Jumat, 05 Jun 2026 13:07 WIB

Ratusan Warga Luar Daerah Pindah KK Surabaya Cari Bantuan Gratis, Begini Sikap Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Jul 2023 09:47 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Kota Surabaya memang salah satu kota pilihan utama warga luar daerah untuk melakukan urbanisasi dan mengadu nasib.

Bahkan, tak sedikit di antara mereka yang sengaja datang tetapi tak menetap hanya untuk memperoleh Kartu Keluarga (KK) Surabaya. Hal itu dikarenakan Surabaya dikenal sebagai kota yang banyak memberikan bantuan gratis kepada warganya.

Berdasarkan Data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, pada tahun 2022, ada sebanyak 1.090 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang telah di-reunifikasi atau dipulangkan ke daerah asal. Sedangkan data hingga Juli tahun 2023, terdapat 456 PPKS yang telah di-reunifikasi.

Terkait hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengungkapkan bahwa sampai saat ini masih banyak warga pendatang dari luar daerah yang ingin pindah KK Surabaya.

"Kalau saya harus memberikan pengobatan gratis, memberikan sekolah gratis untuk orang yang masuk KTP Surabaya belum setahun, bagaimana nasib warga Surabaya yang puluhan tahun lahir di sini, hidup di sini, menderita di sini. Masa saya harus mendahulukan orang lain dulu," kata Eri, Senin (24/7/2023).

Eri pun menegaskan bahwa Pemkot Surabaya memiliki skala prioritas dalam memberikan intervensi bantuan kepada warganya dan akan memprioritaskan warga asli atau yang sudah lama menjadi penduduk Surabaya.

"Surabaya ini primadona. Tetapi saya akan mempertahankan Surabaya agar tidak semuanya pindah Surabaya untuk mendapatkan fasilitas dari Pemkot Surabaya," tegasnya.

Eri pun meminta kepada masyarakat agar tidak terburu-buru terpancing dengan pemberitaan terkait PPKS di Surabaya. Ia mencontohkan beberapa kasus, seperti kasus remaja penjual rempeyek sambil merangkak.

Eri menyebut kejadian sebenarnya bahwa remaja itu diviralkan oleh salah satu komunitas dengan sengaja dimintanya untuk merangkak di pinggir jalan raya sembari berjualan peyek yang dikalungkan di leher, agar terlihat menyedihkan dan berpotensi mendapatkan donasi.

"Surabaya sudah tenang, tiba-tiba ada komunitas yang meminta anak ini untuk berjalan merangkak, diberikan kalungan (peyek,red) itu agar dia diberikan donasi yang seharusnya tidak seperti itu," sebutnya.

Menurutnya, banyak cara lebih etis yang bisa dilakukan komunitas dalam menggalang donasi bantuan, alih-alih memviralkan seseorang dengan cara kurang baik dan eksplotatif seperti diminta untuk berjalan merangkak di pinggir jalan raya.

"Berarti apa? Ini seperti ingin menjelekkan Surabaya yang tenang. Anak ini kasihan, seperti dieksploitasi. Terlebih pada kenyataannya remaja ini baru dimasukkan KK Surabaya setahun lalu dan itupun numpang KK saudaranya," tegasnya.

Tak hanya itu, sebelumnya juga pernah ada sebuah video viral keluarga pengemis yang biasa mangkal di traffic light (TL) seputaran Jalan Pucang Surabaya. Dua keluarga pengemis itu terdiri atas orang tua dan anak-anaknya.

"Dahulu juga ada viral di Pasar Pucang, bukan orang Surabaya tapi orang luar Surabaya, akhirnya dipulangkan," katanya.

Karenanya, Eri kembali menegaskan, bahwa Pemkot akan memprioritaskan warga asli atau penduduk Surabaya. Ia pun akan mempertahankan agar warga luar daerah tidak mudah jadi penduduk Surabaya hanya karena ingin mendapatkan bantuan.

"Jadi yang seperti viral tadi tolong cek, dia pindah Surabaya sudah satu tahun atau belum. Terus nasibnya wargaku yang sudah tahunan bagaimana? Saya berdiri untuk orang Surabaya, dan saya membahagiakan orang Surabaya dulu," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.