Rabu, 21 Okt 2026 21:50 WIB

Mahasiswa Untag Surabaya Gagas Inovasi Alat Bantu Virtual GPS Tracking

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 19 Agu 2024 02:23 WIB
Tongkat Virtual Tunanetra
Tongkat Virtual Tunanetra

selalu.id - Berbekal keinginan membantu para penyandang tunanetra, Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Septian Dwi Cahya mengembangkan alat pendeteksi halangan dan lubang yang dinamai ‘Tongkat Virtual Tunanetra.’

Alat ini merupakan hasil tugas akhirnya dengan judul ‘Tongkat Virtual Tunanetra Mengetahui Halangan Lurus dan Lubang dengan Output Getaran dan Suara’.
Septian mengaku dalam penyusunan tugas akhirnya banyak sekali dukungan dan arahan dari berbagai pihak, terutama Ir. Sugiono, M.T selaku dosen pembimbing dan dua orang penyandang tunanetra yang menjadi subjek dalam penelitian ini.

“Tujuan utama saya mengambil tugas akhir ini untuk mengembangkat alat bantu yang dapat digunakan penyandang tunanetra dalam berjalan dengan lebih aman dan mandiri. Sehingga dalam perjalanannya, mereka dapat menghindari gangguan atau halangan,” jelasnya.
Alat ini dirancang dalam bentuk kotak berukuran 10,5 cm x 17,5 cm x 5,8 cm yang dapat dipasang pada sabuk. Dilengkapi dengan fitur GPS tracking berbasis website, alat ini memungkinkan keluarga melacak lokasi pengguna secara real-time.

“Setelah alat ini digunakan, GPS akan mengirimkan data lokasi ke program yang hanya dapat diakses oleh keluarga, asalkan terhubung dengan hotspot dari handphone atau Mi-Fi,” tambah Septian, yang akan diwisuda pada akhir bulan ini.
Septian juga menambahkan, alat yang dibuat ini menggunakan sensor ultrasonik yang memiliki kemampuan mendeteksi halangan lurus dengan akurasi jarak maksimal 50 cm dan lubang di jalan dengan akurasi jarak maksimal 100 cm.

“Alat ini akan memberikan peringatan berupa suara dan getaran yang mudah dikenali pengguna. Sehingga harapannya dapat meningkatkan mobilitas dan keamanan bagi pengguna dalam beraktivitas sehari-hari,” terangnya.
Selain masih memiliki kapasitas baterai yang rendah, Septian juga berharap alat ini juga dapat dikembangkan agar dapat terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI) dan dapat mengenali objek lain.

“Jadi selain baterai yang butuh lebih besar kapasitasnya, pengembangkan yang dilakukan dapat berupa peningkatan kualitas suara dan getaran pada alat agar dapat mudah didengar jelas meskipun dalam kondisi bising. Selain itu, saya berharap alat ini juga dapat mendeteksi objek lain seperti orang sekitar atau kendaraan pada pengembangkan berikutnya,” pungkas mahasiswa yang berhasil lulus empat semester tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).