Selasa, 27 Okt 2026 16:29 WIB

Mayat dalam Koper, Keluarga Ceritakan Pelaku sejak Awal Mencurigakan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Jun 2023 16:22 WIB
Korban mayat dalam koper, Angeline Nathania
Korban mayat dalam koper, Angeline Nathania

Selalu.id - Beberapa waktu lalu, ditemukan mayat seorang wanita dalam koper yang terbungkus karung di Jalan Jurang Gajah Mungkur Cangar, Pacet, Mojokerto, Rabu (6/7/2023) lalu. Pihak Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana menjelaskan bahwa korban diidentifikasi sebagai Angeline Nathania (21) seorang mahasiswa disalah satu kampus swasta di Surabaya.

Diketahui pula bahwa pihak keluarga telah melaporkan hilangnya Angelina ke pihak kepolisian Surabaya. Ibu korban, Ana Mariani (54) mengatakan sebelumnya Angelina dilaporkan hilang pada Jumat (5/5/2023) lalu.

Baca Juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Ana menceritakan sebelum anaknya dilaporkan hilang pada Rabu (3/5/2023) Angeline berpamitan untuk mengikuti satu ujian di kampusnya. Dia pergi membawa mobil Mitshubishi Xpander berwarna abu-abu milik kakak korban. Ana memperkirakan korban bakal pulang lebih awal. Lantaran, hanya satu ujian mata kuliah yang diikuti hari itu.

“Kalau sekolah (kuliah) biasanya berangkat sendiri. Saya pikir pulang jam 11, tapi sampai siang belum pulang. Saya pikir tugas kelompok. Namun, hingga malam tak kunjung kembali kerumah. Dari situ saya mulai gelisah,” ungkapnya.

Keesokkan harinya pun pada Kamis, (4/5/2023) keluarga korban mencoba menghubungi korban tetapi tak ada balasan. Hingga Jumat (5/5/2023) keluarga korban memutuskan untuk melaporkan Angelina sebagai orang hilang ke Polrestabes Surabaya.

“Iya, karena kalau orang dewasa bilang harus 2x24 jam. Itu akhirnya tanggal 5 melaporkan ke Polrestabes,” kata Ana.

Baca Juga: Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

Setelah melaporkan kejadian itu, keluarga korban terus berusaha mencari informasi keberadaan Angeline. Salah satunya menanyakan kepada pelaku Rochmat Bagus Apriatma (41), warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya, yang kini telah diamankan pihak kepolisian. Informasi yang didapatkan dari teman-teman Angeline, bahwa korban terakhir terlihat bersama dengan pelaku.

Tante korban Ambar Kristina menjelaskan dia bersama ibu Angelina sempat menemui pelaku untuk menanyakan keberadaan korban. Ambar menceritakan pelaku terlihat gugup dan gelisah saat ditanya keberadaan korban. Sehingga, sempat menaruh curiga kepada pelaku.

“Katanya gak tahu, terakhir ketemu November 2022. Dia mencurigakan karena saat ditanya gugup, badannya gerak-gerak semua. Tangan diputar-putar dibaju,” jelasnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Pacet Mojokerto: Motor NMAX Rem Blong, 3 Orang Terluka

Setelah satu bulan berlalu, keluarga korban mendapatkan kabar dari pihak kepolisian. Pelaku telah diamakan oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Pelaku diamakan satu hari sebelum jenazah Angelina ditemukan.

“Sehari sebelum ditemukan, pelaku sudah ditanggap duluan, dikasih tau ketika pelaku sudah diamankan,” pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gegara Utang Istri, Pria Bacok Penagih di Mojokerto

Petugas menyebut Joss menderita empat luka tusuk di perut, serta luka di dada dan pundak.

Pemkot Surabaya Temukan Masalah, Pembangunan Kos 6 Lantai di Benowo Disetop

Pemeriksaan dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) bersama Satpol PP Surabaya setelah adanya laporan warga.

Suami Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan bermula saat pelaku menerima telepon dari istri sahnya yang meminta dijemput di stasiun.

Polisi Ungkap Suami yang Bunuh Istri Siri dan Anaknya di Madiun Miliki IQ di Atas Rata-rata

"Tersangka ini bersifat superior," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing.

Motif Dibalik Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Jenazah Dimutilasi, Dibakar dan Digiling

Anak korban yang berusia 4 tahun juga dihabisi dengan cara yang sama di dalam kendaraan pelaku.

Dibekuk Persebaya 3-1, Pelatih Madura United Soroti Keputusan Wasit

Meski menyayangkan keputusan wasit, Ze Gomes tetap mengakui keunggulan Bajul Ijo di 45 menit awal.