Rabu, 22 Jul 2026 17:00 WIB

Gandeng Influencer, JCI berhasil Kumpulkan 60 Kantong Plasma Konvalesen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Agu 2021 21:31 WIB
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur
Donor plasma konvalesen yang digelar JCI Jawa Timur

Surabaya (selalu.id) - Sebanyak 60 kantong darah plasma konvalesen berhasil dikumpulkan dalam acara donor yang digelar oleh Junior Chamber Internasional (JCI) East Java selama lima minggu. Ketatnya standart dari Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya membuat target yang semula 200 kantong untuk membantu pasien Covid-19 menurun.

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Untuk mendongkrak banyaknya calon pendonor plasma konvalesen, JCI East Java menggandeng influencer dan menambah hadiah voucher belanja Rp 350 Ribu bagi pendonor yang lolos screening disamping juga menyiapkan uang tunai Rp. 250 Ribu. Langkah ini dilakukan agar target 200 kantong darah plasma konvalesen dapat tercapai.

"Jadi kita menyediakan berbagai macam voucher dari brand-brand pilihan supaya ini sebagai rewardnya buat para pendonor, supaya menarik minat dari para pendonor semakin banyak juga yang tahu dengan gerakan kita ini," ujar Project Director Donor Plasma Konvalesen JCI East Java Yohan Tanoko di gedung Srijaya Surabaya, Minggu (1/8/2021).

Influencer sekaligus pemilik Kebab Turki Baba Rafi Hendy Setiono juga digandeng JCI East Java untuk mengajak pengikutnya yang penyintas Covid-19 agar tergerak menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Untuk mau mengerahkan pengikut-pengikutnya terutama di Instagram supaya bisa lebih tahu tentang gerakan kita dan terketuk hatinya," imbuh Yohan.

Hendy Setiono yang juga penyintas Covid-19 merasa bersyukur diajak JCI East java untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, dan dirinya kedepannya akan mengajak penyintas lainnya agar mensukseskan gerakan sosial membantu pasien yang sekarang sedang berjuang sembuh dari paparan virus corona.

"Saya mengajak juga teman-teman alumnus Covid-19 lain yang sudah sembuh dan ternyata ajakan saya disambut positif. Saya melihat banyak dari mereka yang sudah sembuh, sudah menerima plasma donor dan tergerak untuk juga mendonorkan dan berkontribusi sebagai donor plasma kepada yang lain," kata Hendy.

Hendy yang juga pengusaha muda ini juga menyarankan agar masyarakat yang menjadi penyintas Covid-19 ikut mendonorkan plasma darahnya di Gedung Srijaya tiap hari Minggu. 

"Akan sangat membantu sekali buat misi pemerintah dalam memerangi dari adanya pandemi Covid-19 ini," ajaknya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.