Kamis, 04 Jun 2026 13:02 WIB

Surabaya Darurat Narkoba, BNN Sebut 24 Kelurahan Kategori Bahaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Sep 2023 16:29 WIB
Ilustrasi narkotika
Ilustrasi narkotika

selalu.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat total sebanyak 24 kelurahan di Surabaya mengalami darurat narkoba dengan kategori bahaya.

"24 Kelurahan masuk dalam kategori 'Bahaya' dari total 154 Kelurahan di Surabaya" Kasi Humas BNNK wilayah Surabaya, Singgih Pratomo, kepada selalu.id, Rabu (6/9/2023).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Singgih menjelaskan bahwa data tersebut sesuai dengan indikator penilaian dari BNNK wilayah Surabaya pada data pendukung di tahun 2022. Pihaknya, pun sudah mengirim laporan itu kepada Pemkot Surabaya

"Dan data tersebut sudah kami laporkan kepada Pemerintah Kota Surabaya selaku Kepala Daerah dan instansi terkait lainnya dalam rangka mewujudkan Kelurahan atau Desa Bersinar (Bersih Narkoba)," ujarnya.

Puluhan kelurahan darurat narkoba itu, kata dia, untuk indikator utamanya adalah kalkulasi kasus pengedar, temuan barang bukti, tersangka, dan penyalahgunaan narkoba, serta tindak kriminalitas.

"Unsur-unsur yang ada dalam indikator kita ada, maka daerah tersebut masuk dalam kategori 'bahaya'," jelasnya.

Dengan ini, BNNK Surabaya melakukan upaya-upaya untuk mencegah kelurahan-kelurahan yang darurat narkoba tersebut. Singgih menerangkan, pihaknya sudah memiliki program di dua kelurahan.

"Saat ini kita sudah memiliki 2 Kelurahan yang memiliki program Kelurahan Bersinar tersebut, yaitu: Kelurahan Tegalsari dan Kelurahan Kedungdoro. Yang juga masuk dalam prioritas nasional," terangnya.

Selain itu, BNN juga berkalobarasi dengan bersinergi bersama Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya untuk segera membuat perda untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

"Kita juga telah bersinergi dengan Pemkot Surabaya serta DPRD Kota Surabaya untuk segera mengebut Perda terkait P4GN,"pungkasnya.

Berikut 24 Kelurahan darurat narkoba kategori bahaya, antara lain:

1.KELURAHAN KENJERAN

2.KELURAHAN SUKOLILO BARU

3.KELURAHAN GUNDIH

4.KELURAHAN TEMBOK DUKUH

5.KELURAHAN DUKUH PAKIS

6.KELURAHAN BULAK BANTENG

7.KELURAHAN TAMBAK WED

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

8.KELURAHAN DUPAK

9.KELURAHAN MOROKREMBANGAN KELURAHAN PERAK UTARA

10.KELURAHAN MEDOKAN AYU

11.KELURAHAN BANYUURIP

12.KELURAHAN PAKIS

13.KELURAHAN PETEMON

14.KELURAHAN PUTAT JAYA

15.KELURAHAN SIDOTOPO

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

16.KELURAHAN WONOKUSUMO

17.KELURAHAN SIMOLAWANG

18.KELURAHAN DR SUTOMO

19.KELURAHAN KEDUNGDORO

20.KELURAHAN TEGALSARI

21.KELURAHAN BABATAN

22.KELURAHAN SIWALANKERTO

24.KELURAHAN SAWUNGGALING

Editor : Ading
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.