Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Pemkot Surabaya Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Proyek Drainase di Kawasan Rawan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Jul 2023 15:45 WIB
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelontorkan total anggaran sebanyak ratusan miliar untuk pengerjaan drainese di puluhan titik rawan genangan di seluruh Kota Surabaya.

Pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menyebut anggaran untuk pengerjaan saluran drainase sekaligus pembangunan pompa air tersebut sebesar Rp310 miliar.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Untuk yang sudah kita laksanakan, pembangunannya kita itu di bidang drainase dan sudah melaksanakan lelang sekitar Rp310 miliar untuk pembangunan rumah pompa dan saluran drainase," kata Kabid DSDABM Surabaya Windo Gusman Prasetyo, Rabu (12/6/2023).

Kata dia, total anggaran sebanyak miliaran rupiah tersebut hanya untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan ada perbedaan anggara untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan jalan kecil.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

"Ini untuk yang sudah terlelang, yang sudah terkontrak untuk kontraktornya.Untuk saluran kecil, lanjutnya, seperti di pemukiman sedang dikerjakan. Jika di pemukiman kecil anggarannya sekitar Rp200 juta. Memang untuk melihat saluran yang tidak sesuai dengan kebutuhan drainase. Kita coba untuk perbaiki," jelasnya.

Pekerjaan drainase tahun ini, Windo menerangkan, bahwa pengerjaannya dilakukan tanpa menutup seluruh ruas jalan untuk meminimalisir kemacetan dalam sirkulasi lalu lintas. Lebih lanjut Windo menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi kemoloran pengerjaan seperti tahun lalu yang membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi geram.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

"Kejadian tahun lalu banyak hal yang dirasa kurang beres. Mulai dari masalah utilitas survei awal ternyata kecolongan, kabel-kabel pipa ada di bawah. Lalu adanya kondisi yang kita harus melakukan penyesuaian kondisi lapangan. Ada beberapa kontraktor, ada yang tidak sesuai schedule. Kita sudah antisipasi di awal. Yang pasti kita tetap belajar dari pengalaman tahun kemarin," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.