Minggu, 06 Sep 2026 11:31 WIB

Gandeng Influencer, JCI berhasil Kumpulkan 60 Kantong Plasma Konvalesen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Agu 2021 21:31 WIB
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur

Surabaya (selalu.id) - Sebanyak 60 kantong darah plasma konvalesen berhasil dikumpulkan dalam acara donor yang digelar oleh Junior Chamber Internasional (JCI) East Java selama lima minggu. Ketatnya standart dari Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya membuat target yang semula 200 kantong untuk membantu pasien Covid-19 menurun.

Baca Juga: Rp1 Triliun Disiapkan untuk Penanganan Genangan Surabaya, Sasar 200 Titik Lokasi

Untuk mendongkrak banyaknya calon pendonor plasma konvalesen, JCI East Java menggandeng influencer dan menambah hadiah voucher belanja Rp 350 Ribu bagi pendonor yang lolos screening disamping juga menyiapkan uang tunai Rp. 250 Ribu. Langkah ini dilakukan agar target 200 kantong darah plasma konvalesen dapat tercapai.

"Jadi kita menyediakan berbagai macam voucher dari brand-brand pilihan supaya ini sebagai rewardnya buat para pendonor, supaya menarik minat dari para pendonor semakin banyak juga yang tahu dengan gerakan kita ini," ujar Project Director Donor Plasma Konvalesen JCI East Java Yohan Tanoko di gedung Srijaya Surabaya, Minggu (1/8/2021).

Influencer sekaligus pemilik Kebab Turki Baba Rafi Hendy Setiono juga digandeng JCI East Java untuk mengajak pengikutnya yang penyintas Covid-19 agar tergerak menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Untuk mau mengerahkan pengikut-pengikutnya terutama di Instagram supaya bisa lebih tahu tentang gerakan kita dan terketuk hatinya," imbuh Yohan.

Hendy Setiono yang juga penyintas Covid-19 merasa bersyukur diajak JCI East java untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, dan dirinya kedepannya akan mengajak penyintas lainnya agar mensukseskan gerakan sosial membantu pasien yang sekarang sedang berjuang sembuh dari paparan virus corona.

"Saya mengajak juga teman-teman alumnus Covid-19 lain yang sudah sembuh dan ternyata ajakan saya disambut positif. Saya melihat banyak dari mereka yang sudah sembuh, sudah menerima plasma donor dan tergerak untuk juga mendonorkan dan berkontribusi sebagai donor plasma kepada yang lain," kata Hendy.

Hendy yang juga pengusaha muda ini juga menyarankan agar masyarakat yang menjadi penyintas Covid-19 ikut mendonorkan plasma darahnya di Gedung Srijaya tiap hari Minggu. 

"Akan sangat membantu sekali buat misi pemerintah dalam memerangi dari adanya pandemi Covid-19 ini," ajaknya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.