Minggu, 06 Sep 2026 15:32 WIB

Fereil, Penurun Panas Herbal Ciptaan Mahasiswa UNAIR

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 07 Sep 2023 10:37 WIB
Fereil, inovasi penurun demam buatan mahasiswa UNAIR
Fereil, inovasi penurun demam buatan mahasiswa UNAIR

selalu.id - Lima mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan inovasi produk herbal penurun deman yakni Fereil. Produk ini berbahan dasar ekstrak bawang merah (Allium cepa), jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Virgin Coconut Oil.

Bahkan inovasi para mahasiswa itu lolos
dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang kewirausahaan (PKM-K) hingga mendapatkan pendanaan dari Dirjen Dikti Kemendikbud RI pada 2023. Antara lain Anisa, Jazirotus Sakinah, Istiana Putri dan Eni Faidotul Fitriyah dari jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi.Serta Elly Rachmawati dari jurusan Radiologi Fakultas Vokasi.

Ketua Tim Mahasiswan UNAIR, Anisa mengatakan bahwa alasannya membuat inovasi Fereil, dari pengalaman pribadinya yang mengalami demam dan mendapat pengobatan dari ibunya lewat racikan minyak bawang merah dan jeruk nipis.

Di samping inspirasi tersebut, kata dia, timnya juga mengkhawatirkan dampak buruk dari demam jika tidak segera teratasi akan mengakibatkan dehidrasi, kekurangan oksigen, kerusakan neurologis dan kejang.

“Untuk meminimalisir dampak negatif itu, perlunya pengobatan antipiretik (obat yang digunakan untuk meredakan atau mengurangi demam) ataupun metode fisik (kompres),” kata Anisa, Kamis (7/9/2023).

Ia juga menegaskan efektivitas antipiretik jauh lebih maksimal apabila penggunaannya bersamaan dengan terapi herbal baluran bawang merah dan jeruk nipis.

Dalam satu set Fereil bisa 2 in 1, dengan beberapa kelebihan yakni bisa dioleskan pada dahi dan pelipis untuk mengurangi demam, pusing, atau pun saat masuk angin. Selain itu, dilengkapi dengan alat untuk kerokan di leher atau punggung.

“Inovasi Fereil murni dari hasil riset tim di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr Junairiah SSi Mkes seraya otodidak belajar dari youtube dan jurnal, hal ini juga tak lepas bantuan dari  UNAIR dan para mentor Garuda Sakti,” katanya.

Inovasi produk ini juga turut mendukung ketercapaian SDGs point pertama (tanpa kemiskinan) dan ketiga (kehidupan sehat dan sejahtera).

“Karena turut menyelesaikan masalah kesehatan seperti demam, pegal-pegal, dan lain lain. Lalu dengan keadaan sehat, orang dapat beraktivitas normal, kerja produktif, tidak terhambat mencari nafkah dengan harapan membuka pintu kesejahteraan. Lebih jauh lagi, nantinya Fereil dapat mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia dengan membuka lowongan pekerjaan,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa Untag Surabaya Gagas Inovasi Alat Bantu Virtual GPS Tracking

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item