Rabu, 22 Jul 2026 22:44 WIB

Pakar Sistem Informasi Untag Surabaya Dorong Kesadaran Etika Siber

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 11 Sep 2023 07:57 WIB
Kepala Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Sistekin Untag) Surabaya, Supangat, M.Kom., PhD., ITIL., Cobit., CLA
Kepala Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Sistekin Untag) Surabaya, Supangat, M.Kom., PhD., ITIL., Cobit., CLA

selalu.id - Kejahatan dan penyalahgunaan media siber begitu marak terjadi, hal itu merupakan dampak dari kelonggaran etika dalam teknologi siber. Oleh karenanya,  etika teknologi siber perlu diterapkan ditengah berkembangnya teknologi siber di masyarakat.

Menurut Kepala Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Sistekin Untag) Surabaya, Supangat, M.Kom., PhD., ITIL., Cobit., CLA etika teknologi siber ini merupakan seperangkat nilai prinsip moral yang digunakan untuk mengatur tindakan perilaku dalam dunia siber.

“Mengapa etika teknologi sederhana itu penting untuk kita pelajari, karena teknologi siber itu dapat memberikan manfaat yang besar bagi penggunanya namun juga dapat membawa dampak negatif jika tidak diatur dengan baik," ujarnya, Senin (11/9/2023)

Misalnya saja, contoh dia, teknologi siber dalam aspek hukum, teknologi ini sangat berdampak pada sistem hukum. Seperti pada penggunaan bukti elektronik, jaringan komunikasi yang aman dan perangkat lunak AI.

“Namun tindak kejahatan dalam teknologi server seperti hacking dan pencurian identitas itu dapat menimbulkan kerugian besar bagi korban dan harus dihindari dengan hal ini pentingnya menjaga keamanan data dan privasi. Karena jika tidak memahami etika teknologi dapat terjadi peretasan perangkat seperti kebocoran data pribadi,” jabar dia.

Untuk menanggulangi hal yang tidak diinginkan, Supangat menyarankan pengguna harus menerapkan manajemen sandi yang kuat dan penggunaan dua faktor autentikasi yang dapat membantu melindungi data pribadi.

“Selain itu perlu melindungi obrolan online. Aplikasi obrolan itu harus memiliki enkripsi akhir ke akhir untuk memastikan pesan tidak dapat dibaca oleh pihak ketiga,” tambah dia.

Supangat juga menilai, berkembangnya teknologi siber juga akan membawa dampak positif, salah satunya yaitu peningkatan harga informasi dan pendidikan. Kemudian akan mempercepat komunikasi dalam sebuah pekerjaan.

Terakhir mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk sebuah bisnis dan industri.

“Sedangkan negatifnya, yang pertama bisa kita lihat kejahatan siber dalam penggunaan teknologi itu dapat menyebabkan kerugian besar. Yang kedua, ketergantungan pada teknologi dan ketiga akan menimbulkan masalah keamanan,”urainya.

Oleh karena itu masyarakat harus paham terhadap penanggulangan kejahatan siber yang kerap. Bisa dilakukan dengan pelatihan siber yang tepat, kemudian perlu adanya regulasi yang lebih ketat terkait dengan penggunaan teknologi yang melindungi masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.