Selasa, 03 Feb 2026 23:58 WIB

Tentukan Pilihan Capres, PSI Jaring Aspirasi 38 DPW

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Agu 2023 20:45 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Kebhinekaan dan Umat Beragama Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Benny Budhijanto 
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Kebhinekaan dan Umat Beragama Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Benny Budhijanto 

selalu.id - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Kebhinekaan dan Umat Beragama Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Benny Budhijanto mengatakan bahwa partainya akan mengumpulkan 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk mengambil suara dalam memilih dukungan Calon Presiden (Capres) Pemilu 2024.

"38 DPW kita kumpulkan kembali dan penyerahan kembali pilihan pada DPP dan peminatan kita masing-masing," kata Benny, di Surabaya, Jumat (25/8/2023).

Benny menyampaikan bahwa hal itu diambil lantaran saat ini PSI masih bimbang dalam menentukan pilihan dukungan Bakal Calon Presiden (Bacapres) antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Terlebih lagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD), DPP, maupun DPW seluruh wilayah masih menyatakan berbeda dukungan. Bahkan, ada yang lebih memilih menjomblo atau tidak pilih siapapun Capres.

"Dominannya gak ada (arah dukung Capres, red) tentu ada Prabowo, Ganjar, ada yang penting karena itu masing masing DPW bisa berbeda beda," ungkapnya.

"Jadi ada kita pertama kali deklarasi pak Ganjar ada yang merasa tidak dianggap, bisa begini, ada yang ke Prabowo. Itu kan perasaan peresimentel tapi kita tetap profesional. Makanya dibalikkan lagi ke DPW dan DPP," lanjutnya.

Nantinya PSI bakal mengambil suara dari semua kader dari aspirasi masyarakat dan bakal diumumkan setelah penetapan Capres Pemilu 2024 pada Oktober nanti.

"Nanti kita akan kumpul lagi. Kita lihat jadi ambil suara dari kali 50 per satu.Mungkin kita umumkan setelah dari calon presiden dan wakil presiden. Sekarang belum resmi masih Calon, kita umumkan November" jelasnya.

Saat ditanya bahwa DPW Jawa Timur domina memilih Prabowo menjadi Capres, Benny menerangkan bahwa itu tanggapan pribadi dengan menanyakan DPD masing-masinh wilayah di Jatim.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa intinya PSI akan memilih yang Calon Presiden yang dapat meneruskan impian kerja Jokowi yang selama 9 tahun ini menjalankan dengan baik.

"PSI sampai saat ini masih Jomblo. Kita masih cair, kita masih buka pintu semuanya. Kita terima siapapun saja. Kita masih dalam posisi tebak mulus sama pak Jokowi," pungkasnya.

Baca Juga: DPW PSI Jatim Buka Posko Pemilu Raya, Kawal Dukungan untuk Kaesang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.