Rabu, 22 Jul 2026 11:57 WIB

Menakar kekuatan Cawapres dari Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 05 Mei 2023 15:18 WIB
Ilustrasi tokoh politik
Ilustrasi tokoh politik

Selalu.id - Provinsi di Jawa Timur memiliki banyak tokoh politik yang sepak terjangnya cukup diapreasiasi serta memberi treadmark tersendiri.

Untuk itu Jawa Timur pun menjadi provinsi yang representatif dalam menakar kekuatan Bakal Calon Wakil Presiden (Bacapres) yang potensi bergandengan dengan kandidat Calon Presiden (Capres) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca Juga: Usut Kecurangan Pilpres, Ganjar Pranowo Datangi Kantor PDIP Jatim

Pakar Politik dari Universitas Airlangga (Unair) Hari Fitrianto mengatakan bahwa Jatim memiliki sosok Cawapres yang kuat menggandeng kandidat Capres 2024 yakni di kalangan tokoh-tokoh religius.

Tokoh religius yang bisa menggandeng kandidat Capres di pemilu 2024 salah satunya yaitu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang merupakan Gubernur Jawa Timur saat ini.

Melihat jenjang politiknya dan diketahui Khofifah sempat disebut dan masuk 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia di tahun 2023 oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre. Terlebih lagi, ia aktif organissi Muslimat atau organisasi sayap perempuan Nahdlatul Ulama (NU) nasional.

Hari pun menilai sosok Khofifah yang merupakan tokoh religius di Jawa Timur itu, melihat sepak terjang politik alirannya, ia bisa menggandeng Bacapres Ganjar Pranowo di Pemilu 2024.

Baca Juga: Jelang Coblosan Pemilu, PDIP Surabaya Serentak Gelar Patroli Bersama Warga

"Khofifah bisa menjadi Cawapres ganjar jika dilihat bursa perform politik aliranya. Ganjar ini kan nasionalis, idealnya ketika nasionalis memperketutkan kalangan religius," kata Hari, kepada selalu.id, Jumat (5/5/2023).

Sementara untuk Bacapres Nasdem Anies Baswedan, Hari menyampaikan bahwa islam tradisonalis cukup kuat mepresentasikan Anies.

"Sedangkan islam-islam tradisionalis belum ada kader kader yang cukup kuat untuk mepresentasikannya (Ganjar)," tuturnya.

Baca Juga: Mustasyar PWNU DIY Gelar Doa Bersama untuk Pemilu Damai

Menurutnya, Anies Baswedan butuh gandengan Cawapres yang mampu membawa irisan pilihannya atau pemilih yang berhubungan kelompok-kelompok nasionalis.

"Hari ini kita berbicara spektrumnya luas ekali. Bukannya PDI perjuangan, tapi Golkar, Demokrat, Nasdem sendiri dan Gerindra. Saya kira opsi Anies memilih entah itu ketua partai atau kader-kader dari partai-partai nasionalis," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.