Rabu, 04 Feb 2026 22:32 WIB

Menakar kekuatan Cawapres dari Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 05 Mei 2023 15:18 WIB
Ilustrasi tokoh politik
Ilustrasi tokoh politik

Selalu.id - Provinsi di Jawa Timur memiliki banyak tokoh politik yang sepak terjangnya cukup diapreasiasi serta memberi treadmark tersendiri.

Untuk itu Jawa Timur pun menjadi provinsi yang representatif dalam menakar kekuatan Bakal Calon Wakil Presiden (Bacapres) yang potensi bergandengan dengan kandidat Calon Presiden (Capres) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca Juga: Usut Kecurangan Pilpres, Ganjar Pranowo Datangi Kantor PDIP Jatim

Pakar Politik dari Universitas Airlangga (Unair) Hari Fitrianto mengatakan bahwa Jatim memiliki sosok Cawapres yang kuat menggandeng kandidat Capres 2024 yakni di kalangan tokoh-tokoh religius.

Tokoh religius yang bisa menggandeng kandidat Capres di pemilu 2024 salah satunya yaitu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang merupakan Gubernur Jawa Timur saat ini.

Melihat jenjang politiknya dan diketahui Khofifah sempat disebut dan masuk 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia di tahun 2023 oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre. Terlebih lagi, ia aktif organissi Muslimat atau organisasi sayap perempuan Nahdlatul Ulama (NU) nasional.

Hari pun menilai sosok Khofifah yang merupakan tokoh religius di Jawa Timur itu, melihat sepak terjang politik alirannya, ia bisa menggandeng Bacapres Ganjar Pranowo di Pemilu 2024.

Baca Juga: Jelang Coblosan Pemilu, PDIP Surabaya Serentak Gelar Patroli Bersama Warga

"Khofifah bisa menjadi Cawapres ganjar jika dilihat bursa perform politik aliranya. Ganjar ini kan nasionalis, idealnya ketika nasionalis memperketutkan kalangan religius," kata Hari, kepada selalu.id, Jumat (5/5/2023).

Sementara untuk Bacapres Nasdem Anies Baswedan, Hari menyampaikan bahwa islam tradisonalis cukup kuat mepresentasikan Anies.

"Sedangkan islam-islam tradisionalis belum ada kader kader yang cukup kuat untuk mepresentasikannya (Ganjar)," tuturnya.

Baca Juga: Mustasyar PWNU DIY Gelar Doa Bersama untuk Pemilu Damai

Menurutnya, Anies Baswedan butuh gandengan Cawapres yang mampu membawa irisan pilihannya atau pemilih yang berhubungan kelompok-kelompok nasionalis.

"Hari ini kita berbicara spektrumnya luas ekali. Bukannya PDI perjuangan, tapi Golkar, Demokrat, Nasdem sendiri dan Gerindra. Saya kira opsi Anies memilih entah itu ketua partai atau kader-kader dari partai-partai nasionalis," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).