Selasa, 03 Feb 2026 03:54 WIB

Lestarikan Budaya, Pemkot Surabaya Bubuhi Aksara Jawa di Plakat Kantor Dinas dan Balai Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Sep 2023 13:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi rencananya akan mengubah tulisan di plakat kantor lingkungan Pemerintah Kota dengan tulisan Aksara Jawa, khususnya plakat di Kantor Balai Kota.

"InsyaAllah tulisan kantor dinas akan diberikan bubuhan Aksara Jawa termasuk di gerbang masuk balai kota dan ruang balai kota," kata Eri Cahyadi, Rabu (13/9/2023).

Eri menjelaskan bahwa dirinya ingin mengingat dan melestarikan sejarah dengan mengembalikan trend tulisan Aksara Jawa, terutama di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

"Kita ingin mengembalikan tulisan aksar. Kita harus mengingat, jangan lupa sejarah," ungkap Eri.

Sementara Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony mendukung rencana Wali Kota tersebut yang awalnya merespon keluhan masyarakat terhadap aksara daerah.

Ia menyebut, sekitar sebanyak 12 aksara termasuk Jawa yang secara umum me jadi asing daripada aksara negara asing lainnya.

"Bagaimana pak Wali kira-kira menjadikan aksara Jawa kembali bisa dikenali sebagai jati diri daerah dan kearifan global dalam menghadapi gempuran aksara asing yang luar biasa terkenal, seperti kita lihat tenant makanan yang dari asing brandnya, itu nampak istilah asingnya," ungkapnya.

Sebab itu, Politisi Gerindra tersebut mendukung rencana Wali Kota yang mengintruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau setiap kantor dinas untuk disandingkan dengan Aksara Jawa.

"Saya pikir ini keteladanan yang baik. Dengan begitu kita bisa menangkap beliau betul-betul menerapkan ing ngarso sung tulodo (menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang di sekitarnya)," jelasnya.

Lebih lanjut AH Thony menambahkan dengan mendukung rencana Eri Cahyadi itu pemerintah pun butuh anggaran untuk merealiasasikan tulisan aksara jawa itu.

"Akan kita alokasikan. Sisi lain kita siapkan perda pemajuan kebudayaan salah satunya mengatur kebudayaan dan aksara. Pak Wali jadi leluasa mengeksplorasi nilai kedaerahan jadi warna kota," pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.