Selasa, 03 Nov 2026 09:33 WIB

Monyet Penyerang Dua Bocah di Surabaya Tertangkap, Namanya Rambo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Jun 2023 19:31 WIB
Rambo si monyet penyerang dua bocah
Rambo si monyet penyerang dua bocah

Selalu.id - Seekor monyet yang menyerang dua bocah di kawasan Taman Lumumba Ngagel Tirto, Wonokromo, Surabaya, kini telah ditangkap dan diamankan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian (DKPP).

Monyet tersebut ternyata punya salah seorang pengamen yang saat itu membawa hewan peliharaannya dan kemudian terlepas dari genggemannya. Karena, ada operasi razia oleh Satpol PP sehingga dia lari meninggalkan monyetnya.

Baca Juga: Rambo, Monyet Penyerang Dua Bocah Disebut Tak Punya Gejala Rabies

Monyet itu bernama Rambo, yang diamankan oleh salah seorang warga, Mujiono (52) saat kejadian menyerang bocah, pada Senin (19/6/2023) malam. Ia mengaku saat sedang cari pekerjaan di kawasan Jagir melihat peristiwa monyet itu menyerang pengendara. Diketahui Rambo berjenis kelamin jantan dan bertubuh besar itu berusia tujuh tahun, serta sudah pensiun dari topeng monyet.

"Waktu itu saya cari pekerjaan di Jagir, saat kejadian, ada ibu bawa anak di depan ada monyet nyerang kaki anak kecil. Banyak orang ketakutan, saya coba mengerai, padahal saya gak berani sama monyet. Saya pegang kepalanya, monyet ini diam dan saya tarik talinya," kata Mujiono saat ditemui Selalu.id, Rabu (21/6/2023).

Kemudian, warga yang melihat kejadian itu hampir memukuli Rambo. Beruntung, Mujiono yang mengamankan meminta warga untuk tidak memukulinya.

"Orang-orang mau memukuli monyet ini. Saya minta jangan, kasian. Akhirnya saya amankan mau ta serahkan ke pemiliknya, tapi gak ada, karena takut ada korban, saya bawa pulang," ujarnya.

Kemudian, karena pemberitaan heboh tentang monyet tersebut. Mujiano pun melapor ke kelurahan untuk mengembalikan kepada pemiliknya serta melaporkan ke DKPP Surabaya.

Baca Juga: Antisipasi Rabies, DKPP Surabaya Imbau Warga Laporkan Hewan Bertingkah Laku Ganas

"Awalnya mau bawa ke Kebun Binatang mau saya berikan. Tapi saya dengar beritanya viral, saya lalu kelurahan dan minya solusi gimana," tuturnya.

Sementara Kabid Peternakan DKPP Surabaya drh Sunarno Aristono mengatakan sejak kemarin, Selasa, usai kejadian, pihaknya mencari monyet tersebut hingga mendatangi perkumpulan topeng monyet di kawasan rel Jalan Lumumba.

"Saya ke lokasi pinggir rel jalan lumunba ada perkumpulan topeng monyet gak ada yang mengaku monyetnya lepas," ungkapnya.

Ternyata, pemilik monyet tersebut adalah seorang pengamen.

Baca Juga: Cari Monyet Penyerang Dua Bocah, Pemkot Sidak Tempat Perkumpulan Topeng Monyet di Jagir

"Ada pengamen bawa monyet. Terus ada penertiban dia lari lalu masuk sungai. Karena monyetnya ditinggal terus lepas dan loncat serang pengendara kebetulan diselamtakan Mujiono,"kata Aristono.

Saat ini, monyet yang dipanggil Rambo itu sudah dievakuasi dan dibawa oleh pihak DKKP Surabaya untuk dilakukan observasi penyakitnya serta akan dititipkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Juanda.

"Nanti observasi kalai tidak ada penyakit rabies akan dititipkan ke BKSDA di Juanda yang menampung kera-kera liar yang dilaporkan lepas," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Karyawan Bank Keliling Tewas hingga Ayah Bacok Dua anak Kandungnya

Pembaca banyak tertarik pemberitaan peristiwa, hukum dan pemerintahan.

Tanpa Ronaldo, Al Nassr Hajar Pakhtakor 6-2 di AFC Champions League Elite

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat mental Al Nassr ciut. Justru mereka langsung menekan sejak menit awal.

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.