Senin, 22 Jun 2026 02:16 WIB

Lestarikan Budaya, Pemkot Surabaya Bubuhi Aksara Jawa di Plakat Kantor Dinas dan Balai Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Sep 2023 13:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi rencananya akan mengubah tulisan di plakat kantor lingkungan Pemerintah Kota dengan tulisan Aksara Jawa, khususnya plakat di Kantor Balai Kota.

"InsyaAllah tulisan kantor dinas akan diberikan bubuhan Aksara Jawa termasuk di gerbang masuk balai kota dan ruang balai kota," kata Eri Cahyadi, Rabu (13/9/2023).

Eri menjelaskan bahwa dirinya ingin mengingat dan melestarikan sejarah dengan mengembalikan trend tulisan Aksara Jawa, terutama di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

"Kita ingin mengembalikan tulisan aksar. Kita harus mengingat, jangan lupa sejarah," ungkap Eri.

Sementara Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony mendukung rencana Wali Kota tersebut yang awalnya merespon keluhan masyarakat terhadap aksara daerah.

Ia menyebut, sekitar sebanyak 12 aksara termasuk Jawa yang secara umum me jadi asing daripada aksara negara asing lainnya.

"Bagaimana pak Wali kira-kira menjadikan aksara Jawa kembali bisa dikenali sebagai jati diri daerah dan kearifan global dalam menghadapi gempuran aksara asing yang luar biasa terkenal, seperti kita lihat tenant makanan yang dari asing brandnya, itu nampak istilah asingnya," ungkapnya.

Sebab itu, Politisi Gerindra tersebut mendukung rencana Wali Kota yang mengintruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau setiap kantor dinas untuk disandingkan dengan Aksara Jawa.

"Saya pikir ini keteladanan yang baik. Dengan begitu kita bisa menangkap beliau betul-betul menerapkan ing ngarso sung tulodo (menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang di sekitarnya)," jelasnya.

Lebih lanjut AH Thony menambahkan dengan mendukung rencana Eri Cahyadi itu pemerintah pun butuh anggaran untuk merealiasasikan tulisan aksara jawa itu.

"Akan kita alokasikan. Sisi lain kita siapkan perda pemajuan kebudayaan salah satunya mengatur kebudayaan dan aksara. Pak Wali jadi leluasa mengeksplorasi nilai kedaerahan jadi warna kota," pungkasnya.

Baca Juga: Jangan Bandel Buka Usaha di Permukiman Bila Tak Mau Ditutup Pemkot Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Salah satu yang kembali mencuat adalah keberadaan bangunan sekolah lama yang diduga tempat Soekarno sekolah.

Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

“Mungkin 300–500, belum terhitung yang massa cair,” ujar Korlap aksi tentang gambaran massa yang akan terlibat.

Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa diarahkan berkumpul di Taman Bambu Runcing sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi. 

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam.

Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

Risky sebagai Koordinator Kabupaten Program BSPS 2024 mengatakan bahwa diperintahkan menyerahkan uang kompensasi kepada anggota dewan terebut.