Sabtu, 05 Sep 2026 09:30 WIB

Pemkot Surabaya Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Proyek Drainase di Kawasan Rawan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Jul 2023 15:45 WIB
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya
Pengerjaan drainase di jalan Gubeng Kertajaya Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelontorkan total anggaran sebanyak ratusan miliar untuk pengerjaan drainese di puluhan titik rawan genangan di seluruh Kota Surabaya.

Pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menyebut anggaran untuk pengerjaan saluran drainase sekaligus pembangunan pompa air tersebut sebesar Rp310 miliar.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Untuk yang sudah kita laksanakan, pembangunannya kita itu di bidang drainase dan sudah melaksanakan lelang sekitar Rp310 miliar untuk pembangunan rumah pompa dan saluran drainase," kata Kabid DSDABM Surabaya Windo Gusman Prasetyo, Rabu (12/6/2023).

Kata dia, total anggaran sebanyak miliaran rupiah tersebut hanya untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan ada perbedaan anggara untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan jalan kecil.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

"Ini untuk yang sudah terlelang, yang sudah terkontrak untuk kontraktornya.Untuk saluran kecil, lanjutnya, seperti di pemukiman sedang dikerjakan. Jika di pemukiman kecil anggarannya sekitar Rp200 juta. Memang untuk melihat saluran yang tidak sesuai dengan kebutuhan drainase. Kita coba untuk perbaiki," jelasnya.

Pekerjaan drainase tahun ini, Windo menerangkan, bahwa pengerjaannya dilakukan tanpa menutup seluruh ruas jalan untuk meminimalisir kemacetan dalam sirkulasi lalu lintas. Lebih lanjut Windo menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi kemoloran pengerjaan seperti tahun lalu yang membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi geram.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Kejadian tahun lalu banyak hal yang dirasa kurang beres. Mulai dari masalah utilitas survei awal ternyata kecolongan, kabel-kabel pipa ada di bawah. Lalu adanya kondisi yang kita harus melakukan penyesuaian kondisi lapangan. Ada beberapa kontraktor, ada yang tidak sesuai schedule. Kita sudah antisipasi di awal. Yang pasti kita tetap belajar dari pengalaman tahun kemarin," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.