Jumat, 05 Jun 2026 16:14 WIB

Istri Gubernur BI Kunjungi Namira, Lihat Langsung Proses Pembuatan Batik Ecoprint

Proses pembuatan batik ecoprint
Proses pembuatan batik ecoprint

selalu.id - Wulandari Prasetyaningsih, istri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, berkunjung ke Butik Namira Ecoprint di Wisma Kedung Asem Indah Blok G-7, Surabaya pada Sabtu (22/7/2023).

Kunjungan tersebut terkait dengan keinginan Ririn, begitu dia karib disapa, melihat dari dekat proses pembuatan ecoprint, di mana Namira adalah salah satu UMKM yang menjadi binaan BI.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Sebut Investasi Triwulan Pertama Capai Rp1,06 Triliun

Ririn datang bersama beberapa istri pejabat BI. Mereka ditemui Yayuk Eko Agustin Wahyuni, owner Namira Ecoprint.

"Senang sekali bisa melihat banyak produk ecoprint di sini (Namira, red)," tutur Ririn.

Ririn lalu melihat satu per satu produk yan dibuat secara handmade. Dari kain, baju, kemeja, syal, jaket, sepatu, topi, tas, dompet, dan lainnya.

"Ini semua bahannya dari alam. Kami mendapatkan sertifikasi MUTU International dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Sejak awal kami selalu membuat produk-produk yang ramah lingkungan," terang Yayuk Eko.

Yayuk kemudian mengajak Ririn dan istri-istri pejabat lainnya ke ruang tengah. Di sana ada kain yang sudah ditempeli daun-daun yang membentuk motif batik.

"Proses menata daun-daun ini butuh waktu sekitar dua jam. Makanya orang yang membuat ekprint harus punya sabar dan telaten agar mendapatkan hasil yang maksimal," jelas Yayuk.

Baca Juga: ORIN Rambah Kepercayaan Dealer Global, jadi Vendor untuk Jawab Sensitivitas Kelistrikan EV

Setelah kain berpewarna alami yang ditempeli dedaunan itu, yayuk menutup lagi menggunakan kain setengah basah, kemudian lalu digulung rapi dan dilipat hingga seukuran panjang 40 centimeter.

Dua lembar kain yang ditelangkupkan dengan sejumlah daun masih menempel di antaranya itu lalu direbus hingga kurang lebih dua jam.

"Kita pakai besi karena besi adalah penghantar panas yang bagus," imbuh Yayuk.

Yayuk lantas membuka kain ecoprint yang direbus lebih awal. Hasilnya terlihat batik pola daun yang tampak bagus.

Baca Juga: Komisi Informasi Sebut SIER jadi Satu-satunya BUMD Jatim Paling Informatif

"Warnanya bisa keluar seperti ini, ya," ucap Ririn, ketika menyaksikan kain ecoprint yang masih basah usai direbus.

Dua jam lebih Ririn berada di Namira. Selain melihat proses pembuatan ecoprint, dia juga bertanya banyak hal kepada Yayuk Eko, terutama terkait perjalanan usahanya.

Sebelum meninggalkan tempat, Ririn dan juga para istri pejabat BI membeli beberapa produk Namira.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.