Jumat, 18 Sep 2026 20:34 WIB

Monyet Penyerang Dua Bocah di Surabaya Tertangkap, Namanya Rambo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Jun 2023 19:31 WIB
Rambo si monyet penyerang dua bocah
Rambo si monyet penyerang dua bocah

Selalu.id - Seekor monyet yang menyerang dua bocah di kawasan Taman Lumumba Ngagel Tirto, Wonokromo, Surabaya, kini telah ditangkap dan diamankan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian (DKPP).

Monyet tersebut ternyata punya salah seorang pengamen yang saat itu membawa hewan peliharaannya dan kemudian terlepas dari genggemannya. Karena, ada operasi razia oleh Satpol PP sehingga dia lari meninggalkan monyetnya.

Baca Juga: Rambo, Monyet Penyerang Dua Bocah Disebut Tak Punya Gejala Rabies

Monyet itu bernama Rambo, yang diamankan oleh salah seorang warga, Mujiono (52) saat kejadian menyerang bocah, pada Senin (19/6/2023) malam. Ia mengaku saat sedang cari pekerjaan di kawasan Jagir melihat peristiwa monyet itu menyerang pengendara. Diketahui Rambo berjenis kelamin jantan dan bertubuh besar itu berusia tujuh tahun, serta sudah pensiun dari topeng monyet.

"Waktu itu saya cari pekerjaan di Jagir, saat kejadian, ada ibu bawa anak di depan ada monyet nyerang kaki anak kecil. Banyak orang ketakutan, saya coba mengerai, padahal saya gak berani sama monyet. Saya pegang kepalanya, monyet ini diam dan saya tarik talinya," kata Mujiono saat ditemui Selalu.id, Rabu (21/6/2023).

Kemudian, warga yang melihat kejadian itu hampir memukuli Rambo. Beruntung, Mujiono yang mengamankan meminta warga untuk tidak memukulinya.

"Orang-orang mau memukuli monyet ini. Saya minta jangan, kasian. Akhirnya saya amankan mau ta serahkan ke pemiliknya, tapi gak ada, karena takut ada korban, saya bawa pulang," ujarnya.

Kemudian, karena pemberitaan heboh tentang monyet tersebut. Mujiano pun melapor ke kelurahan untuk mengembalikan kepada pemiliknya serta melaporkan ke DKPP Surabaya.

Baca Juga: Antisipasi Rabies, DKPP Surabaya Imbau Warga Laporkan Hewan Bertingkah Laku Ganas

"Awalnya mau bawa ke Kebun Binatang mau saya berikan. Tapi saya dengar beritanya viral, saya lalu kelurahan dan minya solusi gimana," tuturnya.

Sementara Kabid Peternakan DKPP Surabaya drh Sunarno Aristono mengatakan sejak kemarin, Selasa, usai kejadian, pihaknya mencari monyet tersebut hingga mendatangi perkumpulan topeng monyet di kawasan rel Jalan Lumumba.

"Saya ke lokasi pinggir rel jalan lumunba ada perkumpulan topeng monyet gak ada yang mengaku monyetnya lepas," ungkapnya.

Ternyata, pemilik monyet tersebut adalah seorang pengamen.

Baca Juga: Cari Monyet Penyerang Dua Bocah, Pemkot Sidak Tempat Perkumpulan Topeng Monyet di Jagir

"Ada pengamen bawa monyet. Terus ada penertiban dia lari lalu masuk sungai. Karena monyetnya ditinggal terus lepas dan loncat serang pengendara kebetulan diselamtakan Mujiono,"kata Aristono.

Saat ini, monyet yang dipanggil Rambo itu sudah dievakuasi dan dibawa oleh pihak DKKP Surabaya untuk dilakukan observasi penyakitnya serta akan dititipkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Juanda.

"Nanti observasi kalai tidak ada penyakit rabies akan dititipkan ke BKSDA di Juanda yang menampung kera-kera liar yang dilaporkan lepas," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

The Scandal, Kisah Playboy Taklukkan Janda Muda Demi Taruhan

Meski Hui Yeon berulang kali menolak godaan Cho Won, pertahanan dirinya perlahan mulai goyah oleh rayuan yang dilancarkan secara masif.

Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Beruntung, meski material besi berukuran raksasa itu ambruk ke jalan raya, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam insiden ini.

Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan World Rabies Day 2026, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Dudung mengatakan pengembangan Jargas merupakan bagian dari program pemerintah yang terus dikawal agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.