Kamis, 23 Jul 2026 16:02 WIB

Mayat dalam Koper, Keluarga Ceritakan Pelaku sejak Awal Mencurigakan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Jun 2023 16:22 WIB
Korban mayat dalam koper, Angeline Nathania
Korban mayat dalam koper, Angeline Nathania

Selalu.id - Beberapa waktu lalu, ditemukan mayat seorang wanita dalam koper yang terbungkus karung di Jalan Jurang Gajah Mungkur Cangar, Pacet, Mojokerto, Rabu (6/7/2023) lalu. Pihak Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana menjelaskan bahwa korban diidentifikasi sebagai Angeline Nathania (21) seorang mahasiswa disalah satu kampus swasta di Surabaya.

Diketahui pula bahwa pihak keluarga telah melaporkan hilangnya Angelina ke pihak kepolisian Surabaya. Ibu korban, Ana Mariani (54) mengatakan sebelumnya Angelina dilaporkan hilang pada Jumat (5/5/2023) lalu.

Baca Juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Ana menceritakan sebelum anaknya dilaporkan hilang pada Rabu (3/5/2023) Angeline berpamitan untuk mengikuti satu ujian di kampusnya. Dia pergi membawa mobil Mitshubishi Xpander berwarna abu-abu milik kakak korban. Ana memperkirakan korban bakal pulang lebih awal. Lantaran, hanya satu ujian mata kuliah yang diikuti hari itu.

“Kalau sekolah (kuliah) biasanya berangkat sendiri. Saya pikir pulang jam 11, tapi sampai siang belum pulang. Saya pikir tugas kelompok. Namun, hingga malam tak kunjung kembali kerumah. Dari situ saya mulai gelisah,” ungkapnya.

Keesokkan harinya pun pada Kamis, (4/5/2023) keluarga korban mencoba menghubungi korban tetapi tak ada balasan. Hingga Jumat (5/5/2023) keluarga korban memutuskan untuk melaporkan Angelina sebagai orang hilang ke Polrestabes Surabaya.

“Iya, karena kalau orang dewasa bilang harus 2x24 jam. Itu akhirnya tanggal 5 melaporkan ke Polrestabes,” kata Ana.

Baca Juga: Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

Setelah melaporkan kejadian itu, keluarga korban terus berusaha mencari informasi keberadaan Angeline. Salah satunya menanyakan kepada pelaku Rochmat Bagus Apriatma (41), warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya, yang kini telah diamankan pihak kepolisian. Informasi yang didapatkan dari teman-teman Angeline, bahwa korban terakhir terlihat bersama dengan pelaku.

Tante korban Ambar Kristina menjelaskan dia bersama ibu Angelina sempat menemui pelaku untuk menanyakan keberadaan korban. Ambar menceritakan pelaku terlihat gugup dan gelisah saat ditanya keberadaan korban. Sehingga, sempat menaruh curiga kepada pelaku.

“Katanya gak tahu, terakhir ketemu November 2022. Dia mencurigakan karena saat ditanya gugup, badannya gerak-gerak semua. Tangan diputar-putar dibaju,” jelasnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Pacet Mojokerto: Motor NMAX Rem Blong, 3 Orang Terluka

Setelah satu bulan berlalu, keluarga korban mendapatkan kabar dari pihak kepolisian. Pelaku telah diamakan oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Pelaku diamakan satu hari sebelum jenazah Angelina ditemukan.

“Sehari sebelum ditemukan, pelaku sudah ditanggap duluan, dikasih tau ketika pelaku sudah diamankan,” pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.