Minggu, 01 Feb 2026 23:46 WIB

Kabar Gembira! Exit Tol Surabaya Gresik Ditarget Selesai Sepekan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 07 Sep 2023 13:15 WIB
Betonisasi di Exit Tol Dupak Rukun Surabaya
Betonisasi di Exit Tol Dupak Rukun Surabaya

selalu.id - Proses betonisasi Jalan Dupak Rukun di Exit Tol Surabaya-Gresik yang dikerjakaan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya tengah dalam tahap akhir pengerjaan, sehingga diperkiraan akan rampung dalam sepekan.

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya, Adi Gunita menyebut bahwa sejak dikerjakan mulai 12 Juli-31 Agustus 2023, pengerjaan betonisasi sudah terealisasi 66,369 persen. Bahkan ini melebihi target rencana sebelumnya yang hanya sebesar 50,326 persen.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Adi menjelaskan saat ini proses pengerjaan betonisasi sudah sampai tahap pengecoran Segmen-2 di Jalan Dupak sisi utara.

“Sisi utara itu tinggal pengecoran di Segmen-2 dekatnya median jalan, itu tinggal beberapa meter ya, mungkin sebelum 11 September bisa selesai,” kata Adi, Kamis (7/9/2023).

Tak hanya itu, Adi menjelaskan, di sisi pertigaan jalan dari Exit Tol menuju ke Jalan Dupak juga ada proses pengecoran jalan. Pengerjaan tersebut ada di jalur dari arah Tol Gresik-Surabaya menuju ke Jalan Dupak.

“Yang mau masuk ke rigid Jalan Dupak ke arah Jalan Tanjungsari ke arah utara itu kan ada pertigaan ya, itu nggak bisa ditutup pengecoran secara keseluruhan. Jadi, ada 2 Segmen buka tutup modelnya, kita selesaikan sisi timur dahulu, setelah selesai, baru kita buka kemudian dilanjutkan sisi baratnya,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Kelalaian Puskesmas Dupak, Pemkot Surabaya Didesak Ambil Tindakan Tegas

Selanjutnya, DSDABM Surabaya mulai mengerjakan betonisasi di Jalan Dupak sisi selatan pada Selasa, (5/9/2023) malam dan ditargetkan bisa selesai paling lambat Senin, (18/9/2023) mendatang.

"Paling lambat 18 September 2023 dan bisa open traffic (pembukaan jalan)," jelasnya.

Adi menerangkan, sebelum pelaksanaan pengerjaan Jalan Dupak sisi selatan, sudah dilakukan sosialisasi bersama antara DSDABM Kota Surabaya dengan Kecamatan Asemrowo. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberitahu warga RT 05/RW 02 dan RT 09/RW 02, Kelurahan Asemrowo, bahwa ada pengerjaan betonisasi jalan hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Ganggu Akses Sekolah, Pasar Loak Dupak Rukun Ditertibkan

Selain itu, Pemkot Surabaya juga sudah melakukan pemasangan rambu informasi terkait pengerjaan betonisasi di Jalan Dupak sisi selatan. Tujuannya, agar pengguna jalan dan warga mengetahui terkait pengerjaan betonisasi di kawasan Jalan Dupak.

“Kami pasang rambu informasi ya di beberapa titik, seperti di Jalan Pasar Besar, Jalan Demak, hingga Jalan Tembaan. Secara traffic, Jalan Dupak sisi selatan tidak terlalu padat seperti di sisi utara, namun pengguna jalan perlu tahu terkait kegiatan betonisasi ini terlebih dahulu,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.