Senin, 02 Feb 2026 11:08 WIB

2.91 Juta Orang Indonesia Terkena Stroke, Kenali Gejala Awalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 27 Mei 2023 17:04 WIB
Dokter Spesialis Bedah Saraf dr Nur Setiawan Suroto
Dokter Spesialis Bedah Saraf dr Nur Setiawan Suroto

Selalu.id - Sebanyak 2,91 juta penduduk di Indonesia mengalami stroke setiap tahunnya atau mencapai 10,9 per 1000 penduduk Indonesia, hal itu disampaikan oleh Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (Perspebsi).

Perspebsi juga menyebut bahwa penanganan khusus pasien stroke sangat dibutuhkan guna mengurangi resiko kegawatan dan menambah angka harapan sembuh.

Baca Juga: RSUD dr Soetomo Kirim Tim Medis ke Aceh Tamiang, Begini Kondisinya

"Jika pasien stroke ditangani dengan cepat maka kita bisa menyelematkan sel saraf yang masih berfungsi. Tetapi kenyatannya pasien stroke saat datang ke IGD tidak mejadi prioritas," kata Dokter spesialis bedah saraf, dr. Nur Setiawan Suroto, saat ditemui Selalu.id, di RSUD dr Soetomo, Sabtu (27/5/2023).

Dr Nur Setiawan mengatakan bahwa angka kejadian stroke di Indonesia semakin lama semakin meningkat seiring dengan gaya hidup masyarakat yang semakin tidak sehat. Kata dia, untuk mengetahui gejala awal stroke, perlu diketahu beberapa hal melalui metode FAST yanki Face, Arm, Speach dan Time.

Baca Juga: Potret Keluarga Pasien Tidur di Pelataran RSUD Soewandhie Jadi Sorotan Dewan

"Face yakni wajahnya, wajahnya simetri atau tidak, kalau perot kita curiga itu stroke, kemudian Arm atau kalau ada lemah satu sisi kita patut curiga itu stoke. Sedangkan S atau speach mereka bicaranya pelan atau tidak bisa keras. Lalu T itu time ketika sudah diketahui tandanya, harus segera dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

Saat ini penanganan stroke di IGD memang mulai menjadi fokus perhatian pemerintah, karena sebagai unit penangan pertama, keberhasilan penanganan di IGD menjadi penting. Terlebih lagi, tak banyak dokter umum yang tau bagaimana cara penanganan yang tepat pasien stroke di IGD.

Baca Juga: Hati-hati! Usia 25 ke Atas Potensi Stroke, Ini Penyebabnya

"Kenyataannya seringkali pasien-pasien ketika datang di IGD tidak menjadi prioritas. Artinya kalau sudah lemah, obatnya baisa," ungkapnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.