Minggu, 01 Feb 2026 18:56 WIB

Pemkot Surabaya Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Proyek Drainase di Kawasan Rawan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Jul 2023 15:45 WIB
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelontorkan total anggaran sebanyak ratusan miliar untuk pengerjaan drainese di puluhan titik rawan genangan di seluruh Kota Surabaya.

Pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menyebut anggaran untuk pengerjaan saluran drainase sekaligus pembangunan pompa air tersebut sebesar Rp310 miliar.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

"Untuk yang sudah kita laksanakan, pembangunannya kita itu di bidang drainase dan sudah melaksanakan lelang sekitar Rp310 miliar untuk pembangunan rumah pompa dan saluran drainase," kata Kabid DSDABM Surabaya Windo Gusman Prasetyo, Rabu (12/6/2023).

Kata dia, total anggaran sebanyak miliaran rupiah tersebut hanya untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan ada perbedaan anggara untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan jalan kecil.

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

"Ini untuk yang sudah terlelang, yang sudah terkontrak untuk kontraktornya.Untuk saluran kecil, lanjutnya, seperti di pemukiman sedang dikerjakan. Jika di pemukiman kecil anggarannya sekitar Rp200 juta. Memang untuk melihat saluran yang tidak sesuai dengan kebutuhan drainase. Kita coba untuk perbaiki," jelasnya.

Pekerjaan drainase tahun ini, Windo menerangkan, bahwa pengerjaannya dilakukan tanpa menutup seluruh ruas jalan untuk meminimalisir kemacetan dalam sirkulasi lalu lintas. Lebih lanjut Windo menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi kemoloran pengerjaan seperti tahun lalu yang membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi geram.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

"Kejadian tahun lalu banyak hal yang dirasa kurang beres. Mulai dari masalah utilitas survei awal ternyata kecolongan, kabel-kabel pipa ada di bawah. Lalu adanya kondisi yang kita harus melakukan penyesuaian kondisi lapangan. Ada beberapa kontraktor, ada yang tidak sesuai schedule. Kita sudah antisipasi di awal. Yang pasti kita tetap belajar dari pengalaman tahun kemarin," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.