Kamis, 23 Jul 2026 18:04 WIB

Monyet Penyerang Dua Bocah di Surabaya Tertangkap, Namanya Rambo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Jun 2023 19:31 WIB
Rambo si monyet penyerang dua bocah
Rambo si monyet penyerang dua bocah

Selalu.id - Seekor monyet yang menyerang dua bocah di kawasan Taman Lumumba Ngagel Tirto, Wonokromo, Surabaya, kini telah ditangkap dan diamankan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian (DKPP).

Monyet tersebut ternyata punya salah seorang pengamen yang saat itu membawa hewan peliharaannya dan kemudian terlepas dari genggemannya. Karena, ada operasi razia oleh Satpol PP sehingga dia lari meninggalkan monyetnya.

Baca Juga: Rambo, Monyet Penyerang Dua Bocah Disebut Tak Punya Gejala Rabies

Monyet itu bernama Rambo, yang diamankan oleh salah seorang warga, Mujiono (52) saat kejadian menyerang bocah, pada Senin (19/6/2023) malam. Ia mengaku saat sedang cari pekerjaan di kawasan Jagir melihat peristiwa monyet itu menyerang pengendara. Diketahui Rambo berjenis kelamin jantan dan bertubuh besar itu berusia tujuh tahun, serta sudah pensiun dari topeng monyet.

"Waktu itu saya cari pekerjaan di Jagir, saat kejadian, ada ibu bawa anak di depan ada monyet nyerang kaki anak kecil. Banyak orang ketakutan, saya coba mengerai, padahal saya gak berani sama monyet. Saya pegang kepalanya, monyet ini diam dan saya tarik talinya," kata Mujiono saat ditemui Selalu.id, Rabu (21/6/2023).

Kemudian, warga yang melihat kejadian itu hampir memukuli Rambo. Beruntung, Mujiono yang mengamankan meminta warga untuk tidak memukulinya.

"Orang-orang mau memukuli monyet ini. Saya minta jangan, kasian. Akhirnya saya amankan mau ta serahkan ke pemiliknya, tapi gak ada, karena takut ada korban, saya bawa pulang," ujarnya.

Kemudian, karena pemberitaan heboh tentang monyet tersebut. Mujiano pun melapor ke kelurahan untuk mengembalikan kepada pemiliknya serta melaporkan ke DKPP Surabaya.

Baca Juga: Antisipasi Rabies, DKPP Surabaya Imbau Warga Laporkan Hewan Bertingkah Laku Ganas

"Awalnya mau bawa ke Kebun Binatang mau saya berikan. Tapi saya dengar beritanya viral, saya lalu kelurahan dan minya solusi gimana," tuturnya.

Sementara Kabid Peternakan DKPP Surabaya drh Sunarno Aristono mengatakan sejak kemarin, Selasa, usai kejadian, pihaknya mencari monyet tersebut hingga mendatangi perkumpulan topeng monyet di kawasan rel Jalan Lumumba.

"Saya ke lokasi pinggir rel jalan lumunba ada perkumpulan topeng monyet gak ada yang mengaku monyetnya lepas," ungkapnya.

Ternyata, pemilik monyet tersebut adalah seorang pengamen.

Baca Juga: Cari Monyet Penyerang Dua Bocah, Pemkot Sidak Tempat Perkumpulan Topeng Monyet di Jagir

"Ada pengamen bawa monyet. Terus ada penertiban dia lari lalu masuk sungai. Karena monyetnya ditinggal terus lepas dan loncat serang pengendara kebetulan diselamtakan Mujiono,"kata Aristono.

Saat ini, monyet yang dipanggil Rambo itu sudah dievakuasi dan dibawa oleh pihak DKKP Surabaya untuk dilakukan observasi penyakitnya serta akan dititipkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Juanda.

"Nanti observasi kalai tidak ada penyakit rabies akan dititipkan ke BKSDA di Juanda yang menampung kera-kera liar yang dilaporkan lepas," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo di Kejati Jatim, Aliansi Madura Indonesia Desak Mantan Jampidsus Segera Diadili dan Dimiskinkan

Massa juga mengatakan penegakan hukum di Indonesia saat ini hanya berlaku kepada rakyat kecil dan tidak berani menyentuh kepada pejabat.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.