Selasa, 21 Jul 2026 20:22 WIB

Kabar Gembira! Exit Tol Surabaya Gresik Ditarget Selesai Sepekan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 07 Sep 2023 13:15 WIB
Betonisasi di Exit Tol Dupak Rukun Surabaya
Betonisasi di Exit Tol Dupak Rukun Surabaya

selalu.id - Proses betonisasi Jalan Dupak Rukun di Exit Tol Surabaya-Gresik yang dikerjakaan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya tengah dalam tahap akhir pengerjaan, sehingga diperkiraan akan rampung dalam sepekan.

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya, Adi Gunita menyebut bahwa sejak dikerjakan mulai 12 Juli-31 Agustus 2023, pengerjaan betonisasi sudah terealisasi 66,369 persen. Bahkan ini melebihi target rencana sebelumnya yang hanya sebesar 50,326 persen.

Baca Juga: Warga Surabaya Menjerit soal Debu Proyek Drainase, DSDABM Siapkan Sanksi Tegas pada Kontraktor

Adi menjelaskan saat ini proses pengerjaan betonisasi sudah sampai tahap pengecoran Segmen-2 di Jalan Dupak sisi utara.

“Sisi utara itu tinggal pengecoran di Segmen-2 dekatnya median jalan, itu tinggal beberapa meter ya, mungkin sebelum 11 September bisa selesai,” kata Adi, Kamis (7/9/2023).

Tak hanya itu, Adi menjelaskan, di sisi pertigaan jalan dari Exit Tol menuju ke Jalan Dupak juga ada proses pengecoran jalan. Pengerjaan tersebut ada di jalur dari arah Tol Gresik-Surabaya menuju ke Jalan Dupak.

“Yang mau masuk ke rigid Jalan Dupak ke arah Jalan Tanjungsari ke arah utara itu kan ada pertigaan ya, itu nggak bisa ditutup pengecoran secara keseluruhan. Jadi, ada 2 Segmen buka tutup modelnya, kita selesaikan sisi timur dahulu, setelah selesai, baru kita buka kemudian dilanjutkan sisi baratnya,” jelasnya.

Baca Juga: Macet di Jalan Prof Moestopo Surabaya Imbas Proyek Drainase Diperkirakan hingga September 2026

Selanjutnya, DSDABM Surabaya mulai mengerjakan betonisasi di Jalan Dupak sisi selatan pada Selasa, (5/9/2023) malam dan ditargetkan bisa selesai paling lambat Senin, (18/9/2023) mendatang.

"Paling lambat 18 September 2023 dan bisa open traffic (pembukaan jalan)," jelasnya.

Adi menerangkan, sebelum pelaksanaan pengerjaan Jalan Dupak sisi selatan, sudah dilakukan sosialisasi bersama antara DSDABM Kota Surabaya dengan Kecamatan Asemrowo. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberitahu warga RT 05/RW 02 dan RT 09/RW 02, Kelurahan Asemrowo, bahwa ada pengerjaan betonisasi jalan hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Tangani Banjir Surabaya, Pemkot Siapkan 8 Rumah Pompa Baru

Selain itu, Pemkot Surabaya juga sudah melakukan pemasangan rambu informasi terkait pengerjaan betonisasi di Jalan Dupak sisi selatan. Tujuannya, agar pengguna jalan dan warga mengetahui terkait pengerjaan betonisasi di kawasan Jalan Dupak.

“Kami pasang rambu informasi ya di beberapa titik, seperti di Jalan Pasar Besar, Jalan Demak, hingga Jalan Tembaan. Secara traffic, Jalan Dupak sisi selatan tidak terlalu padat seperti di sisi utara, namun pengguna jalan perlu tahu terkait kegiatan betonisasi ini terlebih dahulu,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban.