Minggu, 06 Sep 2026 06:51 WIB

Elpiji Langka, Gubernur Khofifah Sebut Tabung Gas 3 kg Menghilang dari Pasaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jul 2023 16:07 WIB
Ilustrasi gas epiji 3 kg
Ilustrasi gas epiji 3 kg

selalu.id - Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa gas Elpiji tiga kilogram (kg) di sejumlah wilayahnya mengalami kelangkaan.

Namun, ia menegaskan kelangkaan itu bukan karena kurangnya pasokan gas elpiji, tetapi melainkan tabung yang tiba-tiba hilang di pasaran. Ia pun menambahkan bahwa kasus ini telah dikoordinasikan dengan pihak Pertamnia yang juga mengkonfirmasi bahwa kelangkaan terjadi bukan karena kurangnya pasokan gas elpiji.

"Stok elpiji cukup. Kemudian tabung melon yang tiba-tiba gak support. Jadi bukan gas nya (langka), tapi tabung gasnya tiba-tiba langka," kata Khofifah, Kamis (27/7/2023).

Khofifah menjelaskan bahwa kelangkaan tabung gas elpiji tersebut disebabkan karena permintaan bertambah.

"Nah tabung ini tiba-tiba berkurang. Ini harus dicek kebutuhannya yang tiba-tiba meningkat," ujarnya.

Bahkan ia menyebut kelangkaan tabung ini dari permintaan bukanlah pada hari besar, umum, atau saat liburan. Sehingga, pihaknya akan berkomunikasi dengan kepolisan setempat.

"Dari berbagai laporan yang saya terima ada permintaan bertambah. Kalau bertambah permintaannya karena UMKM yang bertambah tentu kita bahagia. Ini barang tambahnya kemana. Itu belum dilaporkan ke saya," ungkapnya.

Disebutkan ada tiga Kabupaten/Kota yang mengalami penambahan permintaan signifikan. Namun, dia tak menyebuti tiga kota mana saja yang melonjak tersebut.

Meski begitu, jika penambahan tersebut untuk UMKM, Khofifah mengaku tidak masalah justru dirinya senang karena ini bisa menumbuhkan sektor ekonomi di Jatim.

"Kalau tambahnya karena kebutuhan UMKM itu kita senang, berarti ada sektor ekonomi yang bertumbuh. LPG nya cukup. Sekarang untuk mencari tabung melon susah," tuturnya.

Oleh karena itu, Khofifah meminta seluruh pejabat Aparatur Sipil Negara, BUMD untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kg.

"Jangan pake tabung melon. Supaya kebutuhan terhadap tabung melon bisa lebih longgar karena sudah ada konversi ke tabung-tabung elpiji  yang lebih besar lagi," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.