Senin, 07 Sep 2026 00:41 WIB

Dokter National Hospital Surabaya: Setiap Hari Ada 1 hingga 5 Pasien Kasus Tumor Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Mei 2023 14:36 WIB
Comprehensif Brain Tumor Management National Hospital Surabaya, Dr Irwan Barlian Immadoel
Comprehensif Brain Tumor Management National Hospital Surabaya, Dr Irwan Barlian Immadoel

Selalu.id - Comprehensif Brain Tumor Management National Hospital Surabaya, Dr Irwan Barlian Immadoel menyebut kasus tumor otak terus meningkat salah satunya karena genetik atau faktor keturunan.

Dr Irwan mengatakan bahwa di Surabaya kasus baru tumor otak selalu ada setiap hari. Bahkan, bisa mencapai 5 pasien penderita tumor otak baru yang datang ke salah satu rumah sakit. Bahkan, penyakit tersebut lebih banyak perempuan.

"Kasusnya sangat meningkat, setiap hari para dokter menangani pasien tumor otak. Kalau kita di RSUD dr Soetomo itu setiap hari selalu ada kasus baru, paling tidak atau minimal ada 5 pasien baru yang datang. Paling banyak ada di wanita, prosentase perempuan kali lebih banyak daripada pria," kata Dr Irwan, kepada selalu.id, Jumat (19/5/2023).

Ia pun menambahkan bahwa, tumor otak memiliki karakteristik masing-masing. Misal, tumor otak khusus pada anak dan tumor pada orang dewasa.

"Yang paling sering tumor otak itu terdapat di orang dewasa. Jadi setelah usia 40 itu resistensinya lebih tinggi," ungkapnya.

Sisi lain, terkait gejala tumor otak yakni nyeri pada kepala. Namun, nyeri kepala ini beda dengan biasanya yakni sakit nyeri yang semakin meningkat.

"Disebutnya kronis progresif, jadi kalau diibaratkan sekarang skala nyerinya satu, dalam kurun waktu dua bulan bisa naik menjadi dua atau naik terus, ketika diobati tidak membaik," ujarnya.

Semakin tambah dan memburuk nyerinya bida terkena gejalan lain. Misal, nyerinya hingga pandangan matanya kabur atau gangguan penglihatan.

"Atau ada juga nyeri kepala disertai kejang, atau kesemutan di tangan atau di kaki. Sebetulnya banyak gejalanya,"tuturnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk tumor yang disertai benjolan itu tumornya ada diluar tempurung kepala. Meski benjolnya tidak bisa dilihat jadi dari luar pasien terlihat biasa tetapi bisa merasakan nyeri.

"Kalau tumor itu terdapat di dalam tempurung kepala kan tidak kelihatan dari luar atau benjolan. Jadi dari luar keliahatan seperti biasa, tapi merasakan nyeri," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.