Selasa, 03 Feb 2026 00:59 WIB

Gandeng Influencer, JCI berhasil Kumpulkan 60 Kantong Plasma Konvalesen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Agu 2021 21:31 WIB
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur

Surabaya (selalu.id) - Sebanyak 60 kantong darah plasma konvalesen berhasil dikumpulkan dalam acara donor yang digelar oleh Junior Chamber Internasional (JCI) East Java selama lima minggu. Ketatnya standart dari Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya membuat target yang semula 200 kantong untuk membantu pasien Covid-19 menurun.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Untuk mendongkrak banyaknya calon pendonor plasma konvalesen, JCI East Java menggandeng influencer dan menambah hadiah voucher belanja Rp 350 Ribu bagi pendonor yang lolos screening disamping juga menyiapkan uang tunai Rp. 250 Ribu. Langkah ini dilakukan agar target 200 kantong darah plasma konvalesen dapat tercapai.

"Jadi kita menyediakan berbagai macam voucher dari brand-brand pilihan supaya ini sebagai rewardnya buat para pendonor, supaya menarik minat dari para pendonor semakin banyak juga yang tahu dengan gerakan kita ini," ujar Project Director Donor Plasma Konvalesen JCI East Java Yohan Tanoko di gedung Srijaya Surabaya, Minggu (1/8/2021).

Influencer sekaligus pemilik Kebab Turki Baba Rafi Hendy Setiono juga digandeng JCI East Java untuk mengajak pengikutnya yang penyintas Covid-19 agar tergerak menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Untuk mau mengerahkan pengikut-pengikutnya terutama di Instagram supaya bisa lebih tahu tentang gerakan kita dan terketuk hatinya," imbuh Yohan.

Hendy Setiono yang juga penyintas Covid-19 merasa bersyukur diajak JCI East java untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, dan dirinya kedepannya akan mengajak penyintas lainnya agar mensukseskan gerakan sosial membantu pasien yang sekarang sedang berjuang sembuh dari paparan virus corona.

"Saya mengajak juga teman-teman alumnus Covid-19 lain yang sudah sembuh dan ternyata ajakan saya disambut positif. Saya melihat banyak dari mereka yang sudah sembuh, sudah menerima plasma donor dan tergerak untuk juga mendonorkan dan berkontribusi sebagai donor plasma kepada yang lain," kata Hendy.

Hendy yang juga pengusaha muda ini juga menyarankan agar masyarakat yang menjadi penyintas Covid-19 ikut mendonorkan plasma darahnya di Gedung Srijaya tiap hari Minggu. 

"Akan sangat membantu sekali buat misi pemerintah dalam memerangi dari adanya pandemi Covid-19 ini," ajaknya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.