Kamis, 04 Jun 2026 13:02 WIB

Kasus Dugaan Kelalaian Puskesmas Dupak, Pemkot Surabaya Didesak Ambil Tindakan Tegas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jun 2025 11:45 WIB
Ilustrasi medis
Ilustrasi medis

selalu.id – Kasus dugaan kelalaian pelayanan di Puskesmas Dupak, Surabaya, yang diduga menyebabkan kematian seorang warga, memicu protes dari warga RW 05 Dupak Bangunrejo. Mereka mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertanggung jawab atas insiden tersebut.

 

Baca Juga: 18 Murid TK Diduga Keracunan MBG, SPPG Penyedia Kerap Dapat Keluhan

Wakil RT 05 Dupak Bangunrejo, Dani Bahtiar, mengatakan bahwa Lurah dan Kepala Puskesmas memang telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban. Namun, menurutnya, permintaan maaf itu belum cukup dan justru menguatkan dugaan adanya pelanggaran prosedur.

 

“Pihak puskesmas menyebut ini kelalaian, padahal bagi kami ini lebih ke arah kesengajaan karena petugas tidak segera datang setelah suami korban meminta bantuan,” ujar Dani, Minggu (29/6/2025).

 

Warga menolak audiensi terbatas dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Krembangan. Mereka meminta pertemuan langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Komisi D DPRD Kota Surabaya.

 

“Warga ingin audiensi yang serius, bukan hanya forum komunikasi biasa. Kami ingin Kepala Dinas Kesehatan hadir agar bisa langsung menekan Kepala Puskesmas dan stafnya. Pemkot harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” tegas Dani.

 

Dani juga menyebut bahwa hingga saat ini Kepala Puskesmas Dupak belum menghubungi langsung keluarga korban, yang menurutnya memperburuk kepercayaan warga terhadap layanan kesehatan di wilayah tersebut.

 

Baca Juga: Breaking News: Lelaki Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi NasDem, Imam, yang menyatakan akan mendorong Pemkot agar mengambil langkah tegas.

 

“Meskipun Pak Imam tidak meminta pencopotan Kepala Puskesmas, ia menegaskan akan terus menyuarakan hal ini jika tidak ada tindakan nyata,” katanya.

 

Respons dari Kepala Dinas Kesehatan Surabaya turut menjadi sorotan. Warga menilai pernyataan yang diberikan bersifat normatif dan belum menunjukkan kepedulian terhadap pelayanan publik.

 

Baca Juga: Melalui Kader Surabaya Hebat, Pemkot Pantau Kesehatan Warga Secara Digital

Sebagai bentuk protes, warga telah mengirim surat pengaduan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Mereka menuntut pencopotan Kepala Puskesmas Dupak dari jabatannya.

 

“Kami sudah kirim surat pengaduan dan tuntutan atas nama paguyuban warga Dupak Bangunrejo ke Pak Eri terkait masalah ini. Kami ingin Kapus dicopot,” pungkas Dani.

 

Sebelumnya, Joko Widodo, warga Jalan Dupak Bangunrejo I, mengaku kehilangan istrinya akibat lambannya respons dari Puskesmas Dupak. Ia menyatakan telah dua kali menghubungi Command Center 112 dan sempat mendatangi langsung puskesmas, namun tidak mendapat pertolongan medis secara cepat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.