Sabtu, 06 Jun 2026 18:26 WIB

Hati-hati! Usia 25 ke Atas Potensi Stroke, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Okt 2024 10:21 WIB
Pelaksana Tugas Direktur Medik RS UPT Vertikal Kemenkes  Dokter Adhy Nugroho
Pelaksana Tugas Direktur Medik RS UPT Vertikal Kemenkes  Dokter Adhy Nugroho

selalu.id - Rumah Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Vertikal Kemenkes Jawa Timur menggelar edukasi penyakit stroke dalam rangka World Stroke Day Selasa (29/10/2024) kemarin.

Pelaksana Tugas Direktur Medik RS UPT Vertikal Kemenkes  Dokter Adhy Nugroho menyebut dalam tren penyakit  stroke masih jadi penyumbang penyebab disabilitas tertinggi.

"Harapannya acara ini (health talk dalam rangka World Stroke Day) meningkatkan awareness (kepedulian) setiap orang bahwa stroke itu bukan sesuatu yang harus ditakutkan, bisa dicegah, kalau pun terkena, bisa kontrol dan meningkatkan fungsi tubuhnya," kata Adhy.

Adhy juga menyebut bahwa satudari empat orang berusia 25 tahun ke atas berpotensi terserang stroke. Faktor penyebabnya bisa genetik atau pola hidup.

"Banyak (faktor penyebabnya) ada faktor yang bisa diubah dan tidak bisa diubah. Kalau tidak bisa diubah itu genetik, suku atau ras. Faktor yang bisa diubah itu pola hidup, rokok, pola makanan tidak sehat, kurang aktivitas, kurang olahraga," katanya lagi.

Untuk pencegahan paling efektif, Adhy mengungkapkan, orang harus menerapkan gaya hidup sehat.  Mulai mengurangi konsumsi makanan atau minuman manis dan menghindari segala jenis rokok.

Selain itu, menerapkan rutin cek kesehatan tubuh yang selama ini menurutnya banyak disepelekan. "Padahal dari pada kita bayar pengobatan rumah sakit, lebih baik bayar medical checkup," katanya.

Selain pencegahan, ia juga mengingatkan penanganan stroke ketika serangan terjadi, segera mendapat tindakan rumah sakit.

"Muka mencong, anggota gerak melemah, ngomong gak jelas, kebas, rabun, sakit kepala hebat," jelasnya soal gejala.

Sebelum 4,5 jam, lanjut Adhy, pasien harus mendapat pertolongan dan dapat terapi trombolisis.

"Targetnya beberapa stroke kurang dari 4,5 jam dilakukan terapi trombolisis bisa kembali di atas 90 persen ke fungsi normal dengan syarat tidak ada penyakit penyerta," ucapnya.

Baca Juga: 2.91 Juta Orang Indonesia Terkena Stroke, Kenali Gejala Awalnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.