Sabtu, 04 Jul 2026 09:31 WIB

Ganggu Akses Sekolah, Pasar Loak Dupak Rukun Ditertibkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Jul 2024 16:56 WIB
Satpol PP lakukan penataan Pasar Loak Dupak Rukun
Satpol PP lakukan penataan Pasar Loak Dupak Rukun

selalu.id - Pemkot Surabaya melakukan pertiban atau penataan ulang lokasi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Loak Dupak, Senin (8/7/2024).

Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti mengatakan penertiban karena meja dan gerobak para peragang membuat badan jalan sepanjang jalan Dupak Rukun menyempit.



Kata dia, penataan para PKL di kawasan Pasar Loak Dupak ini merupakan tindak lanjut keluhan warga maupun orang tua lantaran macet yang menyebabkan keterlambatan para siswa-siswi masuk ke sekolah.

Baca Juga: DKS Resmi Laporkan Pemkot atas Dugaan Pencurian Aset Budaya ke Polrestabes Surabaya



“Penataan para PKL ini bersifat urgent, karena di Jalan Dupak Rukun ini ada akses masuk bagi anak-anak yang bersekolah di SMP Negeri 42 Surabaya dan SD Negeri Asemrowo. Selama ini mereka terhambat, kadang juga  ada keluhan terlambat karena macet tidak bisa masuk ke sekolah,” kata Irna.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Tak Ada Lagi Stigma Jukir Liar: No Intimidasi, No Sara!



Selain menganggu akses jalan menuju ke sekolah, penataan PKL di Jalan Dupak Rukun ini dilakukan, dikarenakan beberapa bangunan semi permanen dari para pedagang berdiri diatas saluran air.

Tak hanya itu, sebelum dilakukan penataan, Irna mengatakan sudah melakukan sosialisasi kepada para PKL untuk membongkar bangunannya secara mandiri.

Baca Juga: Kenakalan Remaja di Surabaya Tahun Ini Disebut Turun, Apa Iya?



“Sudah kita lakukan sosialisasi ke 154 pedagang yang berjualan disini, dan sebelumnya kita juga meminta kepada para pedagang untuk membongkar bangunan mereka, karena itu sudah termasuk bangunan liar diatas saluran. Alhamdulillah mereka koopertif saat kita lakukan penataan,” jelas Irna.

Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan guna melakukan penataan para PKL, mulai dari melakukan pembongkaran bangunan yang memakan jalan, hingga melakukan pengerukan saluran air.

“Kita kerahkan 300 personel yang tergabung dari rekan-rekan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), rekan-rekan dari kecamatan kelurahan Asemrowo, jajaran samping Kodim Utara, Gartap, Polsek Asemrowo serta Polres Tanjung Perak,” papar Irna.

Lebih lanjut Irna mengatakan, kegiatan penataan tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Ia menambahkan, penataan para PKL di Pasar Loak Dupak ini, akan dilakukan secara bertahap selama satu minggu kedepan.

“Rencananya akan kita lakukan normalisasi saluran air ini, nantinya akan dibuatkan jalan alternatif oleh rekan-rekan DSDABM supaya anak-anak bisa lebih leluasa untuk akses ke sekolah mereka. Nantinya juga akan dibangun taman-taman disepanjang jalan menuju ke sekolah,” jelas Irna.

Nantinya, pihaknya bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya akan mengarahkan para pedagang untuk masuk kedalam stand milik PD Pasar Surya.

“Ini tanah aset milik PD Pasar Surya, selanjutnya akan kita tata kembali didalamnya, sehingga para PKL yang mau menyewa di Pasar Surya akan kami arahkan untuk masuk ke dalam pasar dan akan kita tata bersama-sama,” pungkas.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demi Upah Rp50-100 Ribu, Kurir Paket di Surabaya Rela Melawan Hukum

Kurir paket itu kini hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Ia pun hanya bisa pasrah.

Tangani Banjir Margomulyo-Tandes, Pemkot Surabaya Siapkan Pembangunan Mini Bozem

Proyek itu diharapkan dapat jadi solusi banjir yang selama ini mengganggu aktivitas lalu lintas di kawasan Margomulyo dapat berkurang secara bertahap.

Polrestabes Surabaya Buka Bazar Gratis Pengembalian Motor Laka Lantas, Catat Tanggal dan Syaratnya

Kendaraan yang jadi barang bukti laka lantas, bisa diambil di Kantor Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya di Jalan Dukuh Kupang Barat.

Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

Setiap hari, kadang warga juga mengadakan air sumur yang tidak cukup baik untuk memasak hingga mandi.

Ngawurnya Pembuangan Limbah Tetes PT Enero di Mojokerto, Baunya Menyengat

Pembuangan limbah tetes itu dikeluhkan oleh warga yang juga membuka warung sekitar lokasi lantaran bau limbah yang dibuang sangat menyengat.

Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

BMKG memperkirakan kondisi ini akan terus berlangsung seiring berjalannya musim kemarau, hingga mencapai puncaknya pada Agustus 2026.