Rabu, 21 Okt 2026 15:30 WIB

Diduga Teroris, Densus 88 Geledah Rumah di Krembangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Mei 2023 12:47 WIB
Rumah terduga teroris di Krembangan
Rumah terduga teroris di Krembangan

Selalu.id - Sejumlah tim antiteror atau Datasemen khusus (Densus) 88 menggeledah salah satu rumah pria yang diduga teroris di Jalan Sidorukun Gang VI, Dupak, Krembangan, Surabaya, Rabu (24/5/2023).

Wakil Ketua RW 001 Dupak Rukun, Ghandi (52) mengatakan sekitar pukul 09.00 WIB tim Densus 88 datangi rumah Y (46) terduga teroris dan langsung menggeledah. Mereka tampak membawa satu kardus yang berisi buku-buku.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus Pelaku Dugaan Pencabulan Anak Tiri di Surabaya

"Jam 9an geledah tadi Densus 88 nungguin saya, mereka hanya bawa buku-buku dan kotak kardus saya tidak tahu isinya. Gak ada senapan dan lain-lain, hanya buku," kata Ghandi, saat ditemui selalu.id.

Ghandi menerangkan bahwa dirinya jarang bertemu dengan Y. Terlebih lagi, kurang lebih 6 tahun selama ini pria yang diduga teroris itu jarang pulang ke rumah.

"Kalau ketemu saya hanya say hello gitu. Pernah diskusi sama saya masalah ekonomi, dia pernah ceramah di masjid, saya curiga ceramahnya ada unsur perpecahan dan mengajak Jihad, saya tidak mau respon," ungkapnya

Biasanya dalam kesehariannya, lanjutnya Ghandi, penampilan Y sering menggunakan pakaian agamis. Ia juga berjenggot.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Kota Batu

"Penamipilan agamis berjenggot, dia ndak pernah pakai kopiah (peci pada umumnya) tapi bulat kopiah (kain bulat yang ditaruh kepala)," ujarnya.

Dalam kesehariannya pula, kata Ghandi, Y tinggal di rumahnya bersama istri, tiga anak, serta ibu dan bapaknya. Ia menilai bahwa keluarga Y sangat tertutup.

"Saya kurang tahu satu keluarga tertutup. Ibunya ndak paham," terangnya.

Baca Juga: Toko Roti di Krembangan Kebakaran, Dua Orang jadi Korban

Sementara Ibunya Y, Marsiti mengaku bahwa anaknya itu terakhir pulang ke rumah sekitar tanggal 12 Mei 2023 lalu. Namun, Marsiti tidak pernah mengetahui pekerjaan Y.

"Gak tau kerja apa, tanggal 12 (Mei) pulang, terus pamit kerja lagi ke Solo," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.