Rabu, 22 Jul 2026 19:58 WIB

Elpiji Langka, Gubernur Khofifah Sebut Tabung Gas 3 kg Menghilang dari Pasaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jul 2023 16:07 WIB
Ilustrasi gas epiji 3 kg
Ilustrasi gas epiji 3 kg

selalu.id - Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa gas Elpiji tiga kilogram (kg) di sejumlah wilayahnya mengalami kelangkaan.

Namun, ia menegaskan kelangkaan itu bukan karena kurangnya pasokan gas elpiji, tetapi melainkan tabung yang tiba-tiba hilang di pasaran. Ia pun menambahkan bahwa kasus ini telah dikoordinasikan dengan pihak Pertamnia yang juga mengkonfirmasi bahwa kelangkaan terjadi bukan karena kurangnya pasokan gas elpiji.

"Stok elpiji cukup. Kemudian tabung melon yang tiba-tiba gak support. Jadi bukan gas nya (langka), tapi tabung gasnya tiba-tiba langka," kata Khofifah, Kamis (27/7/2023).

Khofifah menjelaskan bahwa kelangkaan tabung gas elpiji tersebut disebabkan karena permintaan bertambah.

"Nah tabung ini tiba-tiba berkurang. Ini harus dicek kebutuhannya yang tiba-tiba meningkat," ujarnya.

Bahkan ia menyebut kelangkaan tabung ini dari permintaan bukanlah pada hari besar, umum, atau saat liburan. Sehingga, pihaknya akan berkomunikasi dengan kepolisan setempat.

"Dari berbagai laporan yang saya terima ada permintaan bertambah. Kalau bertambah permintaannya karena UMKM yang bertambah tentu kita bahagia. Ini barang tambahnya kemana. Itu belum dilaporkan ke saya," ungkapnya.

Disebutkan ada tiga Kabupaten/Kota yang mengalami penambahan permintaan signifikan. Namun, dia tak menyebuti tiga kota mana saja yang melonjak tersebut.

Meski begitu, jika penambahan tersebut untuk UMKM, Khofifah mengaku tidak masalah justru dirinya senang karena ini bisa menumbuhkan sektor ekonomi di Jatim.

"Kalau tambahnya karena kebutuhan UMKM itu kita senang, berarti ada sektor ekonomi yang bertumbuh. LPG nya cukup. Sekarang untuk mencari tabung melon susah," tuturnya.

Oleh karena itu, Khofifah meminta seluruh pejabat Aparatur Sipil Negara, BUMD untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kg.

"Jangan pake tabung melon. Supaya kebutuhan terhadap tabung melon bisa lebih longgar karena sudah ada konversi ke tabung-tabung elpiji  yang lebih besar lagi," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.