Rabu, 21 Okt 2026 17:16 WIB

Gandeng Influencer, JCI berhasil Kumpulkan 60 Kantong Plasma Konvalesen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Agu 2021 21:31 WIB
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur

Surabaya (selalu.id) - Sebanyak 60 kantong darah plasma konvalesen berhasil dikumpulkan dalam acara donor yang digelar oleh Junior Chamber Internasional (JCI) East Java selama lima minggu. Ketatnya standart dari Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya membuat target yang semula 200 kantong untuk membantu pasien Covid-19 menurun.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Untuk mendongkrak banyaknya calon pendonor plasma konvalesen, JCI East Java menggandeng influencer dan menambah hadiah voucher belanja Rp 350 Ribu bagi pendonor yang lolos screening disamping juga menyiapkan uang tunai Rp. 250 Ribu. Langkah ini dilakukan agar target 200 kantong darah plasma konvalesen dapat tercapai.

"Jadi kita menyediakan berbagai macam voucher dari brand-brand pilihan supaya ini sebagai rewardnya buat para pendonor, supaya menarik minat dari para pendonor semakin banyak juga yang tahu dengan gerakan kita ini," ujar Project Director Donor Plasma Konvalesen JCI East Java Yohan Tanoko di gedung Srijaya Surabaya, Minggu (1/8/2021).

Influencer sekaligus pemilik Kebab Turki Baba Rafi Hendy Setiono juga digandeng JCI East Java untuk mengajak pengikutnya yang penyintas Covid-19 agar tergerak menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Untuk mau mengerahkan pengikut-pengikutnya terutama di Instagram supaya bisa lebih tahu tentang gerakan kita dan terketuk hatinya," imbuh Yohan.

Hendy Setiono yang juga penyintas Covid-19 merasa bersyukur diajak JCI East java untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, dan dirinya kedepannya akan mengajak penyintas lainnya agar mensukseskan gerakan sosial membantu pasien yang sekarang sedang berjuang sembuh dari paparan virus corona.

"Saya mengajak juga teman-teman alumnus Covid-19 lain yang sudah sembuh dan ternyata ajakan saya disambut positif. Saya melihat banyak dari mereka yang sudah sembuh, sudah menerima plasma donor dan tergerak untuk juga mendonorkan dan berkontribusi sebagai donor plasma kepada yang lain," kata Hendy.

Hendy yang juga pengusaha muda ini juga menyarankan agar masyarakat yang menjadi penyintas Covid-19 ikut mendonorkan plasma darahnya di Gedung Srijaya tiap hari Minggu. 

"Akan sangat membantu sekali buat misi pemerintah dalam memerangi dari adanya pandemi Covid-19 ini," ajaknya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.