Rabu, 04 Feb 2026 06:00 WIB

Insiden Perahu Tambang Tenggelam dalam Proses Investigasi, 8 Orang Diperiksa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Mar 2023 19:45 WIB

Selalu.id - Unit Reserse Kriminal Polsek Karangpilang Surabaya telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi terkait insiden perahu tambang yang tenggelam di sungai kawasan Jalan Mastrip Kemlaten, Sabtu (25/3/2023) lalu.

Diketahui 13 orang menjadi korban. Diantaranya 1 korban perempuan meninggal setelah sempat hanyut menghilang selama sehari dan ditemukan dalam kondisi mengambang di bawah jembatan Tol Gunung Sari, Minggu (26/3/2023) sekitar pukul 12.15 WIB.

"Sudah ada delapan orang yang sudah saya mintai keterangan," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Karangpilang Surabaya Iptu Gogot Purwanto, Selasa (28/3/2023).

Iptu Gogot menyampaikan dari 8 saksi yang diperiksa diantaranya yakni 2 petugas atau pengemudi perahu dan 2 orang pemilik perahu tambang. Empat orang lainnya merupakan penumpang yang menjadi saksi kejadian tersebut.

"Dua orang ABK (Anak Buah Kapal), dua orang pemilik dan empat saksi yang sekaligus korban, total delapan," ujarnya.

Iptu Gogot menjelaskan bahwa pihaknya masih belum melakukan pemeriksan kepada seluruh korban, sebab korban lainnya masih dalam pemulihan secara  psikologis. Ia menilai para korban masih shock akibat mengalami kejadian tersebut.

"Sejak awal memang harusnya ada pemeriksaan dan meminta kesaksian mendalam dari lokasi kejadian, tapi kondisi korban tidak memungkinkan. Kemudian, hari ini pun  (Senin, red) masih tidak bisa, kami memaklumi. Mungkin masih shock," ucapnya.

Lebih lanjut kepolisian setempat juga sudah mengembalikan sembilan unit kendaraan roda dua milik para korban terbaliknya perahu tambang.

"Sudah dikembalikan semua, sudah diambil semua, sudah balik," tuturnya.

Terkait evakuasi bangkai perahu tambang yang tenggelam, tambah Iptu Gogot, pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dan memintai keterangan dari beberapa instansi pemerintahan.

"Menunggu saksi dari Dinas Pengairan, Dinas Perhubungan, dan saksi ahli. Makanya ini butuh perhitungan, nanti kalau panggil saksi ahli dan harus meminggirkan perahunya, kami akan pinggirkan," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Perahu Tambang Wajib Tutup Operasional Mulai Pekan Depan, Ini Peraturannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.