Rabu, 22 Jul 2026 14:30 WIB

Diduga Teroris, Densus 88 Geledah Rumah di Krembangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Mei 2023 12:47 WIB
Rumah terduga teroris di Krembangan
Rumah terduga teroris di Krembangan

Selalu.id - Sejumlah tim antiteror atau Datasemen khusus (Densus) 88 menggeledah salah satu rumah pria yang diduga teroris di Jalan Sidorukun Gang VI, Dupak, Krembangan, Surabaya, Rabu (24/5/2023).

Wakil Ketua RW 001 Dupak Rukun, Ghandi (52) mengatakan sekitar pukul 09.00 WIB tim Densus 88 datangi rumah Y (46) terduga teroris dan langsung menggeledah. Mereka tampak membawa satu kardus yang berisi buku-buku.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus Pelaku Dugaan Pencabulan Anak Tiri di Surabaya

"Jam 9an geledah tadi Densus 88 nungguin saya, mereka hanya bawa buku-buku dan kotak kardus saya tidak tahu isinya. Gak ada senapan dan lain-lain, hanya buku," kata Ghandi, saat ditemui selalu.id.

Ghandi menerangkan bahwa dirinya jarang bertemu dengan Y. Terlebih lagi, kurang lebih 6 tahun selama ini pria yang diduga teroris itu jarang pulang ke rumah.

"Kalau ketemu saya hanya say hello gitu. Pernah diskusi sama saya masalah ekonomi, dia pernah ceramah di masjid, saya curiga ceramahnya ada unsur perpecahan dan mengajak Jihad, saya tidak mau respon," ungkapnya

Biasanya dalam kesehariannya, lanjutnya Ghandi, penampilan Y sering menggunakan pakaian agamis. Ia juga berjenggot.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Kota Batu

"Penamipilan agamis berjenggot, dia ndak pernah pakai kopiah (peci pada umumnya) tapi bulat kopiah (kain bulat yang ditaruh kepala)," ujarnya.

Dalam kesehariannya pula, kata Ghandi, Y tinggal di rumahnya bersama istri, tiga anak, serta ibu dan bapaknya. Ia menilai bahwa keluarga Y sangat tertutup.

"Saya kurang tahu satu keluarga tertutup. Ibunya ndak paham," terangnya.

Baca Juga: Toko Roti di Krembangan Kebakaran, Dua Orang jadi Korban

Sementara Ibunya Y, Marsiti mengaku bahwa anaknya itu terakhir pulang ke rumah sekitar tanggal 12 Mei 2023 lalu. Namun, Marsiti tidak pernah mengetahui pekerjaan Y.

"Gak tau kerja apa, tanggal 12 (Mei) pulang, terus pamit kerja lagi ke Solo," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.