Senin, 02 Feb 2026 01:43 WIB

Cegah Flu Malaysia, DPRD Minta Dinkes Surabaya Perketat Pengawasan di Puskesmas dan Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Okt 2025 21:41 WIB

selalu.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo, mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) agar segera memperketat pengawasan dan surveilans di puskesmas serta rumah sakit. 

Langkah ini penting untuk mengantisipasi penyebaran flu Malaysia yang mulai terdeteksi di sejumlah daerah.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

“Begitu ketahuan adanya flu Malaysia, peningkatan surveillance di puskesmas maupun rumah sakit harus dilakukan sejak sekarang. Jangan tunggu kasusnya meningkat,” tegas Michael, Minggu (26/10/2025).

Dokter sekaligus politisi PSI ini menjelaskan, flu Malaysia merupakan varian influenza baru yang berbeda dengan H3N2 maupun H1N1. Kekebalan tubuh dari vaksin flu sebelumnya tidak sepenuhnya efektif menghadapi varian ini.

“Kita harus bangun imunitas sendiri. Vaksin flu sebelumnya tidak bisa melindungi sepenuhnya dari flu Malaysia,” ujarnya.

Menurut Michael, langkah paling efektif saat ini adalah pencegahan dini di sekolah-sekolah, terutama dengan menjaga kebersihan dan perilaku hidup sehat.

“Kalau ada anak sekolah yang flu, batuk, atau pilek tidak sembuh-sembuh, segera laporkan ke guru. Orang tua juga sebaiknya minta anaknya pakai masker saat bersin atau pilek,” katanya.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Ia menilai pemberian vaksin flu baru bisa menjadi solusi, namun biayanya akan cukup besar bagi APBD. Karena itu, edukasi dan pencegahan berbasis perilaku sehat lebih realistis dilakukan untuk saat ini.

Meski tidak seberbahaya virus H1N1, Michael menegaskan flu Malaysia tetap harus diwaspadai karena proses penyembuhannya lebih lama.

“Banyak yang bilang tidak bahaya, tapi justru berbahaya karena susah sembuh. Ada yang flu dua minggu tidak sembuh-sembuh, itu harus dipantau,” jelasnya.

Menjelang musim hujan, ia juga mengingatkan warga agar menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga, asupan gizi, dan kebersihan makanan.

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

“Banyak orang malas olahraga karena hujan, padahal itu menurunkan imun. Hati-hati juga makanan di kulkas, kalau penyimpanan tidak benar bisa timbul jamur dan bakteri penyebab diare,” pesannya.

Michael mengajak agar masyarakat aktif melapor ke puskesmas atau posyandu bila menemukan gejala flu berkepanjangan di lingkungannya.

“Pelaporan dini penting supaya penanganannya cepat dan tidak menular ke banyak orang,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.