lebih lama.

“Banyak yang bilang tidak bahaya, tapi justru berbahaya karena susah sembuh. Ada yang flu dua minggu tidak sembuh-sembuh, itu harus dipantau,” jelasnya.

Menjelang musim hujan, ia juga mengingatkan warga agar menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga, asupan gizi, dan kebersihan makanan.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

“Banyak orang malas olahraga karena hujan, padahal itu menurunkan imun. Hati-hati juga makanan di kulkas, kalau penyimpanan tidak benar bisa timbul jamur dan bakteri penyebab diare,” pesannya.

Michael mengajak agar masyarakat aktif melapor ke puskesmas atau posyandu bila menemukan gejala flu berkepanjangan di lingkungannya.

“Pelaporan dini penting supaya penanganannya cepat dan tidak menular ke banyak orang,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.