Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Istri Gubernur BI Kunjungi Namira, Lihat Langsung Proses Pembuatan Batik Ecoprint

Proses pembuatan batik ecoprint
Proses pembuatan batik ecoprint

selalu.id - Wulandari Prasetyaningsih, istri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, berkunjung ke Butik Namira Ecoprint di Wisma Kedung Asem Indah Blok G-7, Surabaya pada Sabtu (22/7/2023).

Kunjungan tersebut terkait dengan keinginan Ririn, begitu dia karib disapa, melihat dari dekat proses pembuatan ecoprint, di mana Namira adalah salah satu UMKM yang menjadi binaan BI.

Baca Juga: Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya

Ririn datang bersama beberapa istri pejabat BI. Mereka ditemui Yayuk Eko Agustin Wahyuni, owner Namira Ecoprint.

"Senang sekali bisa melihat banyak produk ecoprint di sini (Namira, red)," tutur Ririn.

Ririn lalu melihat satu per satu produk yan dibuat secara handmade. Dari kain, baju, kemeja, syal, jaket, sepatu, topi, tas, dompet, dan lainnya.

"Ini semua bahannya dari alam. Kami mendapatkan sertifikasi MUTU International dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Sejak awal kami selalu membuat produk-produk yang ramah lingkungan," terang Yayuk Eko.

Yayuk kemudian mengajak Ririn dan istri-istri pejabat lainnya ke ruang tengah. Di sana ada kain yang sudah ditempeli daun-daun yang membentuk motif batik.

"Proses menata daun-daun ini butuh waktu sekitar dua jam. Makanya orang yang membuat ekprint harus punya sabar dan telaten agar mendapatkan hasil yang maksimal," jelas Yayuk.

Baca Juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

Setelah kain berpewarna alami yang ditempeli dedaunan itu, yayuk menutup lagi menggunakan kain setengah basah, kemudian lalu digulung rapi dan dilipat hingga seukuran panjang 40 centimeter.

Dua lembar kain yang ditelangkupkan dengan sejumlah daun masih menempel di antaranya itu lalu direbus hingga kurang lebih dua jam.

"Kita pakai besi karena besi adalah penghantar panas yang bagus," imbuh Yayuk.

Yayuk lantas membuka kain ecoprint yang direbus lebih awal. Hasilnya terlihat batik pola daun yang tampak bagus.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Sebut Investasi Triwulan Pertama Capai Rp1,06 Triliun

"Warnanya bisa keluar seperti ini, ya," ucap Ririn, ketika menyaksikan kain ecoprint yang masih basah usai direbus.

Dua jam lebih Ririn berada di Namira. Selain melihat proses pembuatan ecoprint, dia juga bertanya banyak hal kepada Yayuk Eko, terutama terkait perjalanan usahanya.

Sebelum meninggalkan tempat, Ririn dan juga para istri pejabat BI membeli beberapa produk Namira.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.