Selasa, 03 Feb 2026 08:03 WIB

Ribuan Warga Surabaya Antusias Dapat Layanan Gratis RS Terapung Milik PDIP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Sep 2023 14:48 WIB
bakti sosial dan pemeriksaan gratis di Bulak Bandarejo Bulak Banteng
bakti sosial dan pemeriksaan gratis di Bulak Bandarejo Bulak Banteng

selalu.id - Ribuan warga Bulak Bandarejo, Kenjeran, Surabaya antusias mendapatkan pengobatan gratis dari Rumah Sakit (RS) Laksamana Malahayati milik Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan, Jumat (22/9/20239.

Koordinator Kapal, Laksdya (Purn) Agus Setiadji mengungkapkan sebelum ke Surabaya kapal tersebut telah berhenti di Lamongan dan Gresik. Tujuannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga Bulak Bandanrejo lantaran mereka sangat membutuhkan.

Baca Juga: Armuji Resmi Pimpin DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono Datang Beri Selamat

“Masyarakat Bulak Bandarejo membutuhkan pemeriksaan kesehatan dan bakti sosial ini menjadi modal kami untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Agus.

Agus mengungkapkan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan di antaranya cek tekanan darah, pengobatan ringan hingga pengobatan berat.

“Kalau sudah berat kami akan langsung rujuk ke RS besar seperti rumah sakit Dr Soetom dan RSAL. Kami punya link langsung rumah sakit besar di Jatim,” jelasnya.

Kata Agus, rumah sakit apung Kapal Laksamana Malahayati merupakan ide cemerlang PDI Perjuangan, yang bergerak memberikan bakti sosial kesehatan kepada masyarakat.

“Rumah sakit terapung Kapal Malahayati dari PDI Perjuangan merupakan satu-satunya kapal milik partai politik, menjangkau kawasan kepulauan dan warga terpencil. Sejak diluncurkan, kapal Laksamana Malahayati telah singgah di 18 tempat. Kali ini berada di Surabaya, memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat Bulak Bandarejo," kata Agus.

Baca Juga: PDIP Semampir Perkuat Kerja Kerakyatan dengan Bakti Sosial Rutin

Pensiunan TNI AL bintang tiga ini mengatakan, ada beberapa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat secara gratis. Diantaranya cek kesehatan, cek tekanan darah dan pengobatan lainnya.

"RS terapung Kapal Laksamana Malahayati memiliki fasilitas ruang operasi kecil dan besar. Jika ada warga sakit berat, akan langsung dirujuk ke rumah besar. Kita sudah bisa link ke rumah besar di Surabaya," jelas Agus.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Baktiono mengatakan total ada 1000 warga yang mengikuti kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis ini.

Baca Juga: Inilah Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Pengamat Sebut Satu Paling Unggul

“Luar biasa, antusiasme warga masyarakat. Meriah! Kami bersyukur atas baksos kesehatan Kapal Malahayati dari DPP PDI Perjuangan. Hari pertama, di Bulak Bandarejo, sekitar seribu lebih warga hadir. Hari kedua besok, pengobatan gratis digelar di Taman Suroboyo, Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak,” ujarnya.

Dia menjelaskan pertimbangan memilih tempat ini lantaran daerah Bulak Banteng Bandarejo merupakan kawasan terpencil sehingga perlu diberikan perhatian khusus.

“Ada dua lokasi pelaksanaan bakti sosial di Surabaya. Pertama di tempat ini, besok di Taman Suroboyo. Setelah itu baru kami mengajak warga semua untuk wisata bahari naik kapal rumah sakit keliling menuju pulau terdekat,” tandas Baktiono.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.