Kamis, 04 Jun 2026 07:05 WIB

Pemkot Surabaya Minta Maaf Soal Festival Rujak Uleg, Ini Penjelasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Mei 2023 13:40 WIB
Pemkot minta maaf terkait Festival Rujak Uleg
Pemkot minta maaf terkait Festival Rujak Uleg

Selalu.id - Festival Rujak Uleg Surabaya telah lama dimengerti dan dirayakan sebagai festival rakyat, dan sebagai festival rakyat maka disetiap gelarannya festival tersebut ditujukan agar bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Surabaya.

Namun berbeda dengan gelaran Festival Rujak Uleg yang menjadi main event Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730, pada 6 Mei kemarin. Festival Rujak Uleg tersebut rakyat tidak dilibatkan dan tidak bisa menikmatinya.

Memicu berbagai protes, sejumlah warganet pun beramai-ramai menggungah pengalaman yang mengecewakan tersebut di media sosial. Lantaran, selain tak bisa menikmati gelaran yang seharusnya merupakan pesta rakyat itu, masyarakat kesulitan menyaksikan rangkaian penggelaran itu.

Sebab, menuju panggung atau sekitar acara itu hanya dibatasi pagar besi. Masyarakat pun tidak boleh masuk ke dalam, hanya boleh di melihat dari belakang pagar. Bahkan sebagian masyarakat hanya bisa menonton lewat layar tancap yang disediakan oleh Pemkot Surabaya.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Surabaya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya terkait gelaran Festival Rujak Uleg 2023 yang digelar di jalan Kembang Jepun, Sabtu (6/5/2023).

"Atas nama Pemkot, kami menyampaikan permohonan maaf terkait kejadian dipelaksanaan Festival Rujak Uleg yang kemudian naik di Sosmed. Kami juga terimakasih atas masukan dan kritikan dari warga masyarakat untuk perbaikan Pemkot kedepan," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M, Fikser, Senin (8/5/2023).

Fikser menjelaskan, memang pelaksanaan Festival Rujak Uleg kali ini ternyata ada masukan untuk memberi akses masuk kepada warga setelah penjurian dan pembukaan festival. Kata dia, masukan itu dan masukan itu akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pelaksanaan even-even Pemkot selanjutnya.

“Setiap selesai acara kita selalu melakukan evaluasi. Nah, masukan dari warga ini akan menjadi salah satu bahan untuk menjadi evaluasi kita di even-even berikutnya,” tegasnya.

Meski begitu, Fikser memastikan bahwa acara ini sudah berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga menyebur tidak adanya crowded atau penumpukan warga yang sampai menimbulkan korban, karena semua petugas Dinkes dan TGC Pemkot Surabaya juga standby di lokasi acara.

"Kalau ada sedikit berdesakan itu wajar lah, karena ini acara besar, acara yang sudah menasional," terangnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.