Senin, 02 Feb 2026 13:22 WIB

Sanksi Teguran Diberikan Jika Tak Bawa Tepak Makan, Tumbler dan Tas Belanja Saat Bagi Takjil.

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Mar 2023 17:20 WIB
Kepala DLH Surabaya  Agus Hebi Djuniantoro
Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro

Selalu.id - Larangan nyampah untuk Ramadan Bebas Sampah yang diinisiasi oleh Wali Kota Surabaya lebih lanjut merupakan upaya untuk mengurangi kuantitas produksi sampah yang naik saat bulan Ramadan, khususnya sampah plastik. Terkait hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, Pemkot Surabaya akan menurunkan petugas untuk menggeliatkan soal larangan sampah Ramadan.

Dalam sosialisasi tersebut warga Surabaya diminta untuk membawa tepak makan dan botol minum sendiri saat ada pembagian takjil.

Baca Juga: Asem Belanda di Ahmad Yani Keropos, DLH Tingkatkan Kewaspadaan

"Sosialisasinya warga Surabaya harus membawa tepak makan dan botol minum, setiap hari harus dibawa. Kalau ada takjil ditaruh di tepak, kalau ada es ditaruh di tubler itu," kata Hebi, saat dihubungi selalu.id, Senin (20/3/2023).

Terkait Sanksi administrasi, Hebi menyebut hal tersebut hanya teguran lisan, pihaknya ingin menyadarkan masyarakat untuk berbagi takjil tanpa menimbulkan sampah.

"Jadi bukan pada sanksi, titik beratnya bukan di sanksi, tapi bagaimana caranya bagi takjil yang notabennya untuk membahagiakan orang lain tapi tidak menimbulkan sampah," ujarnya.

Baca Juga: Motor Roda Tiga Milik Pemprov Jatim Nyebur Sungai di Surabaya, Pengemudi Masih Berusia 17 Tahun

Dengan menerapkan larangan sampah Ramadan, hal itu juga membantu meringankan petugas kebersihan dan hal tersebut saling membahagiakan.

"Sehingga tidak membebani yang memungut atau pengepul sampah," ungkapnya.

Baca Juga: Warga Kepergok Nyuci Rumen di Kalimas, DLH Surabaya: Ini Menganggu Tempat Wisata

Lebih lanjut Hebi menambahkan, selain menurunkan petugas DLH, pihak Kecamatan, Kelurahan juga memberikan himbauan kepada warga setiap wilayah. Nantinya, pihaknya juga akan menghimbau pasar Ramadhan.

"Nanti ada juga pasar Ramadhan, itu juga harus diterjunkan untuk sosialisasi agar tidak menggunakan kantong plastik, tetapi menggunakan tepak dan tumbler. Paling tidak yang datang ke Pasar Ramadhan harus membawa tas belanja sendiri," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.