Senin, 02 Feb 2026 16:32 WIB

Hati-hati! Usia 25 ke Atas Potensi Stroke, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Okt 2024 10:21 WIB
Pelaksana Tugas Direktur Medik RS UPT Vertikal Kemenkes  Dokter Adhy Nugroho
Pelaksana Tugas Direktur Medik RS UPT Vertikal Kemenkes  Dokter Adhy Nugroho

selalu.id - Rumah Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Vertikal Kemenkes Jawa Timur menggelar edukasi penyakit stroke dalam rangka World Stroke Day Selasa (29/10/2024) kemarin.

Pelaksana Tugas Direktur Medik RS UPT Vertikal Kemenkes  Dokter Adhy Nugroho menyebut dalam tren penyakit  stroke masih jadi penyumbang penyebab disabilitas tertinggi.

"Harapannya acara ini (health talk dalam rangka World Stroke Day) meningkatkan awareness (kepedulian) setiap orang bahwa stroke itu bukan sesuatu yang harus ditakutkan, bisa dicegah, kalau pun terkena, bisa kontrol dan meningkatkan fungsi tubuhnya," kata Adhy.

Adhy juga menyebut bahwa satudari empat orang berusia 25 tahun ke atas berpotensi terserang stroke. Faktor penyebabnya bisa genetik atau pola hidup.

"Banyak (faktor penyebabnya) ada faktor yang bisa diubah dan tidak bisa diubah. Kalau tidak bisa diubah itu genetik, suku atau ras. Faktor yang bisa diubah itu pola hidup, rokok, pola makanan tidak sehat, kurang aktivitas, kurang olahraga," katanya lagi.

Untuk pencegahan paling efektif, Adhy mengungkapkan, orang harus menerapkan gaya hidup sehat.  Mulai mengurangi konsumsi makanan atau minuman manis dan menghindari segala jenis rokok.

Selain itu, menerapkan rutin cek kesehatan tubuh yang selama ini menurutnya banyak disepelekan. "Padahal dari pada kita bayar pengobatan rumah sakit, lebih baik bayar medical checkup," katanya.

Selain pencegahan, ia juga mengingatkan penanganan stroke ketika serangan terjadi, segera mendapat tindakan rumah sakit.

"Muka mencong, anggota gerak melemah, ngomong gak jelas, kebas, rabun, sakit kepala hebat," jelasnya soal gejala.

Sebelum 4,5 jam, lanjut Adhy, pasien harus mendapat pertolongan dan dapat terapi trombolisis.

"Targetnya beberapa stroke kurang dari 4,5 jam dilakukan terapi trombolisis bisa kembali di atas 90 persen ke fungsi normal dengan syarat tidak ada penyakit penyerta," ucapnya.

Baca Juga: 2.91 Juta Orang Indonesia Terkena Stroke, Kenali Gejala Awalnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.