Selasa, 20 Okt 2026 16:48 WIB

Pemkot Surabaya Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Proyek Drainase di Kawasan Rawan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Jul 2023 15:45 WIB
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelontorkan total anggaran sebanyak ratusan miliar untuk pengerjaan drainese di puluhan titik rawan genangan di seluruh Kota Surabaya.

Pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menyebut anggaran untuk pengerjaan saluran drainase sekaligus pembangunan pompa air tersebut sebesar Rp310 miliar.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Untuk yang sudah kita laksanakan, pembangunannya kita itu di bidang drainase dan sudah melaksanakan lelang sekitar Rp310 miliar untuk pembangunan rumah pompa dan saluran drainase," kata Kabid DSDABM Surabaya Windo Gusman Prasetyo, Rabu (12/6/2023).

Kata dia, total anggaran sebanyak miliaran rupiah tersebut hanya untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan ada perbedaan anggara untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan jalan kecil.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Ini untuk yang sudah terlelang, yang sudah terkontrak untuk kontraktornya.Untuk saluran kecil, lanjutnya, seperti di pemukiman sedang dikerjakan. Jika di pemukiman kecil anggarannya sekitar Rp200 juta. Memang untuk melihat saluran yang tidak sesuai dengan kebutuhan drainase. Kita coba untuk perbaiki," jelasnya.

Pekerjaan drainase tahun ini, Windo menerangkan, bahwa pengerjaannya dilakukan tanpa menutup seluruh ruas jalan untuk meminimalisir kemacetan dalam sirkulasi lalu lintas. Lebih lanjut Windo menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi kemoloran pengerjaan seperti tahun lalu yang membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi geram.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

"Kejadian tahun lalu banyak hal yang dirasa kurang beres. Mulai dari masalah utilitas survei awal ternyata kecolongan, kabel-kabel pipa ada di bawah. Lalu adanya kondisi yang kita harus melakukan penyesuaian kondisi lapangan. Ada beberapa kontraktor, ada yang tidak sesuai schedule. Kita sudah antisipasi di awal. Yang pasti kita tetap belajar dari pengalaman tahun kemarin," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan