Jumat, 04 Sep 2026 19:49 WIB

Perspebsi Gelar Pelatihan Skill Tangani Pasien Stroke kepada Seluruh Dokter di Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 27 Mei 2023 16:36 WIB
Pelatihan tangani pasien stroke di RSUD dr Soetomo
Pelatihan tangani pasien stroke di RSUD dr Soetomo

Selalu.id - Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (Perspebsi) menggelar Pelatihan Skill Manajemen untuk menangani Pasien Neuro Emergency untuk tenaga kesehatan, khususnya dokter umum yang bekerja di IGD.

Pelatihan itu diikuti dokter di seluruh Indonesia itu bertempat di RSUD dr Soetomo, pada Sabtu (27/5/2023). Ketua Perspebsi, dr Agus Chairul Anab mengatakan pelatihan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif dalam menangani kasus stroke. Apalagi, kata dia, selama ini belum ada pelatihan yang standar untuk menangani kasus neuroemergency di Indonesia.

Baca Juga: Kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya, Sistem Hidran Disorot

"Pelatihan ini dirancang secara komprehensif, terstandar, dan melibatkan tenaga ahli dari berbagai bidang," kata dr Agus, saat ditemui Selalu.id.

dr Agus mengatakan terdapat lima spesialis yang terlibat dalam pelatihan PNNLS, yaitu spesialis bedah saraf, spesialis syaraf, spesialis radiologi, spesialis anestesi, dan spesialis neurologi anak.

"Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah kasus yang tinggi untuk trauma kepala, tulang belakang, dan stroke," ungkapnya.

Baca Juga: Ruangan Ini jadi Awal Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya

Perspebsi mencatat prevalensi trauma kepala akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 7,5 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Sedangkan angka kejadian stroke mencapai 10,9 per 1000 penduduk atau sekitar 2,91 juta penduduk per tahun. Dalam menghadapi banyaknya kasus neuroemergency di Indonesia, dr Agus mengungkapkan bahwa dokter umum sebagai garda terdepan dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik.

"Pemerintah fokus perhatian penyakit stroke ini. Tetapi indonesia banyak ketinggalan," tuturnya.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo: 27 Pasien Selamat-Satu Meninggal, 4 Petugas Sesak Nafas

Terlebih lagi, tambahnya, masih banyak dokter yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif dalam menangani kasus tersebut.

"Kami berharap bahwa melalui pelatihan PNNLS, dokter umum akan memiliki wadah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kasus neuroemergency, yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.