Jumat, 05 Jun 2026 06:35 WIB

Perspebsi Gelar Pelatihan Skill Tangani Pasien Stroke kepada Seluruh Dokter di Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 27 Mei 2023 16:36 WIB
Pelatihan tangani pasien stroke di RSUD dr Soetomo
Pelatihan tangani pasien stroke di RSUD dr Soetomo

Selalu.id - Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (Perspebsi) menggelar Pelatihan Skill Manajemen untuk menangani Pasien Neuro Emergency untuk tenaga kesehatan, khususnya dokter umum yang bekerja di IGD.

Pelatihan itu diikuti dokter di seluruh Indonesia itu bertempat di RSUD dr Soetomo, pada Sabtu (27/5/2023). Ketua Perspebsi, dr Agus Chairul Anab mengatakan pelatihan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif dalam menangani kasus stroke. Apalagi, kata dia, selama ini belum ada pelatihan yang standar untuk menangani kasus neuroemergency di Indonesia.

Baca Juga: Kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya, Sistem Hidran Disorot

"Pelatihan ini dirancang secara komprehensif, terstandar, dan melibatkan tenaga ahli dari berbagai bidang," kata dr Agus, saat ditemui Selalu.id.

dr Agus mengatakan terdapat lima spesialis yang terlibat dalam pelatihan PNNLS, yaitu spesialis bedah saraf, spesialis syaraf, spesialis radiologi, spesialis anestesi, dan spesialis neurologi anak.

"Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah kasus yang tinggi untuk trauma kepala, tulang belakang, dan stroke," ungkapnya.

Baca Juga: Ruangan Ini jadi Awal Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya

Perspebsi mencatat prevalensi trauma kepala akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 7,5 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Sedangkan angka kejadian stroke mencapai 10,9 per 1000 penduduk atau sekitar 2,91 juta penduduk per tahun. Dalam menghadapi banyaknya kasus neuroemergency di Indonesia, dr Agus mengungkapkan bahwa dokter umum sebagai garda terdepan dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik.

"Pemerintah fokus perhatian penyakit stroke ini. Tetapi indonesia banyak ketinggalan," tuturnya.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo: 27 Pasien Selamat-Satu Meninggal, 4 Petugas Sesak Nafas

Terlebih lagi, tambahnya, masih banyak dokter yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif dalam menangani kasus tersebut.

"Kami berharap bahwa melalui pelatihan PNNLS, dokter umum akan memiliki wadah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kasus neuroemergency, yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.